10 – Baptisan

Ini adalah firman suci Tuhan Yang Maha Esa.
Kita tidak tertarik dengan kata-kata manusia.
Bagi siapa pun yang mengasihi Tuhan... inilah yang Tuhan katakan tentang: Baptisan.

3 Ayat Paling Signifikan

Maka jawab Yesus, "Sesungguh-sungguhnya Aku berkata kepadamu: Jikalau barang seorang tiada diperanakkan daripada air dan Roh, tiada boleh ia masuk ke dalam kerajaan Allah. Barang yang diperanakkan daripada tabiat tubuh, tubuh juga; dan barang yang diperanakkan daripada Roh, Roh juga.

Maka kata Petrus kepada mereka itu, "Hendaklah kamu bertobat dan berbaptis masing-masing kamu dengan nama Yesus Kristus akan jalan keampunan dosamu, lalu kamu akan beroleh anugerah Rohulkudus.

Maka segenap kaum yang mendengar Dia, dan orang pemungut cukai itu pun menyungguhkan Allah di dalam hal mereka itu dibaptiskan dengan baptisan Yahya. Tetapi orang Parisi dan fakih menolakkan kehendak Allah atas dirinya sendiri, di dalam hal mereka itu tiada dibaptiskan oleh Yahya.

Setiap Ayat Dalam Urutan Kanonik – 61 bagian

Maka bumi itu lagi campur baur adanya, yaitu suatu hal yang ketutupan kelam kabut; maka Roh Allah berlayang-layang di atas muka air itu.

Maka sebab itu khatankanlah kulup hatimu dan jangan lagi kamu menegarkan tengkukmu.

Pada masa nabi Natan sudah datang mendapatkan dia, kemudian dari pada Daud berbuat zina dengan Bat-syeba.

Bahwanya aku telah diperanakkan dengan kesalahan dan dengan dosapun ibuku telah menerima aku.

Basuhkanlah dan sucikanlah dirimu, lalukanlah kejahatan perbuatanmu itu dari hadapan mata-Ku, berhentilah dari pada berbuat jahat.

Basuhkanlah hatimu dari pada kejahatan, hai Yeruzalem! supaya terpeliharalah engkau; berapa lamakah lagi kepikiran yang sia-sia kaubiarkan bermalam di dalam hatimu?

Dan Aku akan memercikkan air suci kepadamu, lalu kamu akan suci maka dari pada segala kecemaranmu dan dari pada segala berhala tahimu akan Kusucikan kamu, dan Aku akan mengaruniakan kepadamu hati yang baharu, dan roh yang baharupun akan Kukaruniakan di dalam batinmu, dan hati batu itu akan Kulalukan dari dalam tubuhmu, dan hati dagingpun akan Kukaruniakan kepadamu. Dan Aku akan mengaruniakan Roh-Ku di dalam batinmu serta Kuadakan bahwa kamu menurut segala syariat-Ku, dan memeliharakan dan melakukan segala hukum-Ku.

Tatkala itu keluarlah orang isi negeri Yeruzalem, dan seisi tanah Yudea dan segenap daerah jajahan Sungai Yarden, mendapatkan Yahya; lalu dibaptiskannya mereka itu di dalam Sungai Yarden, sambil masing-masing mengaku dosanya. Tetapi apabila dilihatnya banyak daripada orang Parisi dan Saduki pun datang minta dibaptiskan, berkatalah ia kepada mereka itu, "Hai bangsa ular, siapakah mengajar kamu melarikan dirimu daripada murka yang datang kelak? Keluarkanlah olehmu buah-buahan yang berpadan dengan tobat.

Sekarang pun sudah sedia kapak di akar pohon kayu; maka tiap-tiap pohon kayu yang tiada berbuahkan buah yang baik, akan ditebang dan dibuang ke dalam api. Sungguhpun aku ini membaptiskan kamu dengan air, supaya kamu bertobat, tetapi Orang yang akan datang kemudian daripadaku, Ialah lebih berkuasa daripadaku; maka tiadalah berlayak aku menjadi pengangkat kasut-Nya: Ialah akan membaptiskan kamu dengan Rohulkudus dan api. Nyirunya ada di dalam tangan-Nya; maka Ia akan membersihkan segenap tempat pengiriknya, lalu Ia mengumpulkan gandumnya masuk ke dalam lumbung, tetapi sekamnya akan habis dibakar-Nya dengan api yang tiada dapat dipadamkan."

Kemudian daripada itu datanglah Yesus dari Galilea ke Yarden supaya dibaptiskan oleh Yahya. Tetapi Yahya menolak kehendak-Nya sambil berkata, "Patutlah hamba ini dibaptiskan oleh Tuhanku, masakan Tuhanku datang kepada hamba!" Tetapi Yesus menyahut serta berkata kepadanya, "Biarkanlah, karena demikianlah patut bagi kita menggenapi segala syarat agama." Lalu diturutnya. Setelah Yesus dibaptiskan, naiklah Ia dari dalam air itu dengan segera, maka terbukalah langit, lalu dilihat-Nya Roh Allah turun seperti seekor burung merpati datang ke atas-Nya. Maka suatu suara dari langit mengatakan, "Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nya pun Aku berkenan."

Maka jawab Yesus serta berkata kepada mereka itu, "Aku pun hendak bertanya juga satu perkara padamu. Jikalau kamu dapat mengatakan kepada-Ku, niscaya Aku pun mengatakan kepadamu dengan kuasa apakah Aku berbuat segala perkara ini. Baptisan Yahya itu, dari manakah? Dari surgakah, atau daripada manusiakah?" Maka berbicaralah mereka itu sama sendirinya, katanya, "Jikalau kita katakan: Dari surga, niscaya kata-Nya kepada kita: Apakah sebabnya kamu tiada percaya akan dia? Tetapi jikalau kita katakan: Daripada manusia, maka takut pula kita akan orang banyak, karena sekaliannya menilik Yahya itu seorang nabi." Maka sahutnya kepada Yesus, katanya, "Tiada kami ketahui." Lalu ujar Yesus kepada mereka itu, "Kalau begitu maka Aku pun tiada mau mengatakan kepadamu dengan kuasa apakah Aku berbuat segala perkara ini.

Sebab itu pergilah kamu, jadikanlah sekalian bangsa itu murid-Ku, serta membaptiskan dia dengan nama Bapa, dan Anak dan Rohulkudus; dan mengajar dia menurut segala sesuatu yang Aku pesan kepadamu. Maka ketahuilah olehmu: Aku ini beserta dengan kamu senantiasa hingga kepada kesudahan alam."

Maka datanglah Yahya membaptiskan orang di padang belantara, serta mengabarkan baptisan tobat, jalan keampunan dosa. Tatkala itu keluar seisi tanah Yahudi serta segala orang isi negeri Yeruzalem mendapatkan Yahya, lalu mereka itu dibaptiskannya di dalam Sungai Yarden, sambil mereka itu mengaku dosanya. Maka pakaian Yahya daripada bulu unta dan ikat pinggangnya daripada kulit, maka makanannya belalang dan air madu hutan. Maka ia mengajar orang, katanya, "Kemudian daripada aku ini akan datang kelak seorang yang lebih berkuasa daripadaku, maka tunduk menguraikan tali kasut-Nya pun aku ini tiada berlayak. Adapun aku membaptiskan kamu dengan air, tetapi Ia akan membaptiskan kamu dengan Rohulkudus."

Pada masa itu datanglah Yesus dari Nazaret di tanah Galilea, lalu Yahya membaptiskan Dia di dalam Sungai Yarden. Maka ketika Ia naik keluar dari air itu, dilihat-Nya langit terbelah, serta Roh Allah turun ke atas-Nya seperti seekor burung merpati. Lalu kedengaranlah suatu suara dari langit, mengatakan, "Engkau inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Mu juga Aku berkenan!"

Maka jawab Yesus kepada mereka itu, "Aku pun hendak bertanya juga satu perkara padamu; jawablah kepada-Ku, dan Aku juga memberitahu kepadamu dengan kuasa apa Aku berbuat segala perkara ini. Baptisan Yahya itu, asalnya dari surgakah, atau daripada manusiakah? Jawablah kepada-Ku." Maka berbicaralah mereka itu sama sendiri, katanya, "Jikalau kita katakan: Dari surga, Ia akan berkata: Apakah sebabnya kamu tiada percaya akan dia? Dan jikalau kita katakan dari manusia --"; mereka itu takut akan orang ramai, karena dengan sesungguhnya segala orang menilik Yahya itu seorang nabi. Lalu mereka itu menjawab kepada Yesus, serta berkata, "Tiada kami ketahui." Maka ujar Yesus kepada mereka itu, "Kalau begitu maka Aku pun tiada mau mengatakan kepadamu dengan kuasa apa Aku berbuat segala perkara ini."

Lalu bersabdalah Yesus kepada mereka itu, "Pergilah kamu ke seluruh bumi, beritakanlah Injil itu kepada sekalian alam. Barangsiapa yang percaya dan yang dibaptiskan, ialah akan diselamatkan, tetapi barangsiapa yang tiada percaya itu, ialah akan dihukumkan. Maka segala tanda ini akan menyertai orang yang percaya itu: Bahwa atas nama-Ku mereka itu akan membuangkan setan dan mereka itu akan berkata-kata dengan berbagai-bagai bahasa;

lalu datanglah ia ke seluruh jajahan keliling Sungai Yarden mengabarkan baptisan tobat, jalan keampunan dosa,

Maka kata Yahya kepada orang banyak yang datang dengan maksud dibaptiskannya itu, "Hai benih ular, siapakah menunjukkan kepadamu jalan melarikan dirimu daripada kemurkaan yang akan datang kelak? Keluarkanlah olehmu buah-buahan yang berpadan dengan tobat, dan janganlah kamu mulai berkata di dalam hatimu sendiri: Bahwa Ibrahimlah bapa kita. Karena aku berkata kepadamu, bahwa Allah berkuasa menjadikan anak-anak Ibrahim daripada batu-batu ini. Sekarangpun sudah sedia kapak di akar pohon kayu; maka tiap-tiap pohon kayu yang tiada berbuah yang baik, ia itu akan ditebang dan dibuang ke dalam api."

Maka datanglah juga orang pemungut cukai minta dibaptiskan serta berkata kepadanya, "Ya Guru, apakah yang wajib kami perbuat?"

maka jawab Yahya serta berkata kepada sekalian orang itu, "Aku ini membaptiskan kamu dengan air, tetapi adalah kelak datang seorang yang lebih berkuasa daripadaku, maka menguraikan tali kasut-Nya pun aku ini tiada berlayak, Ialah akan membaptiskan kamu dengan Rohulkudus dan api. Nyirunya ada di dalam tangan-Nya; maka Ia akan membersihkan segenap tempat pengirik-Nya, lalu Ia mengumpulkan gandum-Nya masuk ke dalam lumbung, tetapi sekamnya akan habis dibakar-Nya dengan api yang tiada dapat dipadamkan."

Maka berlakulah, tatkala segenap kaum itu dibaptiskan dan Yesus juga dibaptiskan sambil Ia berdoa, bahwa langit pun terbukalah; lalu Rohulkudus turun ke atas-Nya berlembaga seperti seekor burung merpati, maka suatu suara dari langit mengatakan, "Engkau inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Mu juga Aku berkenan."

Maka segenap kaum yang mendengar Dia, dan orang pemungut cukai itu pun menyungguhkan Allah di dalam hal mereka itu dibaptiskan dengan baptisan Yahya. Tetapi orang Parisi dan fakih menolakkan kehendak Allah atas dirinya sendiri, di dalam hal mereka itu tiada dibaptiskan oleh Yahya.

Maka Yahya pun menyaksikan serta berkata, "Aku sudah nampak Roh Allah turun dari langit, seperti seekor burung merpati, lalu hinggap di atas-Nya. Maka aku pun belum kenal Dia; tetapi Yang menyuruhkan aku membaptiskan dengan air itu, sudah mengatakan kepadaku: Ke atas siapa kelak engkau nampak Roh itu turun dan tinggal di atas-Nya, itulah Dia yang membaptiskan dengan Rohulkudus. Sesungguhnya aku sudah nampak, lalu menyaksikan bahwa Ia inilah Anak Allah."

Maka Yesus pun menjawab serta berkata kepadanya, "Sesungguh-sungguhnya Aku berkata kepadamu, jikalau seorang tiada diperanakkan pula, tiada dapat ia melihat kerajaan Allah." Maka kata Nikodemus kepada-Nya, "Bagaimanakah orang dapat diperanakkan pada masa tuanya? Dapatkah ia masuk kembali ke dalam rahim ibunya, dan diperanakkan pula?" Maka jawab Yesus, "Sesungguh-sungguhnya Aku berkata kepadamu: Jikalau barang seorang tiada diperanakkan daripada air dan Roh, tiada boleh ia masuk ke dalam kerajaan Allah. Barang yang diperanakkan daripada tabiat tubuh, tubuh juga; dan barang yang diperanakkan daripada Roh, Roh juga. Jangan engkau heran, sebab sudah Kukatakan kepadamu: Bahwa wajib kamu diperanakkan pula.

Kemudian daripada itu datanglah Yesus dengan murid-murid-Nya ke tanah Yudea; maka tinggallah Ia di sana bersama-sama dengan mereka itu, sambil membaptiskan orang. Tetapi Yahya ada juga membaptiskan orang di Ainun dekat Salim, karena banyak air di situ, maka datanglah orang, lalu dibaptiskannya.

Tatkala itu terbitlah suatu perselisihan antara beberapa murid Yahya dengan seorang Yahudi dari hal perbasuhan. Lalu datanglah mereka itu kepada Yahya serta berkata kepadanya, "Ya Rabbi, adapun orang yang bersama-sama dengan Rabbi di seberang Yarden, yang Rabbi saksikan, tengoklah, Ia pun membaptiskan orang, dan sekalian orang datang kepada-Nya." Maka jawab Yahya, katanya, "Seorang pun tiada dapat mengambil barang sesuatu, jikalau tiada dikaruniakan kepadanya dari surga.

Setelah Yesus mengetahui sebagaimana yang orang Parisi sudah mendengar bahwa Yesus itu memperoleh lebih banyak murid dan membaptiskan orang lebih banyak daripada Yahya, (meskipun Yesus sendiri tiada membaptiskan orang, melainkan murid-murid-Nya membaptiskan), ditinggalkan-Nyalah tanah Yudea, serta berangkat kembali pula ke Galilea.

Jikalau kamu mengasihi Aku, turutlah segala hukum-Ku.

Tatkala Yesus berhimpun dengan rasul-rasul, maka dipesankan-Nya kepada mereka itu jangan meninggalkan Yeruzalem, melainkan menantikan Perjanjian Bapa "yang kamu mendengar daripada-Ku itu, karena Yahya membaptiskan orang dengan air, tetapi kamu ini akan dibaptiskan dengan Rohulkudus di dalam sedikit hari lagi."

Apabila sampai hari Pentakosta, maka mereka itu sekalian pun berhimpun bersama-sama. Maka sekonyong-konyong turunlah dari langit suatu bunyi seolah-olah serbu angin yang besar, yang menumpatkan segenap rumah tempat mereka itu duduk. Maka kelihatanlah kepada mereka itu beberapa lidah seperti api rupanya yang berbelah-belah, dan hinggap di atas tiap-tiap orang itu. Maka mereka itu sekalian pun penuh dengan Rohulkudus, sehingga mereka itu mulai berkata-kata dengan berbagai-bagai bahasa, sebagaimana yang diilhamkan oleh Roh kepadanya akan bertutur.

Maka kata Petrus kepada mereka itu, "Hendaklah kamu bertobat dan berbaptis masing-masing kamu dengan nama Yesus Kristus akan jalan keampunan dosamu, lalu kamu akan beroleh anugerah Rohulkudus.

Maka segala orang yang menerima perkataannya itu pun dibaptiskanlah; maka pada hari itu juga bertambahlah bilangan mereka itu sekira-kira tiga ribu orang. Maka mereka itu pun bertekun di dalam pengajaran rasul-rasul, dan di dalam persekutuan, dan di dalam hal memecahkan roti, dan doa. Maka datanglah ketakutan ke atas tiap-tiap orang, dan banyaklah mujizat dan tanda ajaib diadakan oleh rasul-rasul itu.

Tetapi tatkala mereka itu percaya akan Pilipus yang memberitakan kabar kesukaan dari hal kerajaan Allah dan nama Yesus Kristus itu, maka mereka itu sekalian, baik laki-laki baik perempuan pun, berbaptislah. Maka Simon pun percaya juga, dan setelah ia dibaptiskan tetaplah ia bersama-sama dengan Pilipus; maka tercengang-cenganglah ia melihat segala tanda ajaib dan mujizat yang besar-besar yang diadakan itu.

Setelah rasul-rasul di Yeruzalem mendengar akan hal orang Samaria sudah menurut firman Allah, maka disuruhkannya Petrus dan Yahya kepada mereka itu. Setelah tiba, keduanya itu pun mendoakan orang Samaria, supaya mereka itu memperoleh Rohulkudus, karena Rohulkudus itu belum lagi turun ke atas barang seorang pun daripada mereka itu, melainkan mereka itu hanya baharu dibaptiskan dengan nama Tuhan Yesus sahaja. Sebab itu kedua rasul itu meletakkan tangannya ke atas mereka itu, lalu mereka itu pun beroleh Rohulkudus.

Maka di dalam berjalan itu, sampailah keduanya kepada suatu tempat yang berair; maka kata sida-sida itu, "Di sini ada air, sapakah yang menggendalakan aku daripada berbaptis?" Maka jawab Pilipus, "Jikalau Tuan percaya dengan sebulat-bulat hati, bolehlah." Maka ujarnya, "Sahaja percaya bahwa Yesus Kristus itulah Anak Allah!" Lalu ia menyuruhkan kendaraan itu berhenti; maka keduanya pun turunlah ke dalam air, yaitu Pilipus dan sida-sida itu; lalu Pilipus membaptiskan dia. Tatkala mereka itu naik dari dalam air, maka Roh Tuhan pun meraibkan Pilipus, dan sida-sida itu tiada lagi nampak dia, lalu ia berjalan pulang dengan sukacitanya sepanjang jalan. Tetapi Pilipus itu didapati orang di Asdod; maka sambil berjalan ia memberitakan kabar kesukaan di dalam seluruh negeri, sehingga ia sampai ke Kaisaria.

Maka seketika itu juga gugurlah selaput daripada matanya, lalu ia pun nampak semula, maka bangkitlah ia, lalu dibaptiskan.

"Dapatkah seorang menegahkan air itu daripada membaptiskan orang yang sudah menerima Rohulkudus sama seperti kami ini?" Maka disuruhnyalah membaptiskan mereka itu dengan nama Yesus Kristus. Kemudian mereka itu pun mintalah Petrus tinggal di situ beberapa hari lamanya.

Maka teringatlah aku akan sabda Tuhan seperti yang disabdakan-Nya: Sungguhpun Yahya membaptiskan dengan air, tetapi kamu ini akan dibaptiskan dengan Rohulkudus. Sebab itu jikalau Allah sudah mengaruniakan kepada mereka itu sama karunia seperti kepada kita tatkala kita percaya akan Tuhan Yesus Kristus, apalah aku ini, dapatkah aku menahan Allah?" Setelah didengarnya demikian, maka diamlah mereka itu, lalu memuliakan Allah, serta berkata, "Jikalau begitu, kepada orang kafir pun Allah mengaruniakan jalan tobat yang menuju kepada hidup."

Maka daripada benih Daud itulah Allah, menurut perjanjian-Nya, menerbitkan kepada bani Israel seorang Juruselamat, yaitu Yesus. Maka dahulu daripada kedatangan-Nya sudah diberitakan oleh Yahya suatu baptisan tobat kepada segenap kaum Israel.

Adalah seorang perempuan namanya Lidia, penjual kain ungu, asalnya dari negeri Tiatira, yang beribadat kepada Allah, mendengar kami; maka hatinya dibukakan Tuhan, sehingga diperhatikannya barang yang dikatakan oleh Paulus itu. Setelah ia dibaptiskan serta dengan isi rumahnya, lalu diajaknya kami, katanya, "Jikalau pada sangka Tuan-tuan, hamba ini taat kepada Tuhan, marilah masuk tinggal di rumah hamba." Lalu dipaksanya kami.

Maka kata mereka itu, "Percayalah akan Tuhan Yesus, maka engkau akan beroleh selamat, yaitu engkau beserta dengan seisi rumah engkau." Lalu keduanya itu pun mengatakan firman Tuhan kepadanya dan kepada sekalian orang yang ada di dalam rumahnya. Pada waktu malam itu juga dibawanya mereka itu, lalu dibasuhnya bilurnya; maka seketika itu juga ia pun dibaptiskan bersama-sama dengan sekalian orangnya.

Maka Kerispus, penghulu rumah sembahyang itu, bersama-sama dengan segala isi rumahnya sudah percaya akan Tuhan, dan banyaklah orang Korintus yang mendengar, langsung percaya lalu dibaptiskan.

Maka berkatalah ia kepada mereka itu, "Sudahkah kamu menerima Rohulkudus tatkala kamu percaya?" Maka jawab mereka itu, "Belum pernah kami dengar kalau-kalau ada Rohulkudus." Maka katanya, "Kalau begitu, dengan baptisan yang manakah kamu dibaptiskan?" Maka jawab mereka itu, "Dengan baptisan Yahya." Lalu kata Paulus, "Yahya itu membaptiskan dengan baptisan bertobat, serta mengatakan kepada kaum itu bahwa wajib percaya akan Dia yang datang kemudian daripadanya, yaitu Yesus." Setelah mereka itu mendengar hal itu, lalu sekaliannya itu dibaptiskan dengan nama Tuhan Yesus. Dan apabila Paulus sudah meletakkan tangannya ke atas mereka itu, maka turunlah Rohulkudus ke atas mereka itu, lalu mereka itu pun berkatalah dengan berbagai-bagai bahasa sambil bernubuat.

Dan sekarang, apakah sebabnya engkau berlambat-lambatan? Bangkitlah engkau, terimalah baptisan dan sucikanlah dirimu daripada dosa dengan menyeru nama-Nya.

Atau tiadakah kamu ketahui bahwa seberapa banyak kita yang dibaptiskan ke dalam Kristus Yesus itu, telah dibaptiskan ke dalam maut-Nya? Demikianlah kita dikuburkan serta-Nya oleh baptisan itu ke dalam maut, supaya sebagaimana Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, sedemikian itu juga kita ini pun dapat berjalan di dalam suatu hidup yang baharu. Karena jikalau kita sudah menjadi satu dengan Dia, dengan mengambil bahagian di dalam hal mati-Nya, begitu juga kita menjadi satu dengan Dia di dalam hal kebangkitan-Nya, sedang mengetahui hal ini: Bahwa tabiat kita yang lama sudah disalibkan serta-Nya, supaya diri dosa dilenyapkan, jangan kita diperhambakan lagi oleh dosa; karena orang yang sudah mati itu, sudah dilepaskan daripada dosa. Tetapi jikalau kita sudah mati dengan Kristus, yakinlah kita bahwa kita akan hidup juga dengan Dia;

Demikianlah juga kamu wajib menghisabkan dirimu mati lepas daripada dosa, tetapi hidup bagi Allah di dalam Kristus Yesus.

Tetapi jikalau Kristus ada di dalam dirimu, maka tubuh itu memang mati sebab dosa, tetapi Roh itu hidup oleh sebab kebenaran.

Dan semacam itulah ada setengah dari antara kamu dahulu, tetapi kamu sudah dibasuh, dan kamu telah dikuduskan, dan kamu telah dibenarkan dengan nama Tuhan Yesus Kristus dan dengan Roh Allah Tuhan kita.

Karena di dalam Satu Roh juga kita sekalian sudah dibaptiskan menjadi satu tubuh, baik orang Yahudi, baik orang Gerika, baik abdi, baik orang yang merdeka; maka kita sekalian diisikan dengan Roh yang Satu juga.

Sebab itulah jikalau barang seorang hidup di dalam Kristus, maka ialah kejadian yang baharu; maka perkara-perkara yang lama itu sudah lenyap, bahkan, yang baharu sudah terbit.

Karena kamu sekalian anak-anak Allah oleh sebab iman kepada Kristus Yesus. Karena seberapa banyak kamu, yang dibaptiskan kepada Kristus, sudah bersalut dengan Kristus.

Maka kamu pun dahulu sudah mati oleh sebab segala kesalahan dan dosamu,

tatkala kita mati oleh sebab kesalahan kita, sudah menghidupkan kita beserta dengan Kristus (maka dari sebab anugerah-Nya kamu diselamatkan), dan di dalam Kristus Yesus Ia sudah membangkitkan dan mendudukkan kita beserta dengan Kristus itu di surga,

satu tubuh dan satu Roh seperti yang kamu sudah dipanggil di dalam satu pengharapan atas hal yang kamu sudah dipanggil itu; satu Tuhan, satu iman, satu baptisan,

supaya Ia menguduskan sidang itu setelah disucikan-Nya dengan baptisan air oleh firman Allah, dan supaya Ia mendirikan sidang itu di hadapan-Nya sendiri dengan kemuliaan, dengan tiada cacat atau kerut atau barang sebagainya, melainkan supaya ia menjadi kudus dengan tiada bercela.

Di dalam Dia juga kamu disunatkan dengan suatu sunat, yang bukannya dengan tangan di dalam hal menanggalkan tubuh yang berdosa ini, yaitu dengan sunat Kristus itu. Maka kamu dikuburkan serta-Nya di dalam baptisan, dan di dalam baptisan itulah kamu dibangkitkan juga serta-Nya, oleh sebab percaya akan kuasa Allah yang membangkitkan Dia dari antara orang mati itu.

Sebab itu baiklah kita berhenti daripada menerangkan pengajaran Kristus yang mula-mula itu, langsungkanlah kepada kesempurnaan: Janganlah lagi kita membubuh alas, yaitu dengan pengajaran hal tobat daripada perbuatan yang membawa kepada mati, dan iman kepada Allah, dan pengajaran dari hal baptisan, dan dari hal meletakkan tangan atas orang, dan dari hal orang mati bangkit pula, dan hukuman yang kekal. Demikianlah kita berbuat kelak, jikalau diizinkan Allah.

Sebab itu, hai saudara-saudaraku, sedang hati kita sudah berani hendak masuk ke dalam tempat kudus dari sebab darah Yesus, dengan jalan yang baharu dan hidup, yang dibukakan-Nya bagi kita menerusi tirai, yaitu tubuh-Nya; dan sedang kita ada seorang Imam yang Mulia, yang berkuasa atas isi Rumah Allah; maka biarlah kita menghampiri Dia dengan hati yang tulus dan dengan sepenuh-penuh iman, sedang hati kita terpercik sehingga suci daripada perasaan hati yang jahat, dan tubuh kita dibasuh dengan air yang bersih,

Sedangkan kamu sudah menyucikan jiwamu di dalam taatmu kepada yang benar, sehingga kamu kasih dengan tulusnya akan segala saudara, maka hendaklah kamu berkasih-kasihan sama sendirimu dengan bersungguh-sungguh hati, karena kamu sudah diperanakkan pula, bukannya daripada benih yang akan binasa, melainkan yang tiada akan binasa, yaitu dengan firman Allah yang hidup dan kekal.

Adapun air itu ibaratnya yang sekarang menyelamatkan kamu, yaitu baptisan, yang artinya bukannya dari hal menghilangkan kecemaran tubuh, melainkan memohonkan perasaan hati yang baik kepada Allah, dari sebab kebangkitan Yesus Kristus,

Berbahagialah segala orang yang membasuh jubahnya, sehingga mereka itu berhak menghampiri pohon hayat itu, dan masuk ke dalam negeri itu daripada pintu gerbangnya.

Indonesian - Indonesian - ID

ID'BSS - Bahasa Terjemahan Lama - 1958

This Bible is in the Public Domain.
https://www.biblesupersearch.com/bible-downloads/
Languages are made available to you by www.ipedge.net