19 – Gereja

Ini adalah firman suci Tuhan Yang Maha Esa.
Kita tidak tertarik dengan kata-kata manusia.
Bagi siapa pun yang mengasihi Tuhan... inilah yang Tuhan katakan tentang: Gereja.

3 Ayat Paling Signifikan

Karena barang di mana ada dua atau tiga orang berhimpun atas nama-Ku, di situlah Aku ada di tengah-tengah mereka itu."

Tetapi bukannya demikian di antara kamu, melainkan barangsiapa yang hendak menjadi besar di antara kamu, ialah patut menjadi pelayanmu; dan barangsiapa yang hendak menjadi kepala di antara kamu, ialah patut menjadi hamba kepada kamu sekalian. Seperti Anak manusia pun bukannya datang supaya dilayani, melainkan supaya melayani dan memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi orang banyak."

Setelah sudah mereka itu berdoa, maka berguncanglah tempat mereka itu berhimpun itu, lalu sekaliannya penuhlah dengan Rohulkudus, sehingga mereka itu dapat mengatakan firman Allah dengan berani hatinya. Adapun orang banyak yang sudah percaya itu, hidup sehati sejiwa, dan tiada seorang pun mengatakan barang sesuatu yang dipunyainya itu miliknya sendiri, melainkan semuanya dipunyainya bersama-sama. Maka dengan kuasa yang besar rasul-rasul itu naik saksi tentang kebangkitan Tuhan Yesus, dan besarlah anugerah bagi mereka itu sekalian. Maka seorang pun tiada yang berkekurangan di antara mereka itu, karena seberapa banyak orang yang mempunyai tanah atau rumah, sudah menjual semuanya itu, lalu membawa harga barang yang terjual itu, serta mempersembahkan di kaki rasul-rasul itu, maka dibahagi-bahagilah kepada tiap-tiap orang sekadar kekurangan masing-masing.

Setiap Ayat Dalam Urutan Kanonik – 313 bagian

Maka ketakutanlah ia seraya katanya: Bagaimana hebatnya tempat ini! bukannya lain, melainkan rumah Allah juga dan inilah pintu sorga adanya.

maka batu ini, yang telah kudirikan akan suatu tanda itu, menjadi sebuah bait Allah, maka aku akan mempersembahkan kepada-Mu dalam sepuluh asa dari pada segala sesuatu, yang Engkau karuniakan kepadaku.

Maka Tuhanpun berjalanlah di hadapannya, yaitu pada siang hari dalam sebatang tiang awan, hendak dihantarnya akan mereka itu di jalan, dan pada malam dalam sebatang tiang api, hendak diterangkannya mereka itu, supaya dapat mereka itu berjalan baik siang baik malam. Maka tiada dilalukannya tiang awan itu pada siang hari, atau tiang api itu pada malam dari pada pemandangan orang banyak itu.

Maka sekarang, jikalau selalu kamu turut firman-Ku serta kamu memeliharakan perjanjian-Ku, maka dari pada segala bangsa kamulah menjadi milik-Ku, karena segenap bumi juga Aku yang empunya dia. Maka kamu akan mejadi bagi-Ku suatu kerajaan imam dan suatu bangsa yang suci. Maka firman ini hendaklah kaukatakan kepada segala bani Israel.

Dan lagi hendaklah segala imam yang menghampiri Tuhan itu menyucikan dirinya, supaya jangan diterkam oleh Tuhan akan dia.

Maka hendaklah mereka itu memperbuatkan Daku sebuah baitulmukadis, supaya Aku duduk di antara mereka itu.

Maka sesungguhnya apabila Musa sudah masuk ke dalam kemah, turunlah tiang awan itu, lalu berhenti pada pintu kemah, maka Tuhanpun berfirmanlah kepada Musa. Maka serta dilihat orang banyak akan tiang awan itu terdiri pada pintu kemah, maka berbangkitlah orang itu sekalian, lalu sujud masing-masing dalam pintu kemahnya. Maka berfirmanlah Tuhan kepada Musa muka dengan muka, seperti seorang manusia berkata dengan sahabatnya; setelah itu maka kembalilah Musa kepada tempat tentara itu, tetapi hambanya, yaitu Yusak bin Nun, seorang orang muda, tiada undur dari dalam kemah itu.

Baik air anggur baik minuman yang keras, jangan diminum olehmu atau oleh anak-anakmupun sertamu, apabila kamu masuk ke dalam kemah perhimpunan, supaya jangan kamu mati dibunuh; maka inilah suatu hukum yang kekal di antara kamu turun-temurun, supaya dapat kamu membedakan antara perkara yang suci dengan perkara yang tiada suci dan antara barang yang haram dengan barang yang halal,

Sebermula, maka pada hari didirikan kemah sembahyang itu ditudungilah awan akan kemah sembahyang itu betul di atas kemah assyahadat, maka pada malam adalah ia itu di atas kemah sembahyang seakan-akan rupa api datang ke pagi hari. Maka senantiasa demikianlah adanya: ditudungi awan akan dia dan pada malam seakan-akan rupa api.

Maka tiada juga pernah Aku mengeduduki sebuah rumah dari pada hari Aku membawa akan bani Israel keluar dari negeri Mesir datang kepada hari ini, melainkan turutlah juga Aku mengembara dengan mengeduduki kemah dan pondok.

Adapun akan rumah yang kaubangunkan ini, jikalau engkau berjalan menurut segala syariat-Ku dan engkau melakukan segala syarat-Ku dan engkau memeliharakan segala hukum-Ku sambil berjalan menurut dia, niscaya Aku meneguhkan kepadamu janji yang telah Aku berfirman kepada Daud, ayahmu. Maka Aku akan duduk di antara segala bani Israel dan tiada Kutinggalkan Israel, umat-Ku.

Bermula, maka apabila keluarlah segala imam itu dari dalam tempat yang suci, tiba-tiba datanglah sebuah awan memenuhi rumah Tuhan, sehingga segala imam itu tiada tahan berdiri akan berkhidmat oleh sebab awan itu, karena kemuliaan Tuhan juga yang memenuhi akan rumah Tuhan itu.

Bermula, setelah sudah selesailah raja Sulaiman dari pada membangunkan rumah Tuhan dan istana baginda dan segala sesuatu yang dikehendaki raja Sulaiman perbuatkan,

Maka kata imam besar Hilkia kepada Safan, jurutulis itu: Aku sudah mendapat kitab taurat itu di dalam rumah Tuhan. Maka Hilkiapun memberikan kitab itu kepada Safan, lalu dibacakannya.

Tambahan pula dirobohkan segala bilik orang zindik yang pada rumah Tuhan, tempat orang perempuan biasa bertenun kemah bagi dewa hutan-hutan itu.

Maka sekarangpun hendaklah sedia hatimu hendak mencahari Tuhan, Allahmu, dan hendaklah kamu berbangkit akan membuat tempat kesucian Tuhan Allah, supaya tabut perjanjian Tuhan dan segala benda Allah yang suci itu dibawa masuk ke dalam rumah yang akan dibuat kelak bagi nama Tuhan.

Maka sesungguhnya sementara segala peniup nafiri dan orang penyanyi bersama-sama menyaringkan suaranya akan memuji-muji dan mempermuliakan Tuhan, dan setelah bunyi segala nafiri sudah diangkat bersama-sama dengan segala ceracak dan bunyi-bunyian, dan sementara mereka itu memuji-muji Tuhan sebab baiklah Ia dan kemurahan-Nya kekal sampai selama-lamanya, tiba-tiba datanglah sebuah awan memenuhi rumah, yaitu bait Tuhan, sehingga segala imam itu tiada tahan berdiri akan berbuat khidmat oleh karena awan itu, karena kemuliaan Tuhan juga yang memenuhi bait-Ullah itu.

Arakian, maka baharu habislah sudah Sulaiman meminta doa, tiba-tiba turunlah api dari langit, yang makan habis akan korban bakaran dan segala korban sembelihan itu, dan kemuliaan Tuhanpun memenuhi rumah itu. Sehingga segala imam itu tiada dapat masuk ke dalam rumah Tuhan, karena kemuliaan Tuhan sudah memenuhi rumah Tuhan itu. Maka demi dilihat bani Israel akan api yang turun itu dan akan kemuliaan Tuhan atas rumah itu, maka tunduklah mereka itu dengan mukanya sampai ke tanah pada dasar itu sambil meminta doa dan memuji-muji Tuhan, sebab baiklah adanya dan kemurahan-Nya kekal sampai selama-lamanya.

Maka ditaruhnya segala penunggu pada pintu-pintu rumah Tuhan, supaya sekali-kali jangan barang sesuatu yang najis masuk ke dalamnya.

Maka sekarang jangan kamu menegarkan tengkukmu seperti bapa-bapamu, melainkan unjuklah tanganmu kepada Tuhan dan datanglah kepada tempat kesuciannya, yang telah disucikannya pada selama-lamanya, dan buatlah ibadat kepada Tuhan, Allahmu, maka kehangatan murkanya akan undur dari pada kamu kelak.

Maka titah baginda kepada orang banyak, kepada segala orang isi Yeruzalem, disuruhnya mereka itu memberikan bahagian segala imam dan orang Lewi, supaya tetaplah mereka itu dalam melakukan hukum Tuhan.

Maka Tuhan, Allah nenek moyang mereka itu, menyuruhkan kepadanya oleh tangan segala utusan-Nya, serta dibangunkannya pagi-pagi disuruhkannya, karena sayanglah Ia akan umat-Nya dan akan tempat kediaman-Nya.

Maka Yesua dan Bani dan Serebya dan Yamin dan Akub dan Sabetai dan Hodia dan Maaseya dan Kelita dan Azarya dan Yozabad dan Hanan dan Pelaya dan segala orang Lewipun mengajar orang banyak itu dari pada taurat sementara orang banyak itupun tinggal berdiri pada tempatnya.

Karena ke dalam bilik-bilik itu patutlah segala bani Israel dan bani Lewipun membawa masuk persembahan tatangan dari pada gandum dan air anggur dan minyak, sebab di sana adalah segala perkakasan yang suci dan segala imam yang berkhidmat dan segala penunggu pintu dan segala biduan; dan jangan kami meninggalkan bait Allah kami.

Maka akan orang yang suci di atas bumi, akan segala orang yang mulia itu adalah kesukaanku.

Luputkanlah kiranya aku dari pada mulut singa dan lepaskanlah aku dari pada segala cula badak.

Maka sesungguhnya kebajikan dan kemurahan akan mengikut aku pada segala hari umur hidupku, maka aku akan masuk selalu ke dalam bait Tuhan sampai selama-lamanya.

Bahwa satu perkara telah kupohonkan dari pada Tuhan, maka itulah akan kucahari, yaitu supaya boleh aku duduk dalam rumah Tuhan pada segala hari umur hidupku, akan memandang keindahan Tuhan dan menyelidik dia dalam kaabah-Nya.

Peliharakanlah kiranya segala umat-Mu dan berkatilah pusaka-Mu dan gembalakanlah mereka itu dan dukunglah akan mereka itu sampai selama-lamanya.

Hendaklah kamu menyertai aku dalam membesarkan Tuhan, dan biarlah kita bersama-sama memuliakan nama-Nya.

Bahwa air mataku telah menjadi rezekiku pada siang dan malam, oleh karena tiap-tiap hari kata orang kepadaku: Di manakah Allahmu?

Beberapa perkara jahat telah beroleh kemenangan atasku, tetapi Engkau juga yang mengadakan gafirat atas segala salah kami.

Ialah bapa segala anak piatu dan hakim segala perempuan janda, yaitu Allah dalam kedudukan-Nya yang suci.

Maka kami ini, umat-Mu dan domba peliharaan-Mu, kami kelak memuji akan Dikau pada selama-lamanya serta memasyhurkan kepujian-Mu turun-temurun.

Mazmur bagi biduan besar, pada Jitit, bagi bani Korah. Bagaimana sedap manis segala tempat kedudukan-Mu, ya Tuhan serwa sekalian alam! Bahwa hatiku ingin dan asyik dan rindu akan halaman Tuhan; badan dan jiwakupun bersorak kepada Allah yang hidup. Sesungguhnya burung pipit mendapat rumah dan burung layang-layangpun satu sarang akan dirinya, akan ditaruh anak-anaknya di dalamnya, yaitu hampir dengan mezbah-Mu, ya Tuhan serwa sekalian alam! ya Rajaku dan Allahku!

Ya Allah! perisai kami! tiliklah dan pandanglah kiranya akan wajah Masih-Mu.

Karena siapakah dalam sorga dapat dibanding dengan Tuhan? dan siapakah dapat disamakan dengan Tuhan di antara segala anak orang yang berkuasa?

Bahwa orang yang benar itu akan bertumuh seperti pokok kurma, dan iapun akan bertunas seperti pohon araz di atas Libanon.

Haleluyah! bahwa aku akan memuji Tuhan dengan segenap hatiku dalam majelis bicara orang yang tulus hatinya.

Nyanyian Hamaalot, dari Daud. -- Bahwa sukacitalah hatiku akan orang yang berkata kepadaku demikian: Marilah kita masuk ke dalam rumah Tuhan.

Nyanyian Hamaalot, dari Sulaiman. -- Jikalau kiranya bukan Tuhan yang membangunkan rumah, niscaya sia-sialah pekerjaan segala tukang akan dia, maka jikalau kiranya bukan Tuhan yang menunggui negeri, niscaya cuma-cuma ditunggui akan dia oleh penunggunya.

Nyanyian Hamaalot, dari Daud. -- Lihat apalah, bagaimana baiknya dan bagaimana manisnya, apabila orang yang bersaudara itu lagi duduk bersama-sama!

Haleluyah! Nyanyikanlah bagi Tuhan suatu nyanyian baharu, kepujian-Nya dalam perhimpunan orang-orang saleh.

Ajarkanlah seorang budak segala permulaan jalannya yang patut, maka pada masa tuanya tiada ia akan undur dari padanya.

Besi menajamkan besi, demikianpun orang menajamkan akal orang.

Janganlah kiranya mulutmu telanjur dan janganlah hatimu gopoh-gopoh mengeluarkan barang sesuatu perkataan di hadapan hadirat Allah, karena Allah adalah di dalam sorga dan engkau di atas bumi, sebab itu hendaklah sedikit jua perkataanmu.

Sebermula, maka pada tahun mangkat raja Uzia kelihatanlah kepadaku Tuhan bersemayam di atas arasy yang amat tinggi dan mulia, maka kaabahpun dipenuhi oleh punca pakaian-Nya.

Setelah itu maka kedengaranlah kepadaku bunyi suara Tuhan, firman-Nya: Siapakah akan Kusuruhkan? siapakah akan menjadi utusan-Ku? Maka jawabku: Bahwa aku ini hamba-Mu, suruhkanlah aku! Maka firman-Nya: Pergilah engkau; katakanlah olehmu kepada bangsa ini: Dengarlah dengan pendengaranmu, tetapi jangan kamu mengerti; lihatlah dengan penglihatanmu, tetapi jangan kamu mengetahui!

Pergilah, pergilah kamu, keluarlah dari sana; jangan kamu jamah yang najis itu; keluarlah dari tengah mereka itu, sucikanlah dirimu, hai kamu yang menggandar benda Tuhan!

Maka segala orang dagang yang berpaut kepada Tuhan hendak berbuat bakti kepada-Nya dan hendak mengasihi akan nama Tuhan dan hendak menjadi hamba-Nya, barangsiapapun baik yang memeliharakan hari sabat, sehingga tiada dinajiskannya, dan yang berpaut kepada perjanjian-Ku, niscaya Kusampaikan dia kepada bukit-Ku yang suci dan Kusukacitakan hatinya kelak di dalam rumah sembahyang-Ku: Bahwa segala korban bakaran dan segala korban sembelihan mereka itu akan kekenangan di atas mezbah-Ku, karena rumah-Ku akan disebut rumah sembahyang bagi segala bangsa.

Maka Aku akan mengaruniakan kepadamu gembala-gembala yang setuju dengan hati-Ku, maka mereka itu akan menggembalakan kamu dengan pengetahuan dan akal budi.

Wai bagi segala gembala yang menyesatkan dan mencerai-beraikan segala domba tanah-Ku; demikianlah firman Tuhan. Maka sebab itu firman Tuhan, Allah orang Israel, akan hal segala gembala yang menggembalakan umat-Ku, demikian: Bahwa kamu sudah mencerai-beraikan dan menghalaukan segala domba-Ku dan tiada kamu memeliharakan dia! Bahwasanya Aku akan membalas kepadamu segala kejahatan perbuatanmu, demikianlah firman Tuhan. Tetapi barang yang lagi tinggal dari pada kawan domba-Ku itu akan kukumpulkan dari dalam segala negeri kepadanya sudah Kuhalaukan dia, dan Kukembalikan dia kelak kepada kandang-kandangnya, dan ia akan biak dan bertambah banyaknya. Maka aku akan mengangkat atasnya beberapa gembala yang akan menggembalakan mereka itu, sehingga tiada lagi mereka itu akan takut atau gentar, dan tiada yang akan hilang, demikianlah firman Tuhan.

Karena baik nabi baik imam, keduanya orang munafik adanya; jikalau di dalam rumah-Ku sekalipun Kudapati akan kejahatan mereka itu, demikianlah firman Tuhan.

Hai anak Adam! sudah Kuangkat engkau akan penunggu kepada bangsa Israel, supaya engkau mendengar firman itu dari pada mulut-Ku dan engkau menasehatkan mereka itu dari pada pihak-Ku. Apabila firman-Ku akan hal orang fasik demikian: Tak dapat tiada engkau akan mati kelak! maka tiada engkau menasehatkan dia dan satupun tiada katamu akan menasehatkan orang fasik itu dari pada jalannya yang jahat, supaya engkau menghidupi dia, bahwasanya orang fasik itupun akan mati di dalam kesalahannya, tetapi darahnya akan Kutuntut dari pada tanganmu. Tetapi apabila engkau sudah menasehatkan orang fasik itu dan tiada ia bertobat dari pada kejahatannya dan dari pada jalannya yang salah, niscaya orang itu akan mati kelak dalam kejahatannya, tetapi jiwamu akan kaulepaskan. Atau jikalau kiranya seorang yang benar itu undur dari pada jalan yang betul serta berbuat jahat, dan Kuadakan suatu kesentuhan baginya, sehingga matilah ia, jikalau sudah tiada engkau menasehatkan dia, maka iapun akan mati dalam dosanya, dan segala kebajikan yang telah dibuatnya, itu tiada akan diingat lagi, tetapi darahnya akan Kutuntut juga dari pada tanganmu. Tetapi jikalau engkau sudah menasehatkan orang yang benar itu, supaya jangan orang yang benar itu berbuat dosa, lalu tiada juga ia berbuat dosa, maka iapun akan hidup, sebab telah ia menerima nasehat, dan jiwamupun akan kaulepaskan.

Segala imamnyapun menggagahi taurat-Ku, dan menajiskan segala benda-Ku yang suci; tiada dibedakannya antara haram dengan halal, dan tiada diketahuinya bedanya antara yang najis dengan yang tahir, tambahan pula dikatupkannya matanya akan segala sabat-Ku, dan Akupun dihinakan di tengah-tengah mereka itu!

Hai anak Adam! hendaklah engkau bernubuat akan hal gembala-gembala Israel; bernubuatlah dan katakanlah kepada gembala-gembala itu: Demikianlah firman Tuhan Hua: Wai bagi segala gembala Israel yang menggembalakan dirinya! Bukankah patut orang gembala itu menggembalakan kambing-kambingnya? Bahwa kamu mengenyangkan dirimu dengan susunya dan kamu berpakaikan dirimu dengan bulunya dan yang tambun-tambun kamu bantai, tetapi tiada kamu menggembalakan kawan kambing itu! Yang lemah tiada kamu kuatkan, dan yang sakit tiada kamu obati, dan yang luka tiada kamu bebati, dan yang terhalau tiada kamu bawa balik, dan yang sesat tiada kamu cahari, melainkan kamu sudah memerintahkan dia dengan kekerasan dan dengan bengis. Sebab itu tercerai-berailah mereka itu dengan tiada bergembala dan telah menjadi makanan segala margastwa di padang sebab sesatlah ia. Bahwa kawan kambing-Ku sesatlah di atas segala gunung yang tinggi-tinggi dan di atas kemuncak segala bukit dan tercerai-berailah kawan kambing-Ku di atas seluruh muka bumi; maka seorangpun tiada yang peduli, seorangpun tiada yang mencahari dia!

Sebab itu, hai kamu gembala-gembala, dengarlah olehmu firman Tuhan! Sesungguh-sungguh Aku ini hidup, demikianlah firman Tuhan Hua, masakan tidak, tegal kawan kambing-Ku telah jadi rampasan, dan kawan kambing-Kupun telah menjadi makanan segala margasatwa di padang, dan tegal tiadalah gembala, dan segala gembala-Ku tiada peduli akan kawan kambing-Ku, dan tegal gembala-gembala itu menggembalakan dirinya sahaja dan tiada digembalakannya kawan kambing-Ku, sebab itu, hai gembala-gembala! dengarlah olehmu firman Tuhan! Demikianlah firman Tuhan Hua: Bahwasanya Aku membalas kelak kepada gembala-gembala itu, dan Kutuntut kambing-kambing-Ku dari pada tangannya dan Kupecatkan mereka itu dari pada pangkat gembala kambing, sehingga tiada lagi gembala-gembala itu menggembalakan dirinya, melainkan Kusentak kelak segala kambing-Ku dari dalam mulutnya, supaya jangan lagi jadi makanannya.

Sebab itu, demikianlah firman Tuhan Hua kepadamu: Bahwa sesungguhnya Aku akan memutuskan hukum antara kambing yang tambun dengan kambing yang kurus; sebab kamu menggasak akan yang lemah-lemah itu dengan lambung dan pahamu dan kamu menanduk-nanduk akan dia, sehingga kamu halaukan dia ke luar sekali, sebab itu Aku akan datang membantu kambing-kambing-Ku, supaya jangan lagi mereka itu jadi rampasan, dan Aku akan memutuskan hukum antara kambing dengan kambing.

Dan Kuangkat atasnya kelak seorang Gembala yang esa, yang akan menggembalakan mereka itu, yaitu Daud, hamba-Ku, maka iapun akan menggembalakan mereka itu dan iapun menjadi gembalanya.

Demikianlah akan peri tempat kedudukan-Ku di antara mereka itu, dan Aku baginya akan Allah dan mereka itu bagi-Ku akan umat!

Hata, maka dibawanya akan daku dari pada jalan pintu utara ke hadapan rumah, lalu kulihat bahwa sesungguhnya kemuliaan Tuhan memenuhi rumah Tuhan; lalu sujudlah aku dengan mukaku ke bumi.

Dan hendaklah diajarkannya segala umat-Ku bedanya antara yang suci dengan yang tiada suci, dan bedanya antara yang tahir dengan yang najis adanya.

maka pada hari ia masuk pula ke dalam tempat yang suci, ke dalam serambi yang di dalam, akan berkhidmat di dalam tempat yang suci itu, hendaklah dipersembahkannya korban karena dosanya, demikianlah firman Tuhan Hua!

Maka bahagian tanah yang suci itu akan jadi bahagian segala imam yang bekerja dalam tempat yang suci, yang datang hampir akan berkhidmat kepada Tuhan; maka ia itu baginya akan tempat rumah-rumahnya dan akan jajahan yang suci keliling tempat yang suci itu.

Maka kemudian dari pada itu akan jadi, bahwa Aku mencurahkan Roh-Ku kepada segala manusia, maka anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat dan orang tua-tuamu akan bermimpi, dan orang terunamu akan melihat beberapa khayal; bahkan, kepada hamba laki-laki dan perempuan juga akan Kucurahkan Roh-Ku pada hari itu.

Sahaja Tuhan Hua tiada melakukan barang suatu perkara, sebelum dinyatakannya rahasianya kepada hambanya, yaitu segala nabi-nabi.

Karena demikianlah firman Tuhan serwa sekalian alam: Sekali lagi, seketika juga adanya, maka Aku akan menggentarkan segala langit dan bumi dan laut dan darat. Bahkan, Aku akan menggentarkan segala bangsa, maka mereka itu akan datang kepada kegemaran segala bangsa, dan Aku akan memenuhi rumah ini dengan kemuliaan, demikianlah firman Tuhan serwa sekalian alam. Aku yang empunya segala perak; Aku yang empunya segala emas; demikianlah firman Tuhan serwa sekalian alam!

Karena haruslah bibir imam itu memeliharakan pengetahuan dan kepada lidahnyapun orang bertanyakan bunyi taurat, karena ialah utusan Tuhan serwa sekalian alam.

Bawalah olehmu akan segala perpuluhanmu ke dalam perbendaharaan rumah-Ku, supaya adalah makanan dalam rumah-Ku; dan cobailah akan Daku dengan demikian, kalau-kalau tiada Aku membukai akan kamu segala pintu langit dan mencurahkan kepadamu berkat yang tiada sempat kamu taruh; demikianlah firman Tuhan serwa sekalian alam!

Maka berkatalah Yesus kepada mereka itu, "Marilah, ikutlah Aku, maka Aku akan menjadikan kamu kelak penjala orang."

Maka berjalanlah Yesus mengelilingi seluruh tanah Galilea sambil mengajar di dalam segala rumah sembahyang mereka itu, serta memberitakan Injil dari hal kerajaan Allah, dan menyembuhkan segala penyakit, dan melenyapkan segala aib tubuh orang di antara kaum itu.

Apabila kamu berdoa, janganlah kamu mengulang-ulangi perkataan seperti adat orang kafir; karena mereka itu menyangkakan, bahwa dikabulkan doanya oleh sebab banyak perkataannya.

Tetapi carilah dahulu kerajaan Allah serta kebenaran-Nya, maka sekaliannya itu juga akan ditambahkan kepadamu.

Jagalah dirimu daripada segala nabi palsu, yang datang kepadamu dengan menyerupai dirinya seperti domba, tetapi di dalam hati mereka itu seperti serigala yang buas.

Maka berjalanlah Yesus mengelilingi segala negeri dan kampung, serta mengajar di dalam segala rumah sembahyang mereka itu, sambil mengabarkan Injil dari hal kerajaan Allah, dan menyembuhkan segala penyakit, dan melenyapkan segala aib tubuh orang. Serta dilihatnya orang ramai itu, jatuhlah belas kasihan-Nya akan mereka itu, karena sekaliannya letih lesu dan bercerai-berai seperti domba yang tiada bergembala. Lalu kata Yesus kepada murid-murid-Nya, "Sungguhpun tuaiannya banyak, tetapi orang yang menuai itu sedikit sahaja. Oleh sebab itu, pintalah kepada Tuhan yang empunya tuaian itu, supaya Ia menyuruh orang menuai ke tempat tuaiannya."

Maka Yesus memanggil kedua belas murid-Nya, lalu diberi-Nya kuasa kepada mereka itu atas segala setan, akan membuangkan dia, dan menyembuhkan segala penyakit, dan melenyapkan segala aib tubuh orang.

Sembuhkanlah orang yang sakit, hidupkanlah orang yang mati, tahirkanlah orang yang kena bala zaraat dan buangkanlah segala setan. Karena dengan percuma kamu dapat, berikanlah juga dengan percuma.

Tetapi berjaga-jagalah dirimu daripada orang, karena mereka itu akan menyerahkan kamu kepada beberapa majelis, dan kamu akan disesah oleh mereka itu di dalam segala rumah sembahyang mereka itu.

Siapa yang menyambut kamu, ialah menyambut Aku, dan siapa yang menyambut Aku, ialah menyambut Dia, yang menyuruh Aku. Siapa yang menyambut seorang nabi sebab nabi namanya, ialah akan mendapat pahala sama seperti nabi; dan siapa yang menyambut seorang benar sebab benar namanya, ialah akan mendapat pahala sama seperti seorang benar. Dan barangsiapa yang memberi minum, meskipun secawan air sejuk sahaja, kepada seorang daripada yang kecil ini, sebab murid namanya, sesungguhnya Aku berkata kepadamu, sekali-kali tiada akan hilang pahalanya."

Setelah Ia sampai ke negeri-Nya sendiri, diajarkan-Nya orang-orang di dalam rumah sembahyang mereka itu, sehingga segala orang itu pun heranlah, serta berkata, "Dari manakah orang ini beroleh hikmat yang demikian, serta mujizat itu?

Maka Aku pun berkata kepadamu, bahwa engkau inilah Petrus, dan di atas batu ini Aku akan membangunkan sidang-Ku; dan segala pintu alam maut pun tiada akan dapat mengalahkan dia. Maka Aku akan memberi kepada engkau anak kunci kerajaan surga; dan barang apa yang engkau ikatkan di atas bumi, itu pun terikat juga di surga, dan barang apa yang engkau orakkan di atas bumi, itu pun terorak juga di surga."

Bagaimanakah sangkamu? Jikalau pada seorang ada domba seratus ekor, lalu sesat seekor daripadanya itu, bukankah yang sembilan puluh sembilan ekor itu ditinggalkannya di atas gunung, lalu pergi sambil mencari seekor yang sesat itu? Dan kalau-kalau kiranya didapatinya, sesungguhnya Aku berkata kepadamu, bersukacitalah ia atas seekor itu lebih daripada sukacitanya atas sembilan puluh sembilan yang tiada sesat itu.

Jikalau saudaramu bersalah kepadamu, pergilah engkau menasehatkan dia di antara engkau dengan dia sendiri; jikalau ia menurut nasehatmu, sudahlah engkau mendapat balik saudaramu itu. Tetapi jikalau tiada diturutnya, bawalah sertamu seorang atau dua orang lagi, supaya dengan mulut dua tiga orang saksi itu tiap-tiap perkataan dapat ditetapkan. Dan jikalau ia menolak perkataan mereka itu, katakanlah hal itu kepada sidang; tetapi jikalau tiada juga ia mendengar sidang itu pun, biarlah ia menjadi padamu seperti orang kafir dan seperti orang pemungut cukai.

Karena barang di mana ada dua atau tiga orang berhimpun atas nama-Ku, di situlah Aku ada di tengah-tengah mereka itu."

Tetapi bukannya demikian di antara kamu, melainkan barangsiapa yang hendak menjadi besar di antara kamu, ialah patut menjadi pelayanmu; dan barangsiapa yang hendak menjadi kepala di antara kamu, ialah patut menjadi hamba kepada kamu sekalian. Seperti Anak manusia pun bukannya datang supaya dilayani, melainkan supaya melayani dan memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi orang banyak."

Maka masuklah Yesus ke dalam Bait Allah, lalu mengusir segala orang yang berjual beli di dalam Bait Allah, diterbalikkan-Nya meja-meja orang yang menukar uang, dan kursi orang yang menjual burung merpati, serta berkata kepada mereka itu, "Telah tersurat: Bahwa Rumah-Ku akan disebut rumah tempat berdoa; tetapi kamu ini menjadikan dia gua penyamun."

Maka orang buta dan orang timpang pun datang kepada-Nya di dalam Bait Allah, lalu disembuhkan-Nya mereka itu. Tetapi apabila kepala-kepala imam dan ahli Taurat melihat segala perbuatan-Nya yang ajaib itu, dan sekalian budak yang bersorak-sorak di dalam Bait Allah dengan kata, "Hosanna bagi Anak Daud," maka marahlah mereka itu,

Tetapi janganlah kamu ini dipanggil orang Guru Besar, karena Satu sahaja Guru kamu, maka kamu sekalian ini bersaudara. Dan janganlah kamu memanggil Bapa akan barang seorang pun di dalam dunia ini, karena Satu sahaja Bapa kamu, yaitu yang ada di surga. Dan lagi janganlah kamu dipanggil orang Penganjur, karena Penganjur kamu Satu sahaja, yaitu Kristus. Tetapi yang terlebih besar di antara kamu, hendak menjadi hamba kepada kamu. Barangsiapa yang meninggikan dirinya, ia itu akan direndahkan; dan barangsiapa yang merendahkan dirinya, ia itu akan ditinggikan.

Karena beberapa Kristus palsu dan nabi palsu akan terbit, serta mengadakan pekerjaan yang ganjil sekali dan perbuatan yang heran, supaya menyesatkan, jikalau boleh, orang yang terpilih itu juga.

Aku bertelanjang, kamu memakaikan Aku dengan pakaian; Aku sakit, kamu melawati Aku; Aku di dalam penjara, kamu datang berjumpa Aku.

Maka sekonyong-konyong tirai di dalam Bait Allah cariklah terbelah dua, dari atas sampai ke bawah; dan bumi pun gempa; dan batu-batu gunung terbelah-belah.

Sebab itu pergilah kamu, jadikanlah sekalian bangsa itu murid-Ku, serta membaptiskan dia dengan nama Bapa, dan Anak dan Rohulkudus; dan mengajar dia menurut segala sesuatu yang Aku pesan kepadamu. Maka ketahuilah olehmu: Aku ini beserta dengan kamu senantiasa hingga kepada kesudahan alam."

Lalu Ia pergi mengajar di dalam segala rumah sembahyang mereka itu di seluruh tanah Galilea serta membuangkan setan. Maka datanglah kepada Yesus seorang yang kena bala zaraat memohon sambil bertelut ke hadapan-Nya, katanya, "Jikalau kiranya Rabbi kehendaki, niscaya Rabbi dapat mentahirkan hamba." Maka tergeraklah hati-Nya dengan kasihan, lalu diulurkan-Nya tangan-Nya, dijamah-Nya dia serta berkata kepadanya, "Aku kehendaki, jadilah engkau tahir!"

Maka ditetapkan-Nya dua belas orang, supaya mereka itu bersama-sama dengan Dia, dan supaya mereka itu disuruh-Nya pergi mengajar orang, dan lagi akan beroleh kuasa membuangkan setan.

Maka pada hari Sabbat mulailah Ia mengajar di dalam rumah sembahyang, maka sekalian orang pun heranlah tatkala mendengar Dia, serta berkata, "Dari manakah orang ini beroleh perkara yang demikian? Dan macam manakah hikmat yang dikaruniakan kepada-Nya, dan lagi Ia mengadakan juga mujizat yang demikian dengan tangan-Nya?

Sia-sialah mereka itu menyembah Aku, karena mereka itu mengajarkan hukum-hukum akal manusia. Hukum Allah kamu tinggalkan, tetapi adat istiadat manusia kamu pegang." Maka kata-Nya lagi kepada mereka itu, "Sesungguhnya kamu menolakkan hukum Allah, supaya dapat kamu menurut adat istiadat orang tua-tuamu.

Demikianlah kamu meniadakan firman Allah oleh adat istiadat orang tua-tuamu yang sudah kamu tentukan, dan banyak perkara yang sebagai itu kamu perbuat."

Bahkan, barangsiapa yang memberi minum secawan air karena nama-Ku, oleh sebab kamu ini pengiring Kristus, sesungguhnya Aku berkata kepadamu, sekali-kali tiada akan hilang pahalanya.

Maka tibalah mereka itu di Yeruzalem. Setelah Yesus masuk ke dalam Bait Allah, mulailah Ia mengusir orang yang berjual beli di dalam Bait Allah itu, diterbalikkan-Nya meja-meja orang yang menukar uang, dan kursi orang yang menjual uang, dan kursi orang yang menjual burung merpati. Dan lagi tiada diberi-Nya seorang jua pun membawa barang suatu perkakas rumah menerusi Bait Allah. Lalu Ia mengajar, serta berkata kepada mereka itu, "Bukankah telah tersurat: Bahwa Rumah-Ku akan disebut rumah tempat berdoa bagi segala bangsa? Tetapi kamu sudah menjadikan dia gua orang penyamun."

Maka kata Yesus kepadanya, "Tampakkah engkau segala bangunan yang besar ini? Sebuah batu pun tiada akan tinggal tersusun di atas batu yang lain, yang tiada akan dirombak."

Tetapi kamu jagalah dirimu sendiri, karena mereka itu akan menyerahkan kamu kepada beberapa majelis, dan di dalam segala rumah sembahyang kamu akan disesah, dan lagi kamu akan dibawa menghadap pemerintah dan raja-raja oleh sebab Aku, yaitu akan menjadi suatu kesaksian pada mereka itu.

Maka tirai Bait Allah cariklah terbelah dua, dari atas sampai ke bawah.

Lalu bersabdalah Yesus kepada mereka itu, "Pergilah kamu ke seluruh bumi, beritakanlah Injil itu kepada sekalian alam. Barangsiapa yang percaya dan yang dibaptiskan, ialah akan diselamatkan, tetapi barangsiapa yang tiada percaya itu, ialah akan dihukumkan. Maka segala tanda ini akan menyertai orang yang percaya itu: Bahwa atas nama-Ku mereka itu akan membuangkan setan dan mereka itu akan berkata-kata dengan berbagai-bagai bahasa; mereka itu akan mengangkat ular, maka jikalau mereka itu minum barang yang membawa mati, tiadalah hal itu akan memberi bahaya kepada mereka itu; maka mereka itu akan meletakkan tangannya ke atas orang sakit, lalu orang itu pun akan sembuh."

Maka segala orang itu pun pergilah, serta memberitakan di mana-mana, maka Tuhan membantu mereka itu, dan meneguhkan firman itu dengan sekalian tanda ajaib yang mengiringi dia.

Maka tibalah Ia di Nazaret, tempat Ia dididik; maka pada hari Sabbat masuklah Ia ke rumah sembahyang seperti biasanya, lalu berdiri hendak membacakan.

Maka sangat heranlah mereka itu akan pengajaran-Nya itu, karena perkataan-Nya itu dengan kuasa. Adalah di dalam rumah sembahyang itu seorang yang dirasuk setan, maka berteriaklah ia dengan nyaring suaranya, katanya, "Ah, apakah kena-mengena kami dengan Engkau, hai Yesus orang Nazaret? Engkau datang mau membinasakan kamikah? Aku tahu siapa Engkau ini, yaitu Yang Kudus datang daripada Allah." Lalu Yesus menengking dia, kata-Nya, "Diam, keluarlah engkau daripada orang ini!" Maka setan itu pun menghempaskan orang itu di tengah-tengah orang banyak, lalu keluarlah setan itu dari dalamnya dengan tiada menyakiti dia. Maka tercengang-cenganglah mereka itu sekalian serta bertutur-tutur sama sendirinya, katanya, "Wah! Perkataan apakah ini? Karena dengan kuat kuasa diperintah-Nya setan itu sehingga keluar!"

Maka Ia pun mengajarlah di dalam sekalian rumah sembahyang di Yudea.

demikian juga Yakub dan Yahya, anak-anak Zabdi, yang sepencarian dengan Simon. Maka kata Yesus kepada Simon, "Jangan takut, daripada sekarang ini engkau menjadi pemukat orang."

Pada suatu hari Sabbat yang lain, masuklah Yesus ke dalam rumah sembahyang, serta mengajar; maka adalah di sana seorang yang mati tangan kanannya.

Seorang murid tiada lebih daripada gurunya; tetapi tiap-tiap murid yang sudah cukup pelajaran itu akan menjadi sama seperti gurunya.

Maka Yesus memanggil kedua belas murid-Nya, lalu diberi-Nya kuat kuasa atas segala setan, dan akan menyembuhkan berbagai-bagai penyakit. Maka disuruhkan-Nya mereka itu mengabarkan kerajaan Allah dan menyembuhkan orang sakit.

Tetapi carilah kerajaan-Nya, maka sekaliannya itu ditambahkan kepadamu. Janganlah takut, hai sekawan domba yang kecil ini, karena itulah kesukaan Bapamu mengaruniai kamu kerajaan itu.

Tatkala Yesus sedang mengajar di dalam sebuah rumah sembahyang pada hari Sabbat, maka kelihatanlah seorang perempuan yang dirasuk setan sehingga lemah sudah delapan belas tahun lamanya, sampai bungkuk belakangnya, dan tiada dapat lagi menegakkan dirinya. Apabila Yesus nampak dia, lalu Ia memanggil perempuan itu serta berkata kepadanya, "Hai perempuan, terlepaslah engkau daripada penyakit lemahmu itu." Lalu diletakkan-Nya tangan-Nya atas perempuan itu; maka sebentar itu juga betullah belakangnya itu, lalu ia memuliakan Allah. Maka gusarlah hati penghulu rumah sembahyang itu sebab Yesus menyembuhkan orang pada hari Sabbat, lalu katanya kepada orang banyak, "Ada enam hari yang patut orang bekerja; sebab itu patut di dalam hari itulah orang datang akan disembuhkan, tetapi jangan pada hari Sabbat."

"Siapakah dari antara kamu, yang menaruh domba seratus ekor, lalu kehilangan seekor daripadanya itu, yang tiada meninggalkan sembilan puluh sembilan ekor itu di padang belantara, lalu pergi mencari yang hilang itu, sehingga dapat? Dan jikalau didapatinya, maka diangkatnya ke atas bahunya dengan sukacitanya. Setelah sampai ke rumahnya, maka dipanggilnya sahabat-sahabat dan orang sekampungnya, serta berkata kepada mereka itu: Bersukacitalah kamu beserta dengan aku, karena aku telah mendapat dombaku yang hilang itu. Maka Aku berkata kepadamu: Demikian juga kesukaan di surga kelak sebab satu orang berdosa yang bertobat, lebih daripada sembilan puluh sembilan orang benar yang tak usah bertobat."

Jagalah dirimu! Jikalau saudaramu bersalah, tegurkanlah dia; jikalau ia menyesal, ampunilah dia.

Maka cahaya matahari pun hilanglah; dan tirai Bait Allah cariklah terbelah dua.

Maka mereka itu menyembah Dia, lalu kembali ke Yeruzalem dengan amat sukacitanya; dan senantiasalah mereka itu ada di dalam Bait Allah memuji-muji Allah.

Maka diperbuat-Nya suatu cemeti daripada tali, diusir-Nya sekalian orang dari dalam Bait Allah itu, dan juga segala domba dan lembu itu; dan lagi dicurahkan-Nya segala duit orang penukar uang, dan mejanya juga diterbalikkan-Nya. Maka kata-Nya kepada orang yang menjual burung merpati itu, "Bawalah segala barang ini dari sini, janganlah rumah Bapa-Ku ini kamu jadikan suatu tempat orang berjual beli." Maka teringatlah oleh murid-murid-Nya bahwa sudah tersurat: Gairah karena rumah-Mu kelak menghancurkan Aku.

Maka kata Yesus kepada mereka itu, "Sesungguh-sungguhnya Aku berkata kepadamu: Jikalau tiada kamu makan tubuh Anak manusia dan minum darah-Nya, tiadalah kamu menaruh hidup di dalam dirimu.

Ada lagi pada-Ku domba lain, yang bukan masuk kandang domba ini; maka sekalian itu juga wajib Aku bawa, dan domba-domba itu kelak mendengar akan suara-Ku, lalu akan menjadi sekawan, dan gembala seorang sahaja.

Suatu hukum yang baharu Aku beri kepada kamu, yaitu: Hendaklah kamu berkasih-kasih sama sendiri sama seperti Aku mengasihi kamu, supaya kamu juga berkasih-kasih sama sendiri. Dengan hal ini sekalian orang akan mengetahui bahwa kamu murid-murid-Ku, yaitu jikalau kamu menaruh kasih sama sendiri."

Maka kamu akan ditolakkan orang daripada rumah sembahyang, bahkan, waktunya akan datang kelak, bahwa barangsiapa yang membunuh kamu itu akan bersangka ia berbuat bakti kepada Allah. Segala perkara itu akan diperbuat oleh mereka itu, sebab tiada dikenalnya Bapa atau Aku."

Tiada lagi Aku ini di dalam dunia, tetapi mereka itu ada di dalam dunia, dan Aku ini datang kepada-Mu. Ya Bapa yang kudus, peliharakanlah kiranya mereka itu atas nama-Mu yang telah Engkau karuniakan kepada-Ku, supaya mereka itu menjadi satu juga sama seperti kita.

Mereka itu bukan daripada dunia ini, seperti Aku juga bukan daripada dunia. Kuduskanlah mereka itu di dalam kebenaran; firman-Mu itulah kebenaran.

supaya semuanya jadi satu juga sama seperti Engkau di dalam Aku, ya Bapa, dan Aku pun di dalam Engkau, supaya mereka itu pun jadi satu di dalam Kita, sehingga isi dunia ini percaya bahwa Engkaulah yang menyuruh Aku. Dan Aku sudah memberikan kepadanya kemuliaan yang telah Engkau karuniakan kepada-Ku; supaya mereka itu juga jadi satu, seperti Kita ini jadi satu adanya.

Setelah mereka itu makan, bertanyalah Yesus kepada Simon Petrus, "Hai Simon, anak Yahya, adakah engkau mengasihi Aku lebih daripada orang-orang ini?" Lalu sembah Petrus, "Ya Tuhan, bahwa Tuhan juga sedia mengetahui yang hamba ini mengasihi Tuhan." Maka sabda Yesus kepadanya, "Peliharakanlah segala anak domba-Ku." Maka bertanyalah Ia lagi kepadanya pada kali yang kedua, "Hai Simon, anak Yahya, adakah engkau mengasihi Aku?" Maka sembah Petrus kepada-Nya, "Ya Tuhan, bahwa Tuhan juga sedia mengetahui yang hamba ini mengasihi Tuhan." Maka sabda Yesus kepadanya, "Gembalakanlah segala domba-Ku." Lalu Ia bertanya kepadanya pada kali yang ketiga, "Hai Simon, anak Yahya, adakah engkau mengasihi Aku?" Lalu Petrus pun berdukacitalah, oleh sebab sudah tiga kali Ia bertanya kepadanya, "Adakah engkau mengasihi Aku?" Maka sembah Petrus kepada-Nya, "Ya Tuhan, bahwa segala sesuatu ada di dalam pengetahuan Tuhan, dan Tuhan juga mengetahui yang hamba ini mengasihi Tuhan." Lalu bersabdalah Yesus kepadanya, "Peliharakanlah segala domba-Ku.

Tetapi kamu akan beroleh kuasa kelak apabila Rohulkudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi bagi-Ku, baik di Yeruzalem, baik di seluruh tanah Yudea atau di Samaria, sehingga sampai ke ujung bumi."

Maka mereka itu sekalian bertekun dengan sehati berdoa beserta dengan beberapa perempuan dan Maryam, ibu Yesus, dan dengan saudara-Nya. Pada masa itu berdirilah Petrus di antara segala murid itu (maka orang yang berhimpun itu sekira-kira seratus dua puluh orang banyaknya), lalu kata Petrus,

Apabila sampai hari Pentakosta, maka mereka itu sekalian pun berhimpun bersama-sama. Maka sekonyong-konyong turunlah dari langit suatu bunyi seolah-olah serbu angin yang besar, yang menumpatkan segenap rumah tempat mereka itu duduk. Maka kelihatanlah kepada mereka itu beberapa lidah seperti api rupanya yang berbelah-belah, dan hinggap di atas tiap-tiap orang itu. Maka mereka itu sekalian pun penuh dengan Rohulkudus, sehingga mereka itu mulai berkata-kata dengan berbagai-bagai bahasa, sebagaimana yang diilhamkan oleh Roh kepadanya akan bertutur.

Maka segala orang yang menerima perkataannya itu pun dibaptiskanlah; maka pada hari itu juga bertambahlah bilangan mereka itu sekira-kira tiga ribu orang. Maka mereka itu pun bertekun di dalam pengajaran rasul-rasul, dan di dalam persekutuan, dan di dalam hal memecahkan roti, dan doa. Maka datanglah ketakutan ke atas tiap-tiap orang, dan banyaklah mujizat dan tanda ajaib diadakan oleh rasul-rasul itu. Maka sekalian orang yang percaya itu adalah bersama-sama, dan segala milik itu dipunyainya bersama-sama. Maka dijualkannya harta bendanya, dan dibahagi-bahagikannya di antara sekalian orang sekadar kekurangan masing-masing. Maka sehari-hari dengan tekunnya mereka itu masuk Bait Allah dengan sehati, serta memecahkan roti di dalam rumahnya, lalu makan dengan syukur dan tulus hatinya, sambil memuji Allah, dan mereka itu diperkenan oleh segenap kaum itu. Maka sehari-hari bilangannya itu ditambahi Tuhan dengan orang yang beroleh selamat.

Setelah sudah mereka itu berdoa, maka berguncanglah tempat mereka itu berhimpun itu, lalu sekaliannya penuhlah dengan Rohulkudus, sehingga mereka itu dapat mengatakan firman Allah dengan berani hatinya. Adapun orang banyak yang sudah percaya itu, hidup sehati sejiwa, dan tiada seorang pun mengatakan barang sesuatu yang dipunyainya itu miliknya sendiri, melainkan semuanya dipunyainya bersama-sama. Maka dengan kuasa yang besar rasul-rasul itu naik saksi tentang kebangkitan Tuhan Yesus, dan besarlah anugerah bagi mereka itu sekalian. Maka seorang pun tiada yang berkekurangan di antara mereka itu, karena seberapa banyak orang yang mempunyai tanah atau rumah, sudah menjual semuanya itu, lalu membawa harga barang yang terjual itu, serta mempersembahkan di kaki rasul-rasul itu, maka dibahagi-bahagilah kepada tiap-tiap orang sekadar kekurangan masing-masing.

Maka ketakutan yang sangat besar pun datanglah menimpa segenap sidang jemaat itu dan sekalian orang yang mendengar hal itu. Maka banyaklah tanda ajaib dan mujizat diadakan oleh rasul-rasul di antara kaum itu, dan mereka itu sekalian pun berhimpunlah dengan sehati di dalam Serambi Sulaiman. Maka yang lain itu seorang pun tiada berani bercampur dengan mereka itu, tetapi kaum itu memuliakan mereka itu. Maka makin bertambah-tambahlah bilangan orang yang percaya akan Tuhan, yaitu teramatlah banyak orang laki-laki dan perempuan, sehingga orang sakit pun dibawa orang ke luar ke jalan, diletakkannya di atas tempat tidur dan balai-balai, supaya apabila Petrus lalu, sekurang-kurangnya terkena bayangnya kepada barang seorang dari antara mereka itu. Maka banyak orang dari negeri yang sekeliling Yeruzalem itu pun berhimpun juga membawa orang sakit dan orang yang dirasuk setan; maka sekaliannya itu pun disembuhkannya pula.

Maka tiadalah mereka itu berhenti mengajar sehari-hari di dalam Bait Allah dan di rumah orang, sambil memberitakan kabar kesukaan dari hal Kristus Yesus.

Tetapi kami ini kelak tetap di dalam doa dan di dalam hal menjalankan firman itu."

Maka makin masyhurlah firman Allah itu, dan bilangan murid-murid pun bertambahlah banyak di Yeruzalem; dan amatlah banyak imam juga taat kepada iman. Maka Stepanus yang penuh dengan anugerah dan kuasa itu pun mengadakanlah beberapa mujizat dan tanda ajaib yang besar di antara kaum. Tetapi beberapa orang yang terhisab kepada rumah sembahyang, yang dikatakan rumah sembahyang orang Libertini dan orang Kireni dan orang Iskandaria dan lagi orang Kilikia dan Asia, bangkit berbalah-balah dengan Stepanus. Maka tiada dapat mereka itu melawan yang dikatakannya dengan hikmat dan Roh itu. Lalu mereka itu pun memakat beberapa orang akan mengatakan, "Kami sudah mendengar dia mengatakan perkataan hujat ke atas Musa dan Allah."

Akan tetapi Allah Yang Mahatinggi itu tiada mendiami rumah yang diperbuat dengan tangan manusia, seperti sabda nabi: Bahwa surga itulah arasy-Ku, dan bumi itulah alas kaki-Ku. Apakah jenis rumah hendak kamu bangunkan bagi-Ku? firman Tuhan, atau apakah tempat perhentian-Ku?

Maka Saul pun berkenanlah akan hal Stepanus mati dibunuh itu. Maka pada hari itu datanglah aniaya yang besar ke atas sidang jemaat yang di Yeruzalem, lalu berpecah-belahlah mereka itu sekalian ke segenap tanah Yudea dan Samaria, kecuali rasul-rasul sahaja.

Maka sekalian orang yang berpecah-belah itu pun sambil berjalan, memberitakan kabar kesukaan. Dan Pilipus turun ke negeri Samaria mengabarkan kepada orang di situ dari hal Kristus itu. Maka orang banyak itu pun sepakat memperhatikan barang yang dikatakan oleh Pilipus sementara mereka itu mendengar dan melihat segala tanda ajaib yang diperbuatnya itu. Karena dari dalam banyak orang yang dirasuk setan, segala setan itu sudah keluar sambil berteriak dengan nyaring suaranya; dan banyak pula orang tepok dan timpang dipulihkannya. Maka amatlah besar kesukaan di dalam negeri itu.

Maka Saul yang sedang menyemburkan ugut dan bunuhannya ke atas murid-murid Tuhan itu, sudah pergi kepada Imam Besar, meminta daripadanya beberapa pucuk surat kuasa hendak membawa ke rumah sembahyang di negeri Damsyik, supaya jikalau dijumpainya orang yang menurut jalan agama itu, baik laki-laki baik perempuan, dibawanya berikat ke Yeruzalem.

Sedang ia berjalan dekat dengan Damsyik, tiba-tiba memancarlah suatu cahaya dari langit sekeliling dia; maka rebahlah ia ke tanah, lalu didengarnya suatu suara yang mengatakan kepadanya, "Saul, Saul, apakah sebabnya engkau aniayakan Aku?" Maka sahutnya, "Siapakah Engkau, ya Tuhan?" Maka Ia pun bersabda, "Akulah Yesus, yang engkau aniayakan. Bangkit dan masuklah ke dalam negeri, di sana akan dikatakan kepadamu barang yang wajib engkau perbuat." Maka orang yang berjalan bersama-sama dengan dia itu pun berdiri tercengang, mendengar suara itu, tetapi tiada nampak barang seorang pun. Maka Saul pun bangkitlah daripada rebahnya; apabila matanya terbuka, suatu pun tiada dilihatnya. Lalu dipimpin oranglah tangannya, dibawa masuk ke negeri Damsyik. Maka tiga hari lamanya ia tiada berpenglihatan, dan tiada ia makan atau minum pun.

Pada ketika itu juga diberitakannya di dalam rumah sembahyang dari hal Yesus, bahwa Ialah Anak Allah. Tetapi tercengang-cenganglah sekalian orang yang mendengar dia, lalu berkata, "Bukankah ia ini dia, yang membunuh segala orang yang menyebutkan nama ini di Yeruzalem? Maka ia datang ke mari dengan maksud itu juga supaya dibawanya mereka itu berikat ke hadapan kepala-kepala imam." Maka Saul pun makin bertambah-tambah kuat tenaganya, dan orang Yahudi yang diam di Damsyik itu pun diharu-birukannya tatkala ia menyatakan bahwa Yesus itulah Kristus.

Setelah sampai ke Yeruzalem, maka dicobanya hendak berkawan dengan murid-murid itu; tetapi segala murid itu takut akan dia, tiada percaya bahwa ia itu seorang murid. Tetapi Barnabas menyambut dia serta membawa kepada rasul-rasul itu sambil menceriterakan peri bagaimana Saul sudah nampak Tuhan di jalan, dan Tuhan bersabda kepadanya, dan bagaimana ia memasyhurkan nama Yesus di negeri Damsyik dengan terus terang. Maka Saul itu pun berjalan keluar masuk bersama-sama dengan rasul-rasul itu di Yeruzalem, serta memasyhurkan nama Tuhan dengan terus terang. Maka ia pun bertutur dan berbalah-balah dengan orang Yahudi peranakan Gerika; tetapi mereka itu pun mencari akal hendak membunuh dia.

Lalu sidang jemaat di seluruh tanah Yudea dan Galilea dan Samaria itu pun sejahteralah dan sempurna, serta berjalan dengan takut akan Tuhan, maka dengan pertolongan Rohulkudus bertambah-tambahlah banyaknya.

Maka dipesankannya kepada kami memberitakan kepada kaum, dan menyaksikan bahwa Ialah yang ditetapkan oleh Allah menjadi hakim segala orang yang hidup dan yang mati.

Maka adalah tangan Tuhan menyertai mereka itu, sehingga besarlah bilangan orang yang percaya, serta berpaling kepada Tuhan.

Tatkala dijumpainya dia, lalu dibawanyalah ke Antiokhia. Demikianlah setahun genap lamanya keduanya itu berhimpun bersama-sama dengan sidang jemaat, serta mengajar beberapa banyak orang. Maka di Antiokhialah murid-murid itu mula-mula disebut orang Kristen.

Pada masa itu juga Baginda Herodes menyuruh aniayakan beberapa orang sidang jemaat. Maka dibunuhnya Yakub, saudara Yahya, dengan pedang. Apabila dilihatnya bahwa perbuatan itu memperkenankan orang Yahudi, langsunglah ia memegangkan Petrus, yaitu pada hari raya roti yang tiada beragi.

Maka oleh sebab itu terkurunglah Petrus di dalam penjara, tetapi sidang jemaat itu mendoakan dia kepada Allah dengan bersungguh-sungguh. Apabila Herodes hendak membawa dia ke luar, maka pada malam itu juga, sedang Petrus tidur di antara dua laskar terbelenggu dengan dua rantai, dan lagi ada beberapa orang jaga di muka pintu sedang menjaga penjara itu, tiba-tiba terdirilah seorang malaekat Tuhan di situ, dan suatu cahaya bersinar di dalam bilik itu; lalu ditepuknya rusuk Petrus, sambil mengejutkan dia, katanya, "Bangunlah segera!" Maka gugurlah belenggunya daripada tangannya.

Tatkala mereka itu keluar, maka sangatlah orang-orang itu minta supaya perkataan itu dikatakan kepada mereka itu pada hari Sabbat yang akan datang. Setelah perhimpunan itu berpecah, maka banyaklah orang Yahudi dan orang mualaf yang beribadat mengikut Paulus dan Barnabas, yang berkata kepada mereka itu menyuruh bertekun di dalam anugerah Allah. Maka pada hari Sabbat yang datang itu, hampir segenap negeri itu berhimpun mendengar firman Allah. Tetapi apabila dilihat oleh orang Yahudi akan orang banyak itu, maka sangatlah dengki mereka itu serta membantahi perkataan Paulus itu sambil menghujat. Maka Paulus dan Barnabas pun berkata-kata dengan beraninya, katanya, "Wajiblah firman Allah itu dikatakan terlebih dahulu kepada kamu, tetapi sedang kamu menolakkan dia dan mengirakan dirimu sendiri tiada berlayak bagi hidup yang kekal, maka berpalinglah kami kepada orang kafir.

Maka di Ikonium masuklah kedua rasul itu bersama-sama ke dalam rumah sembahyang orang Yahudi, serta berkata sebegitu, sehingga terlalu banyak orang Yahudi dan orang Gerika itu pun percayalah. Tetapi pihak orang Yahudi yang degil itu menghasut dan menggusarkan hati orang kafir itu melawan saudara-saudara itu. Maka itulah sebabnya beberapa lama rasul-rasul itu tinggal di situ sambil berkata-kata dengan beraninya sebab bergantung kepada Tuhan yang menyaksikan firman anugerah-Nya, dan mengadakan tanda ajaib dan mujizat dengan tangan mereka itu.

Setelah ditetapkannya bagi mereka itu ketua-ketua di dalam tiap-tiap sidang jemaat, serta berdoa dan puasa, maka diserahkannyalah mereka itu kepada Tuhan yang dipercayainya.

Setelah tiba di situ, lalu mereka itu menghimpunkan sidang jemaat itu, serta menceriterakan segala perkara yang dilakukan Allah dengan mereka itu, dan perihal Allah membukakan pintu iman kepada orang kafir.

Tetapi tatkala hampir tengah malam, Paulus dan Silas pun berdoalah sambil menyanyikan puji-pujian bagi Allah, maka segala orang yang terpenjara itu pun sedang mendengar mereka itu. Maka dengan sekonyong-konyong timbullah suatu gempa bumi yang besar sehingga berguncang kaki tembok penjara itu. Dengan seketika itu juga terbukalah segala pintu, dan belenggu sekalian orang itu pun terlucutlah.

Maka orang yang di situ lebih baik daripada orang yang di Tesalonika itu, karena orang-orang ini telah menerima firman itu dengan sukacitanya serta sehari-hari menyelidiki isi Alkitab kalau sungguh hal itu demikian. Oleh sebab itu banyaklah orang di antara mereka itu yang percaya, demikian juga daripada perempuan Gerika yang kaya-kaya dan banyak laki-laki.

Lalu berundinglah ia di dalam rumah sembahyang dengan orang-orang Yahudi dan segala orang yang beribadat, dan di pekan pun pada tiap-tiap hari dengan orang yang berjumpa dengan dia.

Maka pada tiap-tiap hari Sabbat Paulus berbicaralah di dalam rumah sembahyang, serta meyakinkan baik orang Yahudi, baik orang Gerika.

Maka mulailah ia berkata-kata dengan beraninya di dalam rumah sembahyang. Tetapi setelah Periskila dan Akila mendengar dia, keduanya itu pun menyambut dia sambil menerangkan kepadanya jalan Allah dengan lebih cermat lagi.

Maka Paulus pun masuklah ke dalam rumah sembahyang serta berkata-kata dengan beraninya tiga bulan lamanya, sambil berbicara dan meyakinkan orang tentang kerajaan Allah. Tetapi apabila setengah orang mengeraskan hatinya dan ingkar, serta mencerca jalan itu di hadapan orang banyak, maka undurlah ia daripada mereka itu, lalu mengasingkan murid-murid itu. Maka pada tiap-tiap hari ia berbicara di dalam sekolah Tiranus.

Pada masa itu juga jadilah huru-hara yang besar dari hal agama Kristen.

maka daripada segala perkara yang berfaedah kepadamu suatu pun tiada aku sembunyikan, melainkan aku memberitakan kepadamu, serta mengajar kamu di hadapan orang banyak dan di dalam rumah-rumah, sambil menyaksikan kepada orang Yahudi dan orang Gerika dari hal berpaling kepada Allah dan beriman kepada Tuhan kita Yesus.

Ingatlah akan dirimu sendiri dan akan segenap kawan itu, yang di antaranya kamu ditetapkan menjadi gembala oleh Rohulkudus, akan menggembalakan sidang jemaat Allah, yang sudah ditebus-Nya dengan darah-Nya sendiri. Maka aku ini ketahui bahwa sepeninggal aku kelak masuk di antara kamu beberapa serigala yang ganas, yang tiada menyayangkan kawan itu; maka dari antara kamu sendiri pun akan berbangkit beberapa orang yang memberi pengajaran salah, menarik hati murid-murid itu mengikut dia. Sebab itu berjagalah, dan ingatlah bahwa tiga tahun lamanya siang malam tiadalah aku berhenti-henti, menasehatkan tiap-tiap orang dengan air mataku.

Aku sudah menganiayakan orang yang menurut jalan agama ini sehingga membunuh, mengikat dan menyerahkan orang ke dalam penjara, baik laki-laki baik perempuan. Dan lagi Imam Besar juga dapat menyaksikan halku, serta segenap Majelis orang tua-tua pun; daripada mereka itu juga aku terima beberapa pucuk surat kiriman untuk saudara-saudara itu, lalu pergi ke Damsyik hendak membawa juga orang yang di sana berikat ke Yeruzalem, supaya disiksakan.

Tetapi inilah yang hamba mengaku kepada Tuan bahwa menurut jalan agama yang mereka itu mengatakan suatu mazhab itu, maka demikianlah hamba menyembah Allah, Tuhan nenek moyang hamba, serta percaya akan segala sesuatu seperti yang tersurat di dalam hukum Taurat dan kitab nabi-nabi;

Tetapi Pelik, yang terlebih tepat mengetahui jalan agama Kristen itu, sudah menangguhkan keputusan kepada mereka itu, serta katanya, "Apabila Lisias, panglima laskar itu, turun ke mari kelak, aku akan memutuskan perkaramu ini."

Daripada Paulus, hamba Kristus Yesus, yang dipanggil menjadi rasul, dan diasingkan untuk memberitakan Injil Allah,

Karena dengan pengharapan yang sangat rindu ternanti-nantilah segala makhluk akan kenyataan anak-anak Allah.

Sekarang bagaimanakah pula mereka itu hendak menyeru yang belum dipercayainya? Dan bagaimanakah mereka itu hendak percaya akan yang belum didengarnya, dan bagaimanakah mereka itu dapat mendengar, jikalau tiada seorang yang memberitakan? Dan bagaimanakah mereka itu hendak memberitakan, jikalau tiada disuruh? Seperti yang tersurat: Alangkah eloknya segala tapak kaki orang yang membawa kabar kesukaan dari hal yang baik.

Karena sama seperti kita menaruh di dalam satu tubuh banyak anggota, tetapi semua anggota itu bukannya memegang serupa pekerjaan, demikianlah juga kita yang banyak ini menjadi satu tubuh di dalam Kristus, tetapi masing-masing anggota beranggotakan yang lain. Sedangkan kita menaruh karunia yang berlain-lainan menurut kadar anugerah yang dikaruniakan kepada kita itu: Jikalau nubuat, lakukanlah atas kadar iman; jikalau layanan, lakukanlah atas jalan melayani; jikalau yang mengajar, lakukanlah atas jalan pengajaran; jikalau yang menasehatkan, lakukanlah atas jalan nasehat; dan yang memberi, hendaklah dengan kemurahan; dan yang memerintahkan, hendaklah dengan usaha; dan yang menunjukkan belas kasihan, hendaklah dengan sukacitanya.

maka di dalam berkasih-kasihan dengan saudara-saudara, hendaklah kamu bersayang-sayang satu dengan yang lain; hendaklah seorang mendahului seorang di dalam hal memberi hormat.

supaya aku menjadi pesuruh Kristus Yesus untuk orang kafir, akan mengerjakan pekerjaan suci tentang Injil Allah, supaya orang kafir itu menjadi suatu persembahan yang berkenan kepada Allah dan yang disucikan oleh Rohulkudus.

Maka aku pertaruhkan kepadamu Pebe, saudara kita yang perempuan ini, yang menjadi pelayan sidang jemaat di Kenkeria itu. Terimalah dia dengan karena Tuhan seperti yang patut kepada orang suci, dan tolonglah dia di dalam tiap-tiap perkara yang ia perlukan kamu. Karena ia itu juga sudah menjadi penolong kepada banyak orang, dan kepada aku sendiri pun. Sampaikanlah salam kepada Periskila dan Akila, kawan-kawanku di dalam pekerjaan Kristus Yesus; maka keduanya sudah menggalangkan tengkuknya sendiri karena nyawaku, maka bukannya aku ini sahaja bersyukur kepada mereka itu, melainkan juga segala sidang jemaat dari antara orang kafir pun. Salam juga kepada sidang jemaat yang di dalam rumahnya. Salam kepada Epainetus, yang kukasihi, yaitu buah sulung Kristus di tanah Asia.

Hendaklah kamu bersalam-salaman sama sendirimu dengan kucup yang kudus. Maka salam sekalian sidang jemaat Kristus kepada kamu.

kepada sidang jemaat Allah yang di negeri Korintus, yaitu kepada segala orang yang dikuduskan di dalam Kristus Yesus, dan yang dipanggil menjadi orang suci, dengan sekalian orang yang menyeru nama Tuhan kita Yesus Kristus di segala tempat, yaitu tempat mereka itu dan kita;

Maka Allah itu setiawan, yang sudah memanggil kamu masuk ke dalam persekutuan Anak-Nya, Yesus Kristus, Tuhan kita. Hai saudara-saudaraku, aku mintalah kamu dengan nama Tuhan kita Yesus Kristus, supaya kamu sekalian menjadi sepakat, dan jangan kamu berpihak-pihak di antara kamu, melainkan hendaklah kamu menjadi satu, dengan satu hati dan satu pikiran. Karena sudah diberitahu kepadaku dari hal kamu, hai saudara-saudaraku, oleh orang isi rumah Kheloe, bahwa ada pertengkaran di antara kamu. Dengan perkataan itu aku bermaksud, bahwa kamu masing-masing ada berkata, "Bahwa aku ini pihak Paulus"; "Aku ini pihak Apollos"; "Aku ini pihak Kefas"; "aku ini pihak Kristus." Adakah Kristus dibahagi-bahagi? Adakah Paulus disalibkan karena kamu? Atau dengan nama Pauluskah kamu dibaptiskan?

maka kita ini memberitakan Kristus yang tersalib, yaitu suatu syak kepada orang Yahudi, dan suatu kebodohan kepada orang kafir,

Demikian aku pun, tatkala aku sudah datang kepadamu, hai saudara-saudaraku, bukannya aku datang dengan petah lidah atau hikmat di dalam hal aku memberitakan rahasia Allah kepadamu.

Maka perkataanku dan pemberitaanku bukannya dengan perkataan hikmat yang menarik hati orang, melainkan dengan penunjukan roh dan kuasa Allah, supaya imanmu jangan bergantung kepada akal manusia, melainkan kepada kuasa Allah. Adapun hikmat itu kami katakan di antara orang yang sempurna. Tetapi bukannya hikmat dunia ini, dan bukannya hikmat raja-raja dunia ini, yang ditiadakan kelak, melainkan kami mengatakan hikmat Allah yang sudah dirahasiakan dan yang tersembunyi, dan yang sudah ditetapkan Allah terlebih dahulu daripada dunia ini untuk kemuliaan kita, yang tiada dikenal oleh seorang pun daripada raja-raja dunia ini. Karena jikalau mereka itu sudah mengenal dia, niscaya tiadalah mereka itu menyalibkan Tuhan, pohon segala kemuliaan itu,

Maka barang yang kami katakan itu pun bukannya dengan pengajaran manusia, melainkan dengan pengajaran Roh, sambil membandingkan barang rohani dengan rohani.

Aku ini yang menanam, Apollos yang menyiram, tetapi Allah yang menumbuhkan. Oleh yang demikian penanam pun tidak, penyiram pun tidak dihargakan, melainkan hanya Allah yang menumbuhkan. Maka yang menanam dan yang menyiram itu menjadi sama, tetapi masing-masing akan memperoleh pahalanya sendiri, sekadar pekerjaannya sendiri. Karena kami orang bekerja bersama-sama dengan Allah, maka kamu huma Allah, dan bangunan Allah.

Maka menurut sebagaimana anugerah Allah yang dikaruniakan kepadaku menjadi seperti kepala tukang rumah yang pandai, aku sudah meletakkan alas, maka orang lain membangunkan rumah di atasnya. Tetapi biarlah masing-masing memperhatikan bagaimana ia membangunkan di atasnya itu. Karena lain alasan tiadalah dapat diletakkan oleh seorang jua pun, kecuali yang sudah terletak, yaitu Yesus Kristus.

Tiadakah kamu ketahui bahwa kamu rumah Allah, dan Roh Allah diam di dalam kamu? Jikalau barang seorang membinasakan rumah Allah, maka ia akan dibinasakan Allah; karena rumah Allah itu kudus, yaitu kamulah.

Atas peri demikian hendaklah kami disifatkan orang seperti hamba-hamba Kristus dan pemelihara rahasia Allah. Dan lagi wajib di dalam hal pemelihara itu, bahwa masing-masing didapati setiawan.

Tetapi sekarang aku menyuratkan kepadamu, jangan bercampur dengan orang yang dikatakan saudara, jikalau ia orang yang berzinah atau tamak, atau penyembah berhala, atau penghamun, atau pemabuk, atau pendaya; maka jangan kamu makan sehidang dengan orang sedemikian itu. Karena apakah wajibnya aku menghakimkan orang luar? Bukankah wajib kamu menghakimkan orang dalam? Tetapi orang luar itu, Allah yang menghakimkan. Maka jauhkanlah orang yang jahat itu dari antara kamu.

Atau tiadakah kamu mengetahui bahwa tubuhmu itulah rumah Rohulkudus yang diam di dalammu itu, yang telah kamu peroleh daripada Allah, dan bukan kamu milikmu sendiri?

Tiadakah kamu mengetahui, bahwa orang yang mengerjakan kewajiban rumah Allah, itu mendapat makan daripada rumah Allah, dan orang yang menunggu tempat korban itu pun mendapat bahagian dengan tempat korban itu? Demikianlah juga sudah ditetapkan oleh Tuhan, bahwa orang yang memberitakan Injil hendaklah mendapat kehidupannya daripada Injil itu.

Karena jikalau aku memberitakan kabar kesukaan, bukanlah megah kepadaku, sebab kewajiban itu tertanggung atasku; bahkan, wai atasku, jikalau tiada aku memberitakan kabar kesukaan itu.

Jikalau demikian, apakah pahalaku? Inilah: Aku memberitakan kabar kesukaan itu dengan tiada berupah, sehingga aku tiada melakukan kebebasanku di dalam hal memberitakan Injil itu.

melainkan aku menyiksa tubuhku, dan aku memperhambakan dia, supaya jangan aku, yang sudah mengajar orang lain itu, sendiri akan terbuang.

Adapun cawan berkat yang kita berkati, bukankah ia itu persekutuan di dalam darah Kristus? Dan roti yang kita pecahkan, bukankah ia itu persekutuan di dalam tubuh Kristus? Sebab roti itu seketul, maka kita yang banyak ini menjadi tubuh sebatang, karena kita sekalian mendapat bahagian daripada roti yang seketul itu. Tengoklah adat bani Israel! Bukankah orang yang makan persembahan itu mengambil bahagian daripada persembahan itu? Bagaimanakah kataku? Bahwa barang yang dipersembahkan kepada berhala menjadi apa-apakah? Atau berhala itu menjadi apa-apakah? Melainkan inilah kataku, bahwa barang yang dipersembahkannya itu dipersembahkannya kepada segala setan, bukannya kepada Allah. Tetapi aku tiada suka kamu bersekutu dengan segala setan itu. Tiada boleh kamu minum daripada cawan Tuhan beserta dengan cawan segala setan. Dan tiada boleh kamu mendapat bahagian daripada hidangan Tuhan beserta dengan hidangan segala setan itu.

Hendaklah kamu menurut teladanku, seperti aku pun menurut teladan Kristus.

Tetapi di dalam memberi peraturan ini, tiadalah aku memuji kamu, sebab kamu datang berhimpun ini bukannya mendatangkan kebajikan, melainkan mendatangkan kejahatan. Karena pertama-tama aku dengar: Apabila kamu berhimpun di dalam sidang jemaat, adalah beberapa perbalahan timbul di antara kamu, dan aku percaya juga sedikit. Karena tak dapat tiada menjadi beberapa pihak di antara kamu juga, supaya orang yang setiawan itu menjadi nyata di antara kamu.

Karena seberapa banyak kali kamu makan roti ini dan minum daripada cawan ini, kamu memberitakan kematian Tuhan hingga Ia datang. Sebab itu barangsiapa yang makan roti itu, dan minum daripada cawan Tuhan itu dengan tiada berlayak, maka salahlah ia kepada tubuh dan darah Tuhan. Tetapi hendaklah orang menguji dirinya sendiri, dan dengan demikian hendaklah ia makan roti dan minum daripada cawan itu. Karena orang yang makan dan minum dengan tiada membedakan tubuh Tuhan, maka ia makan dan minum suatu hukuman atas dirinya sendiri. Maka itulah sebabnya banyak di antara kamu yang lemah dan sakit, dan bukan sedikit yang mati.

Adapun akan hal segala karunia yang rohani, hai saudara-saudaraku, tiada aku suka kamu tiada mengetahui.

Adalah berbagai-bagai karunia, tetapi roh-Nya itu Satu. Dan ada berbagai-bagai jawatan, tetapi Tuhannya itu Satu. Dan ada berbagai-bagai perbuatan ajaib, tetapi Allah itu juga yang mengerjakan segala hal itu di dalam sekalian orang. Tetapi kenyataan Roh itu dikaruniakan kepada masing-masing, supaya mendatangkan faedah. Karena kepada seorang dikaruniakan oleh Roh perkataan hikmat; dan kepada yang lain, perkataan marifat, menurut kuasa Roh itu juga; dan kepada orang lain, iman di dalam Roh itu juga; dan kepada yang lain, karunia menyembuhkan di dalam Roh yang Satu itu juga; dan kepada orang lain, perbuatan mujizat, dan kepada yang lain nubuat, dan kepada yang lain membedakan segala roh, dan kepada orang lain berjenis-jenis karunia lidah, dan kepada yang lain pengetahuan mengartikan makna lidah itu. Tetapi sekaliannya itu dikerjakan oleh Roh yang Satu itu juga dengan membahagi-bahagi kepada masing-masing, sebagaimana kehendak-Nya.

Karena sebagaimana tubuh itu satu dan anggotanya banyak, dan segala anggota tubuh itu, meskipun banyak, menjadi satu tubuh, demikianlah juga Kristus. Karena di dalam Satu Roh juga kita sekalian sudah dibaptiskan menjadi satu tubuh, baik orang Yahudi, baik orang Gerika, baik abdi, baik orang yang merdeka; maka kita sekalian diisikan dengan Roh yang Satu juga.

Karena tubuh itu pun bukannya satu anggotanya, melainkan banyak. Jikalau kaki berkata, "Bahwa sebab aku bukannya tangan, tiada aku terhisab kepada tubuh," maka bukanlah dengan sebab itu kaki itu tidak terhisab kepada tubuh. Dan jikalau telinga berkata, "Sebab aku bukannya mata, tiada aku terhisab kepada tubuh," maka bukanlah dengan sebab itu telinga itu tidak terhisab kepada tubuh. Jikalau segenap tubuh itu menjadi mata, di manakah pendengaran itu? Dan jikalau semuanya itu menjadi pendengaran, di manakah pencium itu? Tetapi Allah sudah mengaturkan segala anggota, tiap-tiap satu daripadanya di dalam tubuh, sebagaimana kehendak-Nya. Jikalau sekaliannya itu menjadi satu anggota, di manakah tubuh itu? Sungguhpun anggota itu banyak, tetapi tubuh satu sahaja. Maka tiadalah boleh mata itu berkata kepada tangan, "Aku tiada perlu akan dikau"; atau kepala pula berkata kepada kaki, "Aku tiada perlu akan kamu." Apatah lagi segala anggota tubuh yang rupanya sangat lemah, itu terlebih perlu. Dan anggota tubuh yang kita sangkakan kurang mulia itu, kita limpahkan kemuliaan ke atasnya, bahkan, anggota kita yang kurang elok itu beroleh lebih keelokan. Tetapi anggota kita yang elok tiada perlu yang demikian, melainkan Allah sudah mengaturkan tubuh itu dengan mengaruniakan lebih banyak kemuliaan kepada anggota yang berkekurangan itu, supaya jangan ada penceraian di dalam tubuh itu, melainkan segala anggota itu tolong-menolong satu dengan yang lain. Dan jikalau satu anggota itu merasai sakit, segala anggota itu pun sama merasai sakit; dan jikalau satu anggota dipermuliakan, segala anggota itu pun sama bersukacita. Maka kamu inilah tubuh Kristus, dan kamu masing-masing anggotanya.

Maka Allah telah menetapkan beberapa orang di dalam sidang jemaat, pertama-tama rasul-rasul, kedua nabi-nabi, ketiga guru-guru, kemudian mujizat, kemudian pula kuasa menyembuhkan orang, pertolongan, perintahan, dan jenis-jenis karunia lidah. Semuanya itu rasulkah? Semuanya itu nabikah? Semuanya itu gurukah? Semuanya itu mengerjakan mujizatkah? Adakah semuanya beroleh kuasa menyembuhkan orang? Dapatkah semuanya itu berkata-kata dengan karunia lidah? Dapatkah semuanya itu mengertikan makna lidah?

Tetapi orang yang bernubuat itu, ia mengatakan kepada manusia perkataan yang meneguhkan iman, dan nasehat dan penghiburan. Maka orang yang berkata-kata dengan karunia lidah itu meneguhkan imannya sendiri, tetapi orang yang bernubuat itu meneguhkan iman sidang jemaat. Aku suka jikalau kamu sekalian berkata-kata dengan karunia lidah, tetapi lebih lagi jikalau kamu bernubuat. Maka orang yang bernubuat itu lebih besar daripada orang yang berkata-kata dengan karunia lidah, kecuali jikalau yang berkata-kata dengan karunia lidah itu tahu mengartikan makna lidah itu, supaya sidang jemaat itu beroleh keteguhan iman.

Tetapi di dalam sidang jemaat aku lebih suka mengatakan lima perkataan dengan akalku, supaya aku mengajar orang lain daripada sepuluh ribu perkataan dengan karunia lidah.

Sebab itu segala karunia lidah itu menjadi suatu tanda, bukannya kepada orang yang beriman, melainkan kepada orang yang tiada beriman, tetapi nubuat itu bukannya bagi orang yang tiada beriman, melainkan bagi orang yang beriman. Oleh yang demikian, jikalau segenap sidang jemaat berhimpun bersama-sama, dan sekalian sedang berkata-kata dengan karunia lidah, lalu masuk orang yang tiada berkarunia atau orang yang tiada beriman, tiadakah mereka itu mengatakan, bahwa kamu ini gila? Tetapi jikalau sekaliannya sedang bernubuat, lalu masuk seorang yang tiada beriman atau tiada berkarunia itu, maka orang itu akan ditempelak oleh sekaliannya, dan dikira-kirakan oleh sekaliannya itu, sehingga perasaan hatinya pun ketara, dan dengan demikian sujudlah ia menyembah Allah sambil menyatakan, bahwa dengan sesungguhnya Allah ada di antara kamu.

Sekarang bagaimanakah halnya, hai saudara-saudaraku? Bahwa apabila kamu berhimpun, biarlah masing-masing ada dengan mazmur, ada dengan pengajaran, ada dengan kenyataan, ada dengan karunia lidah, ada dengan pengetahuan mengertikan makna lidah itu. Maka hendaklah segala hal itu meneguhkan iman. Jikalau barang seorang berkata-kata dengan karunia lidah, biarlah dua orang atau sebanyak-banyaknya tiga orang, tetapi seorang lepas seorang, dan biarlah seorang mengertikan maknanya. Tetapi jikalau tiada orang yang tahu mengertikan, biarlah ia berdiam diri di dalam sidang jemaat itu, hanya berkata-kata kepada dirinya sendiri dan kepada Allah. Dan biarlah dua atau tiga orang yang bernubuat itu berkata-kata, dan yang lain-lain itu menimbangkan kata-katanya. Tetapi jikalau kepada seorang yang duduk di situ masuk suatu ilham, hendaklah orang yang pertama itu berdiam diri. Karena sekalian kamu boleh bernubuat seorang lepas seorang, supaya sekaliannya boleh paham dan sekaliannya dinasehatkan. Adapun roh nabi-nabi itu takluk kepada nabi-nabi; karena Allah Ialah Tuhan sejahtera, bukannya kusut. Maka seperti di dalam segala sidang jemaat orang suci,

hendaklah segala perempuan berdiam dirinya di dalam sidang-sidang jemaat itu. Karena tiada diizinkan kepada mereka itu berkata-kata melainkan wajiblah mereka itu takluk, seperti kata Taurat juga. Jikalau mereka itu suka belajar apa-apa, biarlah mereka itu bertanya kepada suaminya sendiri di rumah, karena menjadi suatu aib bagi perempuan berkata-kata di dalam sidang jemaat. Daripada kamukah firman Allah itu sudah keluar? Atau kepada kamu sahajakah firman itu sudah sampai? Jikalau barang seorang menyangkakan dirinya nabi atau orang rohani, hendaklah ia mengetahui barang yang aku suratkan kepadamu itulah hukum Tuhan. Tetapi jikalau barang seorang tiada hendak mengetahuinya, biarlah ia tiada mengetahui.

Sebab itu, hai saudara-saudaraku, usahakanlah dirimu akan bernubuat, dan janganlah menahan orang berkata-kata dengan karunia lidah. Tetapi segala perkara itu hendaklah dilakukan dengan senonoh dan dengan peraturannya.

Karena aku inilah yang terlebih hina di antara segala rasul itu, sehingga tiada layak aku digelar rasul, oleh sebab aku sudah menganiayakan sidang jemaat Allah.

Janganlah tersesat: Pergaulan yang jahat merusakkan kelakuan yang baik.

Segala saudara berkirim salam kepadamu. Hendaklah kamu bersalam-salaman sama sendirimu dengan kucup yang kudus.

Karena kami ini bukannya seperti kebanyakan orang yang mencari untung dirinya sendiri sahaja dengan firman Allah, melainkan kami berkata-kata dengan tulus ikhlas, sebagaimana daripada Allah, di hadirat Allah di dalam Kristus.

Bukan pula kami ini sendiri pandai akan mengira barang sesuatu dengan kepandaian sendiri, melainkan kepandaian kami itu datang daripada Allah. Ialah juga menjadikan kami pandai menjadi pesuruh perjanjian baharu, bukan pula menurut seperti huruf, melainkan menurut Roh; karena huruf itu mematikan, tetapi Roh itu menghidupkan.

tetapi kami sudah membuangkan segala perkara tersembunyi yang mendatangkan malu, dan tiada kami melakukan diri dengan tipu daya atau memutarkan firman Allah, melainkan dengan menyatakan yang benar itu kami mengenalkan diri kami kepada perasaan hati orang sekalian di hadirat Allah.

Karena kami bukannya memasyhurkan diri kami sendiri, melainkan Kristus Yesus, bahwa Ialah Tuhan, dan kami ini sendiri hambamu oleh sebab Yesus.

Karena kami mengetahui bahwa jikalau kemah tempat kami diam di dalam dunia ini dirobohkan, kami beroleh sebuah rumah daripada Allah, yaitu suatu tempat kediaman, bukan diperbuat dengan tangan, hanya kekal di surga.

Sebab itu kami menjadi utusan bagi pihak Kristus, seolah-olah Allah minta dengan lidah kami. Maka kami mintalah bagi pihak Kristus: Biarlah kamu diperdamaikan dengan Allah!

Tetapi kami yang sama bekerja itu mintalah juga kamu, supaya jangan kamu menerima anugerah Allah dengan sia-sia.

Melainkan di dalam segala perkara, kami menyatakan diri kami sendiri menjadi hamba Allah, dengan banyak sabar, di dalam sengsara, di dalam kesukaran, di dalam ketakutan,

Dan apakah perhubungan yang ada di antara rumah Allah dengan berhala? Karena kita inilah rumah Allah yang hidup, seperti firman Allah: Bahwa Aku akan diam dan bergerak di antara mereka itu, dan Aku akan menjadi Tuhan mereka itu, dan mereka itu akan menjadi umat-Ku. Sebab itu: Keluarlah kamu dari antara orang kafir, dan bercerailah kamu, kata firman Tuhan, dan jangan menyentuh barang yang najis; maka Aku akan menyambut kamu,

serta meminta kami dengan teramat sangat akan anugerah itu boleh menurut melayani orang-orang suci itu.

Tentang Titus itu, maka ia itulah sekutuku dan kawan bekerja sertaku untuk kamu, dan tentang kedua saudara kita itu, maka mereka itulah menjadi pesuruh segala sidang jemaat, dan kemuliaan Kristus. Sebab itu tunjukkanlah tanda kasihmu kepada mereka itu di hadapan segala sidang jemaat itu, dan kemegahan kami atas pihak kamu.

Tetapi apa yang kubuat itu kelak akan kubuat lagi, supaya aku menghilangkan sebab daripada orang-orang yang suka mencari sebab, supaya di dalam hal mereka itu bermegah-megah akan menjadi sama seperti kami juga. Karena orang yang semacam itu rasul-rasul palsu, yang bekerja dengan tipu daya, dan yang merupakan dirinya seolah-olah rasul-rasul Kristus.

Karena segala tanda rasul itu sudah dilakukan di antara kamu dengan sangat tekun, yaitu dengan tanda ajaib dan mujizat dan kuat kuasa.

Hendaklah kamu bersalam-salaman sama sendirimu dengan kucup yang kudus. Segala orang suci itu berkirim salam kepadamu. Maka anugerah Tuhan Yesus Kristus dan kasih Allah dan persekutuan Rohulkudus adalah kiranya beserta dengan kamu sekalian. - - -

Tetapi jikalau kami ini atau seorang malaekat dari surga sekalipun akan memberitakan kepadamu Injil lain daripada yang telah kami beritakan kepadamu, biarlah ia terlaknat. Sebagaimana yang telah kami katakan dahulu, sekarang pun kukatakan pula, bahwa jikalau barang seorang memberitakan Injil kepadamu lain daripada yang telah kamu terima itu, biarlah ia terlaknat. Sekarang aku menyukakan manusiakah, atau Allah? Atau aku mencari jalan diperkenan oleh manusiakah? Jikalau aku lagi mencari jalan diperkenan oleh manusia, maka bukanlah aku hamba Kristus.

Hai saudara-saudaraku, jikalau seorang kedapatan di dalam barang sesuatu kesalahan, hendaklah kamu, yang rohani itu, membaikkan orang yang demikian, dengan roh yang lemah lembut sambil memperhatikan dirimu sendiri, supaya jangan engkau juga kena pencobaan. Bertolong-tolonganlah menanggung beban sama sendiri, maka demikianlah kamu menggenapkan hukum Kristus. Karena jikalau barang seorang menyangkakan dirinya indah padahal ia bukannya indah, ialah menipu dirinya sendiri.

Sebab itu, sedang ada kesempatan pada kita, biarlah kita berbuat baik kepada orang sekalian, terutama sekali kepada segala saudara yang sama-sama beriman.

Dan segala sesuatu ditaklukkan Allah di bawah kaki-Nya, serta dijadikan-Nya Dia kepala atas segala sesuatu hal sidang jemaat, sedang sidang itu menjadi tubuh-Nya, yaitu kegenapan Dia, yang menggenapi semuanya di dalam sekalian.

Oleh yang demikian bukan lagi kamu menjadi orang asing dan penumpang, melainkan kamu anak negeri sama dengan orang suci dan orang seisi rumah Allah, dibangunkan di atas alas segala rasul dan nabi-nabi, maka batu penjurunya itulah Kristus Yesus sendiri. Maka di dalam Kristus segenap bangunan disusunkan, lalu bertambah-tambah menjadi rumah Allah yang kudus di dalam Tuhan. Di dalam-Nyalah kamu juga didirikan bersama-sama menjadi tempat kediaman Allah oleh Roh.

(yang pada zaman dahulu belum diberitakan kepada segala anak Adam, seperti sekarang sudah dinyatakan oleh Roh kepada rasul-rasul dan nabi-nabi-Nya yang kudus), yaitu bahwa orang kafir itu menjadi sama waris dan sama anggota daripada satu tubuh dan sama teman bahagian daripada perjanjian di dalam Kristus Yesus oleh sebab Injil. Aku telah dijadikan pelayan Injil menurut karunia anugerah Allah yang dikaruniakan kepadaku menurut seperti kuat kuasa-Nya itu. Maka kepada aku ini, yang terlebih hina daripada segala orang suci, sudah dikaruniakan anugerah ini akan memberitakan kepada orang kafir kekayaan Kristus yang tiada terkira-kira itu, dan akan menerangkan kepada orang sekalian bagaimana halnya menjalankan rahasia yang telah beberapa zaman lamanya tersembunyi di dalam Allah, yang menjadikan semesta sekalian, supaya sekarang berbagai-bagai hikmat Allah diberitakan oleh sidang jemaat kepada segala pemerintah dan penguasa yang di surga,

Bagi-Nyalah kemuliaan di dalam sidang jemaat dan di dalam Kristus Yesus turun-temurun selama-lamanya. Amin.

Maka itulah sebabnya aku ini, Paulus, yang terbelenggu karena Tuhan, minta kamu melakukan dirimu berpadan dengan panggilan yang kamu sudah dipanggil itu, dengan segala kerendahan hati dan lemah lembut serta dengan panjang hati, menaruh sabar sama sendiri dengan kasih, sambil berusaha memeliharakan persatuan roh dengan perhubungan sejahtera; satu tubuh dan satu Roh seperti yang kamu sudah dipanggil di dalam satu pengharapan atas hal yang kamu sudah dipanggil itu; satu Tuhan, satu iman, satu baptisan, satu Allah dan Bapa kepada sekalian, Ia itu di atas sekalian, dan oleh sekalian, dan di dalam sekalian.

Dan Ialah sudah mengangkat setengah orang menjadi rasul-rasul, setengah menjadi nabi-nabi, setengah menjadi pemberita Injil, dan setengah menjadi gembala dan guru agama, akan melengkapkan orang-orang suci bagi pekerjaan melayani di dalam hal mendirikan tubuh Kristus, sehingga kita sekalian sampai kepada persatuan iman dan makrifat Anak Allah, dan menjadi orang yang sudah akil balig, sehingga bertambah-tambah sempurna sama dengan Kristus, supaya jangan lagi kita menjadi kanak-kanak, beralun-alun seperti gelombang, dan ditiup oleh segala jenis angin pengajaran, dengan semu daya manusia dan cerdiknya, yang membawa kepada segala akal yang sesat, melainkan dengan berpegang kebenaran di dalam kasih, hendaklah kita makin sempurna di dalam segala sesuatu kepada yang menjadi kepala, yaitu Kristus. Daripada-Nyalah segenap tubuh itu berhubung-hubungan dan bercantum teguh dengan tiap-tiap sendi yang sudah sedia, menurut kadar pekerjaan tiap-tiap anggota, memberi tubuh itu bertambah-tambah akan meneguhkan dirinya di dalam hal kasih.

serta berkata-kata di antara sama sendirimu dengan mazmur dan puji-pujian dan nyanyian rohani sambil menyanyi dan bunyikan puji-pujian dengan hatimu kepada Tuhan; dan senantiasa mengucap syukur atas segala perkara kepada Allah, yaitu Bapa dengan nama Tuhan kita Yesus Kristus, sambil menaklukkan dirimu kepada sama sendiri dengan takut akan Yesus Kristus.

karena suami itu menjadi kepala kepada isteri, seperti Kristus juga menjadi kepala kepada sidang jemaat, maka Ialah yang menyelamatkan tubuh itu. Tetapi sebagaimana sidang jemaat itu takluk kepada Kristus, demikianlah juga segala isteri orang takluk kepada suaminya di dalam segala sesuatu. Hai segala suami, kasihlah akan isterimu, seperti Kristus juga sudah mengasihi sidang jemaat, dan menyerahkan diri-Nya karenanya, supaya Ia menguduskan sidang itu setelah disucikan-Nya dengan baptisan air oleh firman Allah, dan supaya Ia mendirikan sidang itu di hadapan-Nya sendiri dengan kemuliaan, dengan tiada cacat atau kerut atau barang sebagainya, melainkan supaya ia menjadi kudus dengan tiada bercela.

Karena tiada seorang pernah membenci tubuhnya sendiri, melainkan membela dan memeliharakan dia, sebagaimana Kristus juga dengan sidang jemaat itu, karena kita ini anggota tubuh-Nya. Itulah sebabnya seorang meninggalkan ibu bapanya serta berdamping dengan isterinya, dan keduanya itu akan menjadi sedaging adanya. Rahasia ini besar, tetapi aku kiaskan di sini kepada Kristus dan sidang jemaat itu.

Sebab itu jikalau di dalam Kristus ada nasehat, jikalau ada penghiburan kasih, jikalau ada persekutuan Roh, jikalau ada pengasihan dan belas kasihan, kamu genapkanlah kesukaanku, supaya kamu bersehati, dan menaruh sama kasih, menjadi sejiwa dan sepikir. Satu pun jangan dilakukan dengan berlawan-lawanan atau dengan sombong, melainkan dengan rendah hati, masing-masing menyangkakan orang lain ada lebih daripada dirinya sendiri. Jangan seseorang memikirkan dirinya sendiri sahaja, melainkan hal orang lain juga.

Hai saudara-saudaraku, hendaklah kamu sekalian menurut teladanku, dan perhatikanlah segala orang yang berjalan sedemikian, sebagaimana kami menjadi teladanmu.

Bahkan, kepada engkau pun, hai (Sinsigus) temanku yang benar, aku mintalah menolong kedua perempuan itu, yang sudah berlelah bersama-sama dengan aku di dalam memberitakan Injil beserta dengan Kelemen juga, dan segala temanku yang lain-lain pun, yang namanya ada tersurat di dalam kitab hayat.

dan Ialah yang menjadi kepala tubuh, yaitu sidang jemaat; Ialah yang menjadi Awal dan menjadi Sulung dari antara orang mati, supaya di dalam segala sesuatu Ialah yang terutama.

Sekarang aku berasa sukacita di dalam sengsara yang kutanggung karena kamu, dan menggenapkan di dalam diriku jumlah sengsara Kristus karena tubuh-Nya, yaitu sidang jemaat. Maka aku sudah dijadikan pelayan sidang itu, menurut seperti jawatan yang dikaruniakan Allah kepadaku karena kamu akan menyampaikan firman Allah,

dan tiada berpegang teguh kepada Kepala itu, daripada-Nyalah segenap tubuh dilengkapi dan dihubung dengan sendi dan pengikatnya, dan bertambah-tambah dengan karunia Allah.

Sebab itu sebagaimana orang pilihan Allah lagi kudus dan dikasihi-Nya, hendaklah kamu bersalut dengan belas kasihan, kemurahan, rendah hati, lemah lembut, panjang hati; bersabar-sabar seorang dengan seorang dan bermaaf-maafan sama sendiri, jikalau barang seorang menaruh sakit hati pada yang lain. Sebagaimana Tuhan sudah mengampuni kamu, demikianlah juga kamu pun. Tetapi yang terutama daripada sekaliannya itu kasih, yang menjadi pengikat kesempurnaan. Biarlah sentosa yang daripada Kristus memerintah di dalam hati kamu, maka kepada hal itu juga kamu sudah dipanggil di dalam tubuh yang Satu; dan hendaklah kamu syukur. Biarlah perkataan Kristus itu diam di dalam dirimu dengan limpahnya. Dengan segala hikmat ajar-mengajar dan nasehat-menasehatkan sama sendiri, dengan mazmur dan puji-pujian dan nyanyian rohani menyanyilah dengan syukur kepada Allah di dalam hatimu.

melainkan sebagaimana kami sudah dipatutkan oleh Allah mempercayakan Injil itu kepada kami, maka demikianlah kami beritakan, bukannya seperti hendak menyukakan manusia, melainkan Allah yang menguji hati kita. Karena tiada pernah kami mengumbuk-umbukkan kamu, sebagaimana kamu pun mengetahui; tiada juga kami bertudung dengan tamak, Allahlah saksinya; maka tiada juga kami mencari kemuliaan daripada manusia, baik daripada kamu, baik daripada orang lain, sungguhpun ada kuasa kepada kami menunjukkan kemuliaan kami sebab kami menjadi rasul-rasul Kristus, tetapi kami lemah lembut di antara kamu seperti seorang ibu mengasuh anak-anaknya sendiri. Oleh yang demikian, sebab sangat sayang akan kamu, maka sukalah kami bukan sahaja memberi kepadamu Injil Allah itu, melainkan jiwa kami juga dari sebab kamu sudah menjadi sangat dikasihi oleh kami. Karena kamu ingat, hai saudara-saudaraku, akan kelelahan dan kesusahan kami, yaitu siang malam kami sudah bekerja supaya jangan kami membebankan seorang pun di antara kamu, maka sudahlah kami beritakan Injil Allah itu kepadamu.

Adapun hal kasih di antara saudara dengan saudaramu itu, tak usahlah disuratkan kepadamu, karena kamu sendiri telah diajari oleh Allah berkasih-kasihan sama sendiri.

Oleh sebab itu nasehatkanlah sama sendirimu, dan teguhkanlah seorang dengan seorang, seperti yang kamu berbuat juga. Hai saudara-saudaraku, kami mintalah kamu menghormatkan orang-orang yang berlelah di antara kamu, dan yang mengepalai kamu di dalam Tuhan, dan yang memberi kamu nasehat; dan hendaklah kamu mengindahkan mereka itu teramat sangat dengan kasih oleh sebab kerjanya. Berdamailah di antara sama sendirimu. Hai saudara-saudaraku, kami minta kamu nasehatkan orang yang tiada menurut perintah, kuatkan orang yang tawar hati, tolong orang yang lemah, sabarlah akan orang sekalian.

sehingga kami sendiri megah akan hal kamu di dalam segala sidang jemaat Allah, sebab tekun dan imanmu di dalam segala aniaya dan kesusahan yang kamu tanggung. Itulah menjadi suatu tanda hukuman Allah yang adil, bahwa kamu dihisabkan berlayak bagi kerajaan Allah, maka karena itulah juga kamu merasai sengsara;

Hai saudara-saudaraku, kami berpesan kepadamu dengan nama Tuhan Yesus Kristus, menjauhkan dirimu daripada tiap-tiap saudara yang tiada senonoh kelakuannya, dan tiada menurut pengajaran yang diterimanya daripada kami.

Jikalau barang seorang tiada menurut seperti perkataan kami yang di dalam surat kiriman ini, camkanlah orang itu dan jangan bercampur gaul dengan dia, supaya ia boleh menjadi malu. Jangan kamu hisabkan dia seperti seteru, melainkan nasehatkan dia seperti seorang saudara.

maka ada beberapa orang yang menyimpang daripada perkara ini, lalu berpaling kepada pertuturan yang sia-sia, hendak menjadi pendeta Taurat, walaupun mereka itu tiada mengerti barang yang dikatakannya atau yang disungguhkannya dengan yakin.

Maka bagi hal itulah aku ini ditetapkan menjadi pemberita dan rasul (aku mengatakan yang sungguh, aku tiada berdusta), dan menjadi guru bagi orang kafir dari hal iman dan yang benar itu. Sebab itu demikian inilah kehendakku, bahwa segala orang laki-laki berdoa pada segenap tempat, serta menadahkan tangan yang suci dengan tiada marah dan perbantahan.

Demikianlah juga segala perempuan menghiasi dirinya dengan memakai pakaian yang patut, serta dengan sopan dan siuman; bukannya dengan rambut beranyam dan emas atau mutiara atau pakaian yang berharga; melainkan dengan perbuatan yang baik, seperti yang patut bagi perempuan yang hendak beribadat kepada Allah. Adapun perempuan itu hendaklah ia belajar dengan senyapnya, dan bersungguh-sungguh merendahkan dirinya. Tetapi tiada aku mengizinkan seorang perempuan mengajar atau memerintah atas laki-laki, melainkan hendaklah ia berdiam diri. Karena Adam sudah dijadikan dahulu, kemudian baharulah Hawa; maka bukannya Adam yang teperdaya, melainkan perempuan itu teperdaya, sehingga ia termasuk ke dalam kesalahan.

Maka inilah perkataan yang sungguh: Jikalau barang seorang berkehendakkan jawatan gembala sidang, maka tujuannya itu kepada suatu pekerjaan yang baik. Sebab itu hendaklah gembala sidang itu tiada bercela, yaitu menjadi suami seorang isteri sahaja, menahan diri, siuman, berkelakuan sopan, suka memberi tumpangan, tahu mengajar orang; bukannya pemabuk atau orang perkelahian, melainkan orang yang lembut hati, bukannya orang yang berbantah-bantah, dan bukannya orang ingin akan uang; melainkan yang memerintahkan isi rumahnya dengan sempurna, dan yang memeliharakan anak-anaknya bertaat kepadanya dengan sopan santunnya; jikalau barang seorang tiada tahu memerintahkan isi rumahnya sendiri, bagaimanakah dapat ia menjaga sidang jemaat Allah? Jangan orang yang baharu masuk agama, supaya jangan ia membesarkan diri sambil terkena hukuman Iblis. Dan lagi patutlah ia mendapat nama yang baik di antara orang luar, supaya jangan ia terkena cela dan jerat Iblis.

Demikian juga hendaklah segala pembela sidang itu menaruh sopan, jangan lidah bercabang, jangan ditawan oleh anggur, jangan mencari laba yang keji; hendaklah mereka itu menaruh rahasia iman di dalam perasaan hati yang suci. Dan lagi hendaklah orang itu diuji dahulu. Kemudian, jikalau mereka itu tiada bercacat cela, biarlah mereka itu memegang jawatan pembela sidang itu. Demikian juga hendaklah segala isterinya itu menaruh sopan, jangan menfitnahkan orang, maka hendaklah mereka itu menahan diri, dan dipercayai di dalam segala perkara. Hendaklah pembela sidang itu menjadi suami seorang isteri sahaja, serta memerintahkan anak-anaknya dan isi rumahnya dengan sempurna. Karena orang, yang sudah memegang jawatan pembela sidang itu dengan sepertinya, mendapat suatu martabat yang tinggi bagi dirinya dan besar kebebasan menjalankan pekerjaannya dengan iman kepada Kristus Yesus.

tetapi jikalau aku terlambat, maka dapatlah engkau mengetahui bagaimana orang patut melakukan dirinya di dalam Rumah Allah, yaitu sidang Allah yang hidup, suatu tiang dan alas dari hal yang benar.

Tetapi Roh itu berkata dengan nyata, bahwa pada akhir zaman beberapa orang akan gugur daripada iman, sebab berpaling kepada penguasa, yang menyesatkan orang, dan kepada beberapa pengajaran setan-setan,

Jikalau engkau ingatkan segala perkara itu kepada saudara-saudara kita, niscaya engkaulah akan menjadi hamba yang baik kepada Kristus Yesus, mahir di dalam pengajaran iman dan dengan segala pengajaran yang baik yang telah engkau turut dengan taatnya. Tetapi tolakkanlah segala ceritera sia-sia semacam ceritera perempuan-perempuan tua itu. Amalkanlah ibadat.

Segala perkara itulah engkau pesan dan engkau ajarkan. Biarlah jangan seorang pun mempermudahkan engkau sebab engkau muda, melainkan hendaklah engkau menjadi suatu teladan bagi segala orang yang beriman, baik di dalam pertuturan baik kelakuan baik kasih baik iman atau kesucian. Bertekunlah engkau di dalam hal membacakan, dan menasehatkan, dan mengajar, sehingga aku datang. Jangan engkau melalaikan karunia di dalammu itu, yang telah dikaruniakan kepadamu oleh nubuat tatkala tangan ketua-ketua itu dihantarkan atasmu. Hendaklah engkau rajin di dalam segala perkara itu, dan serahkanlah dirimu kepada hal itu, supaya nyata kepada sekalian orang akan hal engkau maju itu. Ingatlah akan dirimu dan akan pengajaranmu; bertekunlah di dalam hal ini, karena di dalam mengerjakan ini engkau akan selamat, baik dirimu sendiri baik orang yang mendengar engkau.

Adapun ketua-ketua yang memerintah baik-baik itu, patutlah diberi hormat dua kali ganda, istimewa pula orang yang berusaha memberitakan firman dan yang mengajar. Karena demikian inilah bunyi Alkitab: Bahwa janganlah engkau menyimpai mulut lembu yang sedang mengirik itu; dan lagi: Bahwa tiap-tiap orang yang bekerja, niscaya ada upahnya. Jangan engkau menerima tuduhan atas seorang ketua-ketua, kecuali jikalau ada dua tiga orang saksi. Maka orang yang telah sabit dosanya, hendaklah engkau tempelak di hadapan orang sekalian, supaya orang lain itu berasa takut. Dengan sungguhnya aku berpesan kepadamu di hadapan Allah dan Kristus Yesus serta segala malaekat yang terpilih itu, hendaklah engkau memeliharakan segala perkara itu dengan ikhlas, dan dengan tiada melebihkan seorang daripada yang lain. Jangan engkau mengantarkan tangan dengan gopoh-gopoh atas seorang jua pun, dan jangan bersekutu di dalam dosa orang lain. Peliharakanlah dirimu dengan suci.

Jikalau barang seorang mengajar pengajaran yang berbeda, dan tiada bersetuju dengan perkataan yang benar, yaitu perkataan Tuhan kita Yesus Kristus, dan pengajaran yang menuju ibadat kepada Allah itu,

maka bagi hal itulah aku ini ditetapkan menjadi pemberita dan rasul dan guru. Maka itulah sebabnya aku menderitakan segala perkara ini. Tetapi tiada juga aku malu, karena aku tahu kepada siapa yang sudah kupercayai, dan yakinlah aku bahwa Ia berkuasa akan memeliharakan petaruhanku hingga kepada Hari itu.

Dan barang yang telah engkau dengar daripadaku di antara banyak orang saksi, amanatkanlah kepada orang yang setiawan, yang akan berlayak mengajar orang lain pula. Hendaklah engkau sama-sama menderita sengsara dengan aku seperti seorang laskar Kristus Yesus yang baik.

Berusahalah engkau memperhadapkan dirimu benar kepada Allah sama seperti seorang hamba yang tiada bermalu, dan yang menjalankan perkataan dari hal yang benar itu dengan sebenarnya. Tetapi palingkanlah dirimu daripada segala percakapan orang sesat yang sia-sia, karena orang yang semacam itu makin bertambah-tambah lagi kejahatannya, dan perkataan mereka itu makan dalam seperti pekung; di antara mereka itu ada Himeneus dan Piletus, yang sudah tersesat daripada hal yang benar itu, serta mengatakan bahwa kebangkitan itu sudah lalu, maka ada beberapa orang yang terbalik imannya. Akan tetapi asas Allah yang teguh itu berdiri tetap, dan bermeterai ini, "Bahwa Tuhan mengenal orang-orang milik-Nya"; dan lagi, "Barangsiapa yang menyebut nama Tuhan, hendaklah ia menjauhkan dirinya daripada kejahatan."

Tetapi tolakkanlah segala perbantahan yang bodoh dan yang tiada berguna itu, sedang diketahui bahwa hal itu mendatangkan perkelahian. Seorang hamba Tuhan tiada patut berkelahi, melainkan manis dan lemah lembut kepada orang sekalian, pandai mengajar orang, dan sabar atas kesukaran, dengan lemah lembut menegur ajar segala lawannya, mudah-mudahan Allah mengaruniakan mereka itu hal bertobat, sehingga sampai kepada pengenalan dari hal yang benar, dan lepas dengan siuman daripada jerat Iblis, yang sedang menawan mereka itu akan melakukan kehendaknya.

Adapun tiap-tiap kitab yang diwahyukan Allah berfaedah bagi pelajaran, bagi hal menyatakan yang salah, bagi hal membaiki yang rusak, dan bagi hal mengajarkan jalan yang benar, supaya hamba Allah itu sempurna, terlengkap bagi segala perbuatan yang baik.

Maka di hadirat Allah dan Kristus Yesus, yang akan menjadi hakim segala orang yang hidup dan yang sudah mati, dan demi kedatangan-Nya dan kerajaan-Nya, aku berpesan kepadamu dengan sesungguhnya: Hendaklah engkau memberitakan Firman itu, hendaklah engkau bersedia, baik pada masa senang atau tiada senang; nyatakanlah salah orang, tegurkanlah, nasehatkanlah dengan panjang sabar dan dengan pengajaran. Karena masanya akan datang kelak manakala orang tiada tahan akan pengajaran yang benar; tetapi sebab gatal telinganya hendak mendengar, maka dihimpunkannya guru-guru bagi dirinya menurut hawa nafsunya sendiri, dipalingkannya telinganya daripada yang benar, lalu menyimpang kepada segala ceritera bohong. Tetapi hendaklah engkau ini beringat di dalam segala perkara, tanggunglah kesukaran, kerjakanlah pekerjaan guru Injil, lakukanlah kewajibanmu dengan secukupnya.

Maka inilah sebabnya aku telah meninggalkan engkau di pulau Kerete, supaya engkau menyempurnakan barang apa yang belum sempurna, dan supaya engkau menetapkan ketua-ketua di dalam tiap-tiap negeri seperti yang telah kupesani kepadamu, yaitu barangsiapa yang tiada bercela, dan suami seorang isteri sahaja, dan anak-anaknya beriman dan tiada di dalam tuduhan percabulan, dan tiada durhaka. Karena seorang gembala sidang itu sebagaimana wakil Allah tiada harus bercela; jangan ia beraja di hati, jangan lekas marah, jangan menjadi pemabuk atau orang perkelahian, jangan mencari laba yang keji; melainkan suka memberi tumpangan, suka akan yang baik, memerintahkan dirinya, adil, suci, menahan diri, berpaut kepada perkataan yang sungguh menurut pengajaran itu, supaya dapat ia menasehatkan orang di dalam pengajaran yang benar itu, dan menempelak orang yang melawan.

Katakanlah segala perkara itu, dan nasehatkan serta tempelak dengan secukup perintah. Jangan engkau dipermudahkan oleh seorang jua pun.

yaitu firmannya: Aku akan memberitakan nama-Mu kepada saudara-saudara-Ku, dan di antara sidang jemaat Aku akan memuji Engkau dengan nyanyian. Dan lagi: Aku ini akan menaruh harap kepada-Nya. Dan lagi pula: Tengok, Aku inilah dengan anak-anak yang dikaruniakan Allah kepada-Ku. Sebab itu, sedang anak-anak itu sama-sama ada berdaging dan berdarah, maka Ia pun demikian juga keadaan-Nya, supaya dengan maut itu ditiadakan-Nya dia, yang memegang kuasa maut, yaitu Iblis.

tetapi Kristus itu sebagaimana seorang anak berkuasa atas isi rumah Allah; maka kita inilah isi rumah-Nya itu, asal kita tetap di dalam iman dan harap, yang menjadi kemegahan kita, hingga kepada kesudahannya.

melainkan bernasehat-nasehatlah sama sendirimu tiap-tiap hari, selagi disebut orang "Hari ini"; supaya jangan seorang pun daripada kamu menjadi keras hati dengan tipu daya dosa.

Jikalau ditimbang lamanya, patut kamu menjadi guru, tetapi wajib pula orang mengajarkan kepadamu segala perkara alif-ba-ta dari firman Allah; maka kamu telah menjadi seperti yang wajib mendapat air susu, dan bukannya makanan yang biasa. Karena masing-masing yang menyusu itu, tiada paham akan perkataan dari hal hakekat, sebab ia kanak-kanak. Tetapi makanan yang biasa itulah bagi orang akil balig, yaitu kepada orang yang oleh sebab biasa menggunakan akalnya, dapat membedakan baik dan jahat.

dan sedang kita ada seorang Imam yang Mulia, yang berkuasa atas isi Rumah Allah;

dan biarlah kita hirau-menghiraukan sama sendiri akan membangkitkan kasih dan perbuatan yang baik. Janganlah kita undur daripada berhimpun bersama-sama, sebagaimana biasa setengah orang berbuat, melainkan bernasehat-nasehatlah sama sendiri, maka itu pun makin lebih, sebab kamu lihat Hari itu telah hampir.

Tetapi kamu sudah datang ke gunung Sion, dan ke negeri Allah yang hidup, yaitu Yeruzalem yang di surga, dan kepada perhimpunan berlaksa-laksa malaekat, dan kepada sidang jemaat segala anak sulung yang sudah tersurat namanya di surga, dan kepada Allah, Hakim bagi orang sekalian, dan kepada segala roh orang yang benar yang sudah jadi sempurna,

Ingatlah akan orang-orang yang menjadi pemimpinmu, yaitu orang yang sudah menyatakan firman Allah kepadamu, dan dengan memperhatikan akhir kehidupannya, ikutlah teladan imannya.

Turutlah orang yang menjadi pemimpinmu, dan tunduklah kepadanya; karena mereka itu memeliharakan jiwamu, seperti orang yang memberi penyahutan, supaya mereka itu melakukan perbuatan itu dengan sukacitanya, bukan dengan duka cita; karena yang demikian itu tiada berfaedah kepadamu. Doakanlah kami, karena kami yakin bahwa kami menaruh perasaan hati yang baik hendak melakukan diri kami di dalam segala perkara dengan sepatutnya.

Karena jikalau masuk ke dalam rumah sembahyangmu seorang yang bercincin emas berpakaian indah, dan di situ masuk juga seorang miskin yang berpakaian buruk; lalu kamu indahkan orang yang berpakaian indah itu sambil berkata, "Silakanlah Tuan duduk di sini di tempat yang baik," dan kepada orang yang miskin itu kamu berkata, "Berdirilah engkau di situ, atau duduk pada alas kakiku"; bukankah kamu sudah membuat perbedaan di dalam hatimu, dan menjadi hakim dengan pikiran yang jahat? Dengarlah, hai saudara-saudara yang kukasihi, bukankah Allah memilih orang yang miskin kepada dunia menjadi kaya dengan iman, dan waris kerajaan yang telah dijanjikan kepada segala orang yang mengasihi Dia?

Adakah barang seorang di antara kamu yang sakit? Hendaklah ia memanggil ketua-ketua sidang jemaat, dan hendaklah mereka itu mendoakan dia, sambil mengurapi dia dengan minyak, dengan nama Tuhan. Maka doa yang disertai iman akan menyembuhkan orang sakit itu, dan Tuhan akan membangkitkan dia; dan jikalau ia sudah berbuat dosa, maka ia akan diampunkan dosanya. Oleh sebab itu, hendaklah kamu masing-masing mengaku-akui dosamu di antara sama sendiri dan mendoa-doakan sama sendirimu, supaya kamu selamat. Adapun doa orang yang benar, dengan bersungguh-sungguh hati itu besar khasiatnya.

maka hendaklah kamu pun, seperti batu yang hidup, dibangunkan menjadi sebuah rumah yang rohani dan imamat yang kudus, supaya mempersembahkan korban rohani, yang berkenan kepada Allah oleh sebab Yesus Kristus. Karena ada tersurat di dalam Alkitab: Bahwa Aku ada membubuh di dalam Sion sebuah batu penjuru yang terpilih, lagi indah; maka orang yang percaya akan Dia tiada akan diberi malu. Sebab itu kepada kamu yang percaya menjadi suatu keindahan, tetapi kepada orang yang tiada percaya: Maka batu yang dibuang tukang-tukang itu, itulah juga sudah menjadi batu penjuru; dan: Suatu batu antukan dan sebuah batu syak; mereka itu terantuk oleh sebab tiada menurut firman Allah; maka yang demikian sudah ditentukan bagi mereka itu. Tetapi kamu inilah suatu keluarga yang terpilih, suatu imamat yang berkerajaan, suatu bangsa yang kudus, suatu kaum milik Allah sendiri, supaya kamu memasyhurkan segala kebaikan Tuhan, yang telah memanggil kamu keluar dari dalam gelap masuk ke dalam terang-Nya yang ajaib itu; yaitu kamu yang dahulunya "bukan umat", tetapi sekarang ini menjadi "umat Allah"; yang dahulu belum beroleh rahmat, tetapi sekarang ini telah beroleh rahmat.

Maka yang terutama sekali, hendaklah kamu sangat berkasih-kasihan sama sendirimu, karena kasih itu menutup dosa yang banyak. Hendaklah kamu masing-masing bersambut-sambutan dengan tiada bersungut-sungut; maka sekadar karunia yang ada pada masing-masing, hendaklah melayani di antara kamu sendiri, seperti bendahari yang baik, yang berpegang atas berbagai-bagai anugerah Allah; jikalau barang seorang berkata-kata, hendaklah perkataannya bersetuju dengan firman Allah; jikalau barang seorang melayani orang, hendaklah dengan kekuatan yang dianugerahkan Allah, supaya Allah dipermuliakan di dalam segala sesuatu oleh karena Yesus Kristus; maka bagi-Nyalah kemuliaan dan kuasa sampai selama-lamanya! Amin.

Karena sudah sampai waktunya hukuman mulai berlaku pada isi rumah Allah, tetapi jikalau pada kita ini mulanya, apakah kesudahannya segala orang yang tiada menurut Injil Allah itu?

Maka kepada segala ketua-ketua yang di antara kamu inilah nasehatku (karena aku sendiri pun ketua juga, dan sudah menjadi saksi dari hal segala sengsara Kristus, dan juga masuk bahagian kemuliaan yang akan menjadi nyata kelak): Gembalakanlah kawan domba Allah yang ada di antaramu, jangan sebab terpaksa, melainkan dengan sesuka hati menurut kehendak Allah; dan jangan sebab hendak beroleh laba yang keji, melainkan dengan sebulat-bulat hati; dan jangan melakukan dirimu seperti pemerintah atas orang yang diserahkan kepadamu, melainkan menunjukkan dirimu menjadi teladan kepada kawan domba itu. Dan apabila kelihatan kelak Penghulu gembala itu, maka kamu akan beroleh makota kemuliaan yang tiada akan layu. Sebagai lagi, hai kamu orang muda, hendaklah kamu tunduk kepada ketua-ketua itu, dan hendaklah kamu sekalian dengan hati yang rendah bertolong-tolongan sama sendirimu; karena Allah melawan orang sombong, tetapi Ia mengaruniakan anugerah kepada orang yang rendah hati.

Hendaklah kamu bersalam-salaman sama sendirimu dengan kucup pengasihan. Sejahteralah kiranya kamu sekalian, yang ada di dalam Kristus.

Tetapi dahulu ada juga beberapa nabi palsu di antara kaum itu, demikian pula di antara kamu akan ada kelak beberapa guru palsu, yang akan membawa pengajaran sesat dengan sulit, yang membinasakan orang, maka mereka itu menyangkali Tuhan yang telah menebus mereka itu, serta mendatangkan ke atas dirinya kebinasaan dengan segeranya. Maka banyak orang yang akan mengikut perbuatannya yang cabul; dan jalan yang benar itu akan dicela orang oleh sebab mereka itu. Dengan tamaknya kelak mereka itu akan mencari untung daripada kamu dengan perkataan munafik. Maka hukuman mereka itu yang dari dahulu itu tiada berlambatan akan jatuh ke atas dirinya, dan kebinasaannya tiada tidur.

maka barang yang telah kami tampak dan dengar, kami beritakan pula kepada kamu, supaya kamu pun beroleh persekutuan serta kami; sesungguhnya persekutuan kami itu beserta dengan Bapa dan dengan Yesus Kristus, Anak-Nya itu.

Tetapi jikalau kita berjalan di dalam terang, sebagaimana Ia juga ada di dalam terang, maka bersekutulah kita seorang dengan seorang, dan darah Yesus, Anak-Nya itu, menyucikan kita daripada segala dosa.

Maka orang yang mengatakan dirinya tinggal di dalam Dia, sepatutnyalah ia melakukan dirinya sama seperti Kristus sudah melakukan diri-Nya.

Maka orang-orang itu sudah keluar dari antara kita, tetapi mereka itu bukannya asal daripada kita; karena jikalau mereka itu daripada kita asalnya, tak dapat tiada bertekunlah mereka itu beserta dengan kita; tetapi mereka itu sudah keluar pergi supaya nyata bahwa orang-orang itu bukan semuanya daripada kita asalnya.

Segala perkara ini telah kusuratkan bagimu dari hal orang-orang yang hendak membawa kamu kepada jalan yang sesat. Adapun kamu ini, maka karunia Roh yang telah kamu peroleh daripada-Nya itu tinggal di dalam kamu, dan tak usah kamu diajar oleh seorang pun lagi; melainkan karunia-Nya itu memberi kamu pengajaran dari hal segala perkara, dan sungguhlah karunia itu bukannya palsu, dan seperti kamu sudah diajarnya, maka tinggallah kamu di dalam Dia.

Barangsiapa yang berasal daripada Allah, tiadalah berbuat dosa, karena benih Allah tinggal di dalam orang itu; maka tiada dapat ia berbuat dosa, karena ia berasal daripada Allah. Di dalam hal ini telah nyata segala Anak Allah dengan anak Iblis: Barangsiapa yang tiada berbuat barang yang benar itu bukannya daripada Allah, demikianlah juga orang yang tiada mengasihi saudaranya. Karena inilah pesan yang sudah kamu dengar dari mulanya: Bahwa patut kita berkasih-kasihan sama sendiri;

Maka kita ini mengetahui bahwa kita telah lepas daripada mati menuju hidup, karena kita mengasihi segala saudara. Maka orang yang tiada mengasihi, tinggallah di dalam maut.

Dengan yang demikian kita sudah mengetahui kasih yang benar, oleh sebab Ia sudah menyerahkan nyawa-Nya karena kita; maka patutlah kita pun menyerahkan nyawa kita karena segala saudara. Tetapi barangsiapa ada berharta dunia dan tampak saudaranya di dalam kekurangan, lalu menutup pintu hatinya daripada orang itu, bagaimanakah boleh kasih Allah tinggal di dalamnya? Hai anak-anakku, jangan kita mengasihi dengan perkataan atau dengan lidah, melainkan dengan perbuatan dan dengan sesungguhnya.

Hai segala kekasihku, janganlah percaya akan sebarang roh, melainkan ujilah segala roh itu, kalau-kalau daripada Allah datangnya; karena banyak nabi palsu sudah keluar ke seluruh dunia.

Barangsiapa yang melangkah, dan tiada tinggal tetap di dalam pengajaran Kristus, tiadalah mempunyai Allah. Tetapi orang yang tinggal tetap di dalam pengajaran itu, orang itulah mempunyai baik Bapa itu, baik Anak itu. Jikalau barang seorang datang kepadamu dan membawa pengajaran lain daripada itu, janganlah kamu terima dia masuk ke dalam rumahmu, dan jangan memberi salam kepadanya. Karena barangsiapa yang memberi salam kepadanya, ia itu sama bersalah di dalam perbuatannya yang jahat itu.

Maka aku sudah menyuratkan beberapa perkara kepada sidang jemaat, tetapi Dioterepes yang hendak menjadi kepala atas mereka itu, tiada mau menerima kami. Sebab itu jikalau aku datang, aku akan mengingatkan segala pekerjaan yang diperbuatnya itu, sebab ia sudah menista kami; maka itu pun tiada cukup, karena bukan sahaja ia sendiri tiada mau menerima segala saudara itu, melainkan juga menegahkan orang, yang hendak menerima mereka itu, serta menolak ke luar dari sidang jemaat. Hai kekasihku, janganlah engkau ikut teladan yang jahat, melainkan yang baik. Adapun orang yang berbuat baik itu daripada Allah; maka orang yang berbuat jahat itu belum nampak Allah.

Daripada Yahya, datang kepada ketujuh sidang jemaat yang di Asia, turunlah kiranya atas kamu anugerah dan sejahtera daripada Dia yang ada, dan Yang sudah sedia ada, dan Yang akan datang kelak, dan daripada ketujuh roh yang di hadapan arasy-Nya;

Adapun akan rahasia tentang ketujuh bintang yang sudah engkau tampak di dalam tangan kanan-Ku, dan ketujuh kaki dian daripada emas itu, ketahuilah: ketujuh bintang itu, yaitu malaekat ketujuh sidang jemaat itu; dan ketujuh kaki dian itu, yaitu ketujuh sidang jemaat itu adanya."

"Suratkanlah kepada malaekat sidang jemaat yang di Epesus seperti yang demikian: Bahwa inilah sabda daripada Dia yang memegang ketujuh bintang di tangan kanan-Nya itu, yang berjalan ke sana kemari di antara ketujuh kaki dian emas itu: Aku tahu segala perbuatanmu dan kelelahan dan sabarmu, dan Aku tahu bahwa engkau tiada boleh tahan segala orang jahat, tetapi engkau sudah mencoba orang-orang yang mengatakan dirinya rasul, tetapi bukan, dan sudah engkau dapati mereka itu pendusta; dan engkau tahan sabar dan sudah menanggung karena nama-Ku dengan tiada jemu. Tetapi Aku ada suatu hal ke atasmu, yaitu engkau sudah meninggalkan kasihmu yang mula-mula itu. Sebab itu ingatlah dari mana engkau jatuh, dan bertobatlah, dan lakukanlah perbuatan yang mula-mula itu; jikalau tiada, Aku akan datang kepadamu, lalu mengalihkan kaki dianmu itu daripada tempatnya, kecuali engkau bertobat. Tetapi ada padamu perkara ini, yaitu engkau benci akan segala perbuatan orang Nikolai, yang Aku pun benci juga. Barangsiapa yang bertelinga, hendaklah ia mendengar kata Roh itu kepada segala sidang jemaat. Maka kepada orang yang menang, kepadanyalah Aku akan memberi makan buah pohon hayat yang di dalam Firdaus Allah."

"Suratkanlah kepada malaekat sidang jemaat yang di Smirna seperti yang demikian: Inilah sabda daripada Dia yang awal dan yang akhir, yang sudah mati, lalu hidup balik: Aku tahu kesusahanmu dan kepapaanmu (tetapi engkau kaya), dan Aku tahu hujat daripada orang-orang yang mengatakan dirinya orang Yahudi, tetapi bukan, melainkan suatu jemaat Iblis. Janganlah engkau takut akan segala kesusahan yang akan engkau rasai kelak. Tengoklah, Iblis itu hendak memasukkan setengah daripada kamu ke dalam penjara, supaya kamu dicobai; dan kamu mendapat kesusahan kelak sepuluh hari lamanya. Biarlah engkau setia sehingga mati, dan Aku akan memberi engkau makota hayat itu. Barangsiapa yang bertelinga, hendaklah ia mendengar kata Roh itu kepada segala sidang jemaat. Maka orang yang menang, sekali-kali tiada akan terkena bahaya maut yang kedua itu."

"Suratkanlah kepada malaekat sidang jemaat yang di Pergamus seperti yang demikian: Inilah sabda daripada Dia yang berpedang tajam bermata dua itu: Aku tahu di mana engkau diam, yaitu di tempat Iblis bertakhta. Engkau berpegang kepada nama-Ku dan tiada menyangkal iman kepada-Ku, walaupun di dalam masa Antipas, saksi-Ku yang setia itu, yang sudah dibunuh di hadapan kamu, di tempat Iblis diam. Tetapi Aku ada sedikit perkara ke atasmu, yaitu ada padamu orang-orang yang berpegang kepada pengajaran Bileam, yang sudah mengajar Balak menjerat bani Israel, sehingga mereka itu makan barang yang dipersembahkan kepada berhala, dan lagi berzinah. Begitu juga ada padamu orang-orang yang berpegang kepada pengajaran orang Nikolai, serupa itu juga. Sebab itu, hendaklah bertobat. Jikalau tidak, Aku akan datang kepadamu dengan segeranya, lalu memerangi mereka itu dengan pedang yang di mulut-Ku ini. Barangsiapa yang bertelinga, hendaklah ia mendengar kata Roh kepada segala sidang jemaat. Maka kepada orang yang menang, kepadanyalah Aku akan memberi Manna yang tersembunyi itu, dan Aku akan memberi kepadanya suatu batu putih dan pada batu itu tersurat suatu nama baharu, yang tiada diketahui oleh seorang pun, melainkan oleh orang yang menerima dia."

"Suratkanlah kepada malaekat sidang jemaat yang di Tiatira itu seperti yang demikian: Inilah sabda Anak Allah, yang mata-Nya seperti nyala api, dan kaki-Nya serupa tembaga bergilap: Aku tahu segala perbuatanmu, dan kasih dan iman dan layan dan sabarmu, dan segala perbuatanmu yang akhir itu terlebih daripada yang awal. Tetapi Aku ada suatu hal ke atasmu, yaitu engkau membiarkan perempuan bernama Izebel yang mengatakan dirinya nabiah, dan yang mengajar serta menyesatkan hamba-hamba-Ku berzinah dan makan barang yang dipersembahkan kepada berhala. Aku sudah memberi dia tempoh supaya ia sempat bertobat, tetapi ia tiada mau bertobat daripada zinahnya itu. Tengoklah, Aku akan menjatuhkan dia sakit ke atas tempat tidurnya, dan mereka itu yang berzinah dengan dia masuk ke dalam kesusahan yang besar, kecuali mereka itu bertobat daripada mengikut segala perbuatan perempuan itu. Dan anak-anaknya akan Kubunuh dengan bala sampar, dan segala sidang jemaat pun akan mengetahui bahwa Akulah yang menyelidik jiwa dan hati orang, dan Aku akan membalas kamu menurut perbuatan masing-masing. Tetapi kepada kamu segala orang lain di Tiatira Kukatakan, seberapa banyak orang yang tiada memegang pengajaran itu, dan yang (menurut kata mereka itu) tiada mengetahui segala perkara Iblis yang dalam-dalam, maka tiada Aku letakkan ke atasmu beban yang lain. Akan tetapi barang yang ada padamu, peganglah teguh-teguh sehingga Aku datang. Maka orang yang menang, dan yang memeliharakan segala pekerjaan-Ku hingga kesudahannya, maka Aku memberi dia kuasa atas segala orang kafir; dan ia akan memerintah mereka itu dengan tongkat besi, seperti periuk belanga tanah pun diremukkan orang, yaitu dengan kuasa, sebagaimana Kuperoleh daripada Bapa-Ku; dan Aku akan memberi dia bintang fajar itu. Barangsiapa yang bertelinga, hendaklah ia mendengar kata Roh kepada segala sidang jemaat."

"Suratkanlah kepada malaekat sidang jemaat yang di Sardis itu seperti yang demikian: Inilah sabda daripada Dia yang mempunyai ketujuh Roh Allah, dan ketujuh bintang itu: Aku tahu segala perbuatanmu, bahwa engkau sudah disangka hidup, tetapi yang sebenarnya engkau mati. Jagalah dan kuatkanlah segala yang ada tinggal dan yang hendak mati; karena Aku dapati tiada barang perbuatanmu yang sempurna pada pemandangan Tuhanku. Sebab itu, ingatlah bagaimana telah engkau terima dan dengar; peliharakanlah itu dan bertobat. Jikalau engkau tidak jaga kelak, Aku akan datang seperti pencuri, dan engkau tiada tahu akan waktunya yang Aku datang kelak kepadamu. Tetapi ada juga padamu di Sardis itu sedikit orang yang belum menajiskan pakaiannya; maka mereka itulah akan berjalan besertaku dengan berpakaian putih, karena mereka itu berlayak. Maka orang yang menang akan dipakaikan dengan pakaian putih dan sekali-kali tiada Aku akan menghapuskan namanya dari dalam kitab hayat, dan Aku akan mengakui namanya di hadapan Bapa-Ku dan di hadapan segala malaekat-Nya. Barangsiapa yang bertelinga, hendaklah ia mendengar kata Roh kepada segala sidang jemaat."

"Suratkanlah kepada malaekat sidang jemaat yang di Filadelfia seperti yang demikian: Inilah sabda daripada Dia yang kudus dan yang benar, yang memegang anak kunci Daud, yang membuka, dan tiada seorang pun dapat menutup, dan yang menutup, tiada dapat seorang pun membuka: Aku tahu segala perbuatanmu (tengoklah Aku sudah menghadapkan padamu pintu terbuka, yang seorang pun tiada dapat menutupnya) karena meskipun kuasamu sedikit, tetapi engkau sudah menurut perkataan-Ku dengan tiada menyangkal nama-Ku. Tengoklah, Aku serahkan beberapa orang daripada jemaat Iblis, yang mengatakan dirinya orang Yahudi, tetapi bukan, melainkan berbuat dusta; tengoklah, Aku akan membuat mereka itu datang menyembah menghadap kakimu, sehingga mengetahui bahwa Aku ini mengasihi engkau. Maka oleh sebab engkau sudah memeliharakan pengajaran-Ku dari hal sabar itu, Aku pun akan memeliharakan engkau daripada masa pencobaan yang akan datang ke atas segala isi dunia, supaya mencoba segala orang yang duduk di bumi. Dengan segera Aku datang; berpeganglah kepada barang yang ada padamu, supaya jangan barang seorang mengambil makotamu. Maka orang yang menang, hendak Kujadikan dia suatu tiang di dalam rumah Tuhan-Ku, dan sekali-kali tiada ia akan keluar dari situ; dan Aku akan menyuratkan kepadanya nama Tuhan-Ku dan nama negeri Tuhan-Ku, yaitu Yeruzalem yang baharu yang turun dari surga daripada Tuhan-Ku itu, dan lagi nama-Ku yang baharu itu. Barangsiapa yang bertelinga, hendaklah ia mendengar kata Roh kepada segala sidang jemaat."

"Suratkanlah kepada malaekat sidang jemaat yang di Laodikea seperti yang demikian: Inilah sabda daripada Dia yang bernama Amin, yaitu saksi yang setiawan dan benar, awal segala kejadian Allah: Aku tahu segala perbuatanmu; engkau itu sejuk pun tidak, hangat pun tidak. Aku suka jikalau engkau sejuk atau hangat. Oleh sebab engkau begitu suam, dan hangat pun tidak, sejuk pun tidak, maka Aku hendak meludahkan engkau dari dalam mulut-Ku. Dengan sebab katamu: Aku kaya dan sudahlah aku beroleh kekayaan dan satu pun tiada kekurangan padaku, padahal tiada engkau mengetahui bahwa engkaulah orang malang, dan yang tiada terkasihan, dan miskin, dan buta, dan bertelanjang, sebab itu Aku ikhtiarkan engkau membeli kepada-Ku emas yang sudah beruji dengan api supaya engkau kaya; dan pakaian putih, supaya engkau berkain, dan jangan ketara malu keadaanmu yang bertelanjang, dan lagi celak-mencelak matamu supaya engkau boleh nampak. Maka seberapa banyak orang yang Kukasihi, Aku tegur dan ajar; sebab itu berusahalah serta bertobat. Tengoklah, Aku berdiri di muka pintu sambil mengetuk; jikalau barang seorang mendengar suara-Ku serta membukakan pintu, maka masuklah Aku kepadanya, lalu makan dengan dia dan ia dengan Aku. Maka orang yang menang, Aku memberi dia duduk dengan Aku di atas arasy-Ku, sebagaimana Aku juga menang serta duduk dengan Bapa-Ku di atas arasy-Nya. Barangsiapa yang bertelinga, hendaklah ia mendengar kata Roh kepada segala sidang jemaat."

Maka itulah sebabnya mereka itu ada di hadapan arasy Allah, dan mereka itu beribadat kepada-Nya siang malam di dalam rumah-Nya; dan Ia yang duduk di atas arasy itu akan membentangkan kemah-Nya menaungi mereka itu.

Maka diberikan kepadaku sejenis buluh pengukur yang seperti tongkat rupanya dengan katanya, "Bangkitlah, dan ukurlah Bait Allah, dan tempat korban dan segala orang yang sembahyang di dalamnya itu;

Maka terbukalah Rumah Allah yang di surga, lalu kelihatanlah tabut Perjanjian Allah di dalam Rumah-Nya itu; maka jadilah beberapa kilat dan suara dan guruh dan gempa bumi dan hujan batu yang lebat.

Di dalam hal inilah patut bagi segala orang suci menunjukkan sabar, yaitu bagi orang yang menurut segala hukum Allah dan iman akan Yesus."

Maka Rumah Allah itu dipenuhilah dengan asap daripada kemuliaan Allah, dan daripada kodrat-Nya; dan seorang pun tiada dapat masuk ke Rumah Allah itu hingga genap ketujuh bala yang daripada ketujuh malaekat itu.

Lalu aku dengar suatu suara yang lain pula dari langit berkata, "Keluarlah daripadanya, hai kaumku, supaya jangan kamu terbabit di dalam segala dosanya, dan jangan kamu sama kena segala balanya;

Hai isi surga, dan segala orang suci, dan rasul-rasul, dan nabi-nabi sorakkanlah dia! Karena Allah sudah menjatuhkan hukuman ke atasnya bagi kamu."

Maka kedengaranlah suatu suara dari arasy itu berkata, "Pujilah Tuhan kita, hai kamu sekalian hamba-Nya yang takut akan Dia, baik kecil baik besar." Maka aku dengar seperti bunyi suara orang ramai, dan seperti bunyi banyak air menderu, dan seperti bunyi guruh yang besar berkata, "Halleluyah! Karena Tuhan kita, Allah Yang Mahakuasa, sungguh memerintah. Hendaklah kita bersukacita dan bersukaria, dan hendaklah kita memberi Dia hormat; karena ketika kawin Anak domba itu sudah tiba, dan isteri-Nya pun sudah bersedia. Maka dikaruniakanlah kepadanya supaya ia boleh menghiasi dirinya dengan kain kasa halus yang bercahaya dan bersih; karena kain kasa halus itulah ibarat segala kebajikan orang-orang suci itu." Lalu katanya kepadaku, "Suratkanlah demikian ini: Berbahagialah segala orang yang dijemput kepada perjamuan kawin Anak domba itu." Maka katanya kepadaku, "Inilah yang sebenar-benar perkataan Allah."

Maka aku tampak negeri yang kudus. Yeruzalem baharu, turun dari surga daripada Allah, lengkap seperti seorang pengantin perempuan terhias bagi suaminya. Maka aku dengar suatu suara besar daripada arasy itu mengatakan, "Ingatlah bahwa tempat kediaman Allah itu bersama-sama dengan manusia, dan Ia akan diam bersama-sama dengan mereka itu, dan mereka itu akan menjadi kaum-Nya, dan Allah sendiri akan beserta dengan mereka itu; dan Ia akan menyapukan segala air mata daripada matanya, maka tiadalah akan ada lagi maut, atau perkabungan, atau tangisan, atau kesakitan pun tiada akan ada lagi, karena segala perkara yang pertama sudah lenyap."

Maka datanglah seorang daripada ketujuh malaekat yang sudah memegang ketujuh bokor penuh dengan ketujuh bala yang akhir itu, lalu bertuturlah kepadaku, katanya, "Marilah aku akan menunjukkan kepadamu pengantin perempuan itu, yaitu isteri Anak domba itu." Lalu ia membawa rohku naik ke atas sebuah gunung yang besar lagi tinggi, serta menunjukkan kepadaku Yeruzalem, negeri yang kudus itu, turun dari surga daripada Allah, penuh dengan kemuliaan Allah. Maka cahayanya serupa seperti permata yang amat berharga, seperti permata yasib, jernih seperti hablur; maka ia berdewala besar lagi tinggi, dan berpintu gerbang dua belas; maka pada segala pintu gerbang itu dua belas malaekat, dan nama-nama pun tertulis kepada segala pintu itu, yaitu nama-nama kedua belas suku bangsa bani Israel; di sebelah timur tiga pintu gerbang, dan di sebelah utara tiga pintu gerbang, dan di sebelah selatan tiga pintu gerbang, dan di sebelah barat tiga pintu gerbang. Maka dewala negeri ada dua belas asas, dan berukir di atasnya itu dua belas nama daripada kedua belas rasul Anak domba itu.

Maka aku tampak tiada Rumah Allah di dalamnya, karena Allah, Tuhan Yang Mahakuasa, dan Anak domba itulah rumah-Nya.

"Aku ini Yesus sudah menyuruhkan malaekat-Ku hendak menyaksikan segala perkara ini kepadamu bagi segala sidang jemaat, Akulah Akar dan Benih Daud, dan Bintang fajar yang gilang-gemilang itu."

Indonesian - Indonesian - ID

ID'BSS - Bahasa Terjemahan Lama - 1958

This Bible is in the Public Domain.
https://www.biblesupersearch.com/bible-downloads/
Languages are made available to you by www.ipedge.net