15 – Mabuk

Ini adalah firman suci Tuhan Yang Maha Esa.
Kita tidak tertarik dengan kata-kata manusia.
Bagi siapa pun yang mengasihi Tuhan... inilah yang Tuhan katakan tentang: Mabuk.

3 Ayat Paling Signifikan

Maka perbuatan menurut hawa nafsu itu telah nyata, yaitu zinah, kecemaran, percabulan, menyembah berhala, hobatan, perseteruan, perkelahian, cemburuan, kemarahan, perlawanan, perceraian, bidat, dengki, mabuk, berlazat-lazat dan sebagainya. Maka akan hal segala perkara itu lagi aku berkata kepadamu, seperti yang dahulu sudah kukatakan kepadamu, bahwa orang yang mengamalkan segala perkara yang demikian itu tiada akan mewarisi kerajaan Allah.

Jagalah kamu, hai orang pemabuk; tangislah dan raunglah, hai kamu sekalian yang peminum air anggur, sebab air anggur baharu itu sudah putus dari pada mulutmu.

Tetapi sekarang aku menyuratkan kepadamu, jangan bercampur dengan orang yang dikatakan saudara, jikalau ia orang yang berzinah atau tamak, atau penyembah berhala, atau penghamun, atau pemabuk, atau pendaya; maka jangan kamu makan sehidang dengan orang sedemikian itu.

Setiap Ayat Dalam Urutan Kanonik – 79 bagian

Arakian, maka Nuh mulai menjadi seorang peladang, ditanamnyalah pokok anggur satu kebun. Maka diminum oleh Nuh air anggur itu, lalu iapun mabuklah, maka berbaringlah ia dengan telanjang di tengah-tengah kemahnya. Maka terlihatlah Ham, bapa Kanaan itu, akan ketelanjangan bapanya, lalu pergilah ia memberitahu kepada kedua saudaranya, yang di luar.

Baik air anggur baik minuman yang keras, jangan diminum olehmu atau oleh anak-anakmupun sertamu, apabila kamu masuk ke dalam kemah perhimpunan, supaya jangan kamu mati dibunuh; maka inilah suatu hukum yang kekal di antara kamu turun-temurun, supaya dapat kamu membedakan antara perkara yang suci dengan perkara yang tiada suci dan antara barang yang haram dengan barang yang halal,

tak akan jangan dijauhkannyalah dirinya dari pada air anggur dan tuak dan jangan diminumnya cuka air anggur atau cuka tuak dan jangan diminumnya air buah anggur atau dimakannya buah anggur, baik yang hidup baik yang kering.

Maka hendaklah mereka itu berkata kepada tua-tua negerinya demikian: Bahwa anak kami ini nakal dan durhaka, tiada mau dengar akan kata kami, maka ialah pendemap dan pemabuk.

Karena pokok anggur mereka itu dari pada pokok anggur Sodom dan dari padang Gomorah asalnya, dan buah anggurnyapun buah anggur upas dan tandannya pahit maung belaka. Air anggurnya itu bisa ular naga dan bisa ular beludak yang amat bengis.

Sebab itu peliharakanlah dirimu baik-baik dari pada minum air anggur atau minuman yang keras, dan jangan engkau makan barang sesuatu yang haram,

Ya Allah! Engkau sudah menolak akan kami, dan Engkau sudah mencerai-beraikan kami, dan Engkaupun sudah murka akan kami; kembalilah kiranya kepada kami!

Melainkan Allah itulah Hakim; Ialah yang merendahkan dan Ialah yang meninggikan.

Karena mereka itu makan rezeki kejahatan serta minum air anggur kekerasan belaka.

Bahwa air anggur itu laksana pengolok-olok dan minuman yang pedas itu pengusik adanya; barangsiapa yang sesat dalamnya, ia itu tiada berakal.

Orang yang suka menjamu-jamu, ia itu menjadi miskin, dan orang yang suka akan air anggur dan minyak-minyak, ia itu tiada boleh menjadi kaya.

Janganlah engkau masuk bilangan orang yang mabuk dengan air anggur, atau orang gelojoh makan daging; karena seorang pemabuk dan gelojoh akan kepapaan kelak, dan suka mengantuk itu mengenakan pakaian compang-camping kepada orang.

Pada siapa gerangan adalah pengaduh? pada siapa adalah keluh kesah? pada siapa adalah perkelahian? pada siapa adalah pergaduhan? pada siapa adalah luka dengan tiada semena-mena? pada siapa adalah bilis mata? Pada orang yang leka dalam minum air anggur, dan yang berhimpun bersama-sama hendak mengecap-ngecap minuman yang keras. Jangan engkau pandang akan air anggur apabila merah rupanya, apabila ia berkilat dalam piala serta buihnya naik ke atas. Pada kesudahannya patuklah ia seperti ular dan disemburkannya bisanya seperti ular beludak. Matamu kelak memandang akan perempuan jalang dan hatimupun kelak berkata-kata akan perkara yang membinasakan. Maka engkau akan jadi kelak seperti orang yang tidur di tengah-tengah laut, dan seperti orang yang tidur di atas tiang kapal. Katamu kelak: Bahwa aku telah dipukul orang, maka tiada aku merasai sakit, aku telah digasaknya, maka tiada kurasainya. Apabila aku sudah sadar, niscaya aku mencari dia kembali pula.

Tiada patut kepada raja-raja, hai Lemuil! tiada patut kepada raja-raja minum air anggur, atau kepada putera raja santap minuman yang keras; supaya dengan sementara minum dilupakannya hukum atau diubahkannya acara orang yang teraniaya. Berikanlah minuman yang keras kepada orang yang putus asa, dan air anggur kepada orang yang sangat berdukacita hatinya. Biarlah ia minum serta melupakan celakanya dan tiada ia teringat lagi akan kesukarannya.

Berbahagialah negeri, jikalau rajanya asal orang bangsawan adanya dan orang besar-besarnyapun makan minum pada ketikanya akan mengenyangkan dirinya sahaja, bukan akan kemewahan.

Wai bagi orang yang bangun pagi-pagi hari akan mencahari minuman yang keras dan leka-leka sampai waktu samar muka dengan dipanasi oleh air anggur. Maka bunyi kecapi, dandi, rebana dan bangsi kedengaran pada segala perjamuan pemabuk mereka itu, tetapi tiada diindahkannya perbuatan Tuhan dan tiada dipandangnya akan perbuatan tangan-Nya.

Wai bagi orang yang gagah berani dalam minum air anggur dan yang perwira perkasa dalam mengacau-ngacau minuman keras!

Bahwa Tuhan sudah menuangkan ke dalam mereka itu kepikiran yang membingungkan, sehingga disesatkannya Mesir dalam segala perbuatannya, seperti seorang mabuk menggelumang dalam mutahnya.

Tiada lagi orang minum air anggur sementara dibunyikan pantun; pahitlah rasanya tuak bagi orang yang meminum dia. Negeri sunyi senyap itu sudah roboh, segala rumahnyapun tertutup, sehingga seorangpun tiada dapat masuk ke dalamnya. Adalah peraung di lorong-lorong karena kurang air anggur; segala kesukaan sudah hilang; segala ramai di ladang-ladang sudah terbang. Kerusakan belaka yang lagi tinggal di dalam negeri, lagipun pintu gerbangnya roboh berpecah-pecah ditumbuk dengan gada.

Bumipun terhuyung-huyung seperti orang mabuk dan bergoncang-goncang seperti pondok tempat orang bermalam; karena beratlah kesalahannya menindih kepadanya, sehingga ia rebah dan tiada dapat bangkit pula.

Wai bagi makota jemawa segala orang Efrayim yang mabuk itu; karangan bunga yang hampir akan layu, yang begitu indah-indah rupanya di atas kepala lembah yang amat gemuk, segala orang yang pusing kepalanya oleh air anggur!

Makota jemawa orang Efrayim yang mabuk itu akan terpijak-pijak dengan kaki.

Tetapi ini juga sesat dalam air anggur dan berpusing-pusing dalam minuman yang keras, jikalau imam dan nabi sekalipun sesat dalam minuman keras, mereka itu sekalian teracap oleh air anggur, mereka itu berpusing-pusing oleh minuman yang keras, mereka itu sesat dalam khayal, mereka itu terhuyung-huyung dalam pehukuman. Karena penuhlah segala meja dengan muntah dan tahi, sehingga tiada lagi tempat yang suci.

Biarlah kamu berdiri dengan tercengang-cengang, biarlah kamu memandang seorang akan seorang dengan heranmu. Bahwa mabuklah mereka itu, tetapi bukan oleh air anggur, mereka itu berhuyung-huyung, tetapi bukan oleh minuman yang keras.

katanya: Marilah, aku akan mengambil air anggur, kita akan minum minuman yang keras, maka seperti hari ini demikian juga besok hari, bahkan, terlebih ria dan mewah pula!

Dan lagi katakanlah ini kepada mereka itu: Demikianlah firman Tuhan, Allah orang Israel: Segala bocong akan dipenuhi dengan air anggur! lalu mereka itu akan menyahut kepadamu: Masakan tiada kami tahu, bahwa segala bocong akan dipenuhi dengan air anggur. Tetapi hendaklah katamu kepadanya: Demikianlah firman Tuhan: Bahwasanya Aku akan memenuhi dan memabuki segala orang isi negeri ini, demikianpun segala raja yang duduk di atas takhta Daud, dan segala imam dan segala nabi dan segala orang isi Yeruzalem. Maka Aku akan memecahkan mereka itu dengan membanting seorang kepada seorang, segala bapa dan segala anak-anaknyapun bersama-sama, demikianlah firman Tuhan; bahwa Aku tiada akan menaruh sayang atau belas atau kasihan, sehingga sudah Kutumpas mereka itu.

Adapun akan nabi-nabi itu, bahwa pecahlah hatiku di dalam dadaku, dan gementarlah segala tulangku; adalah halku ini seperti orang mabuk, selaku orang yang sudah minum terlampau banyak air anggur, maka ia itu dari karena Tuhan dan dari karena segala firman kesucianya-Nya.

Karena demikianlah firman Tuhan, Allah orang Israel, kepadaku: Ambillah olehmu dari pada tangan-Ku akan piala ini, yang berisi anggur kehangatan murka, dan berilah minum dia kepada segala bangsa kepadanya Aku menyuruhkan dikau. Biarlah mereka itu minum sampai rebah rempah dan menjadi gila dari karena pedang yang Kusuruhkan kelak di antaranya.

Lalu hendaklah engkau katakan kepada mereka itu: Demikianlah firman Tuhan serwa sekalian alam, Allah orang Israel: Minumlah olehmu, jadilah mabuk sampai muntah dan kamu rebah rempah dan tiada bangun pula dari karena pedang yang Kusuruhkan kelak di antara kamu.

Maka di hadapan segala bani bangsa Rekhabi itu kutaruh beberapa cawan dan piala berisi air anggur, lalu kataku kepadanya: Minumlah olehmu air anggur. Tetapi kata mereka itu: Tiada kami mau minum air anggur, karena pesan Yonadab bin Rekhab, bapa kami, kepada kami demikian: Janganlah kamu minum air anggur, baik kamu baik segala anak-anakmu, sampai selama-lamanya jangan;

Bahwa sudah dikenyangkan-Nya aku dengan kepahitan dan diberi-Nya aku minum hia.

Bahwa engkau sudah berjalan pada jalan kakakmu, maka sebab itu pialanyapun Kuberikan pada tanganmu. Demikianlah firman Tuhan Hua: Bahwa engkau akan minum isi piala kakakmu, yang dalam dan luas; engkau akan diolok-olok dan disindir, karena piala itu banyak isinya. Engkau akan penuh dengan mabuk dan penyakit, karena piala kakakmu Samaria itulah piala kebinasaan dan kesunyian. Maka engkau akan minum dan mengisap dia habis dan menjilat tembikarnya dan membelahkan dadamu, karena Aku sudah berfirman begitu, demikianlah firman Tuhan Hua. Maka sebab itu, demikianlah firman Tuhan Hua: Tegal engkau sudah melupakan Daku dan sudah membuang Aku di belakangmu, baiklah sekarang engkaupun menanggung siksa segala perbuatanmu yang keji dan segala zinahmu itu.

Dan tak boleh seorang imam minum air anggur apabila ia hendak masuk ke dalam serambi yang di dalam itu.

Adapun Daniel itu sudah berniat dalam hatinya tiada ia mau menajiskan dirinya dengan ayapan dari pada persantapan baginda dan dengan air anggur santapan baginda, sebab itu dipintanya maaf kepada penghulu segala penjawat istana, supaya jangan dinajiskan dirinya.

Maka sebab itu dilalukan penjawat santapan akan segala ayapan dan akan air anggur yang ditentukan akan minumannya, diberikannya mereka itu buah-buahan hasil tanah juga.

Bahkan, tuanku sudah mendurhaka kepada Tuhan yang di sorga, maka dibawa oranglah akan segala bejana kaabah-Nya di hadapan tuanku, lalu tuanku dan segala menteri dan isteri dan gundik tuanku sudah minum air anggur dari padanya sambil tuanku memuji-muji segala berhala yang dari pada emas, perak, tembaga, besi, kayu dan batu, yang tiada dapat melihat atau mendengar atau tahu barang sesuatu, tetapi tiada tuanku memuliakan Allah, yang dalam tangan-Nya juga adalah nafas tuanku dan dalam kuasa-Nyapun adalah segala jalan tuanku.

Bahwa persundalan dan air anggur dan air anggur yang baharu itulah menyesatkan hati.

Pada siang hari dipegangnya raja kami dalam hal mabuk; segala penghulu itu sudah dipanasi oleh air anggur, diunjuknya tangannya kepada orang pengolok-olok.

Jagalah kamu, hai orang pemabuk; tangislah dan raunglah, hai kamu sekalian yang peminum air anggur, sebab air anggur baharu itu sudah putus dari pada mulutmu.

Dan lagi mereka itu berbaringkan dirinya di atas pakaian gadaian pada sisi tiap-tiap mezbah, dan mereka itu minum air anggur orang yang kena denda di dalam rumah berhalanya.

Tetapi akan orang nazir itu kamu sudah memberi minum air anggur dan kepada nabi-nabi itu kamu suruh begini: Jangan kamu bernubuat!

Yang minum air anggur dari dalam piala dan menyapukan dirinya dengan minyak yang terutama, tetapi tiada mereka itu peduli akan luka Yusuf.

Jikalau ada seorang yang cakap angin dan penipu, dan yang berkata dengan dustanya begini: Bahwa aku hendak bernubuat bagimu karena air anggur dan tuak! maka ialah seorang nabi adanya bagi bangsa ini!

Bahkan, jikalau mereka itu dianyam bersama-sama seperti duri dan jikalau mereka itu mabuk dari pada kebanyakan minumnya, mereka itu akan dihabiskan juga seperti jerami yang kering.

Wai bagi orang yang memberi minum akan kawannya, yang menambahkan pula bocong anggurnya dan lagi memabuki, hendak melihat ketelanjangannya! Bahwa engkau juga akan kenyang dengan malu dan kecelaan; engkaupun akan minum dan ditelanjangkan kemaluanmu; maka piala dari pada tangan kanan Tuhanpun akan balik kepadamu dan muntah yang keji akan ada pada segala kemuliaanmu.

Karena Yahya itu sudah datang dengan tiada makan dan minum, maka kata orang: Bahwa ia menaruh setan. Sekarang Anak manusia datang makan serta minum maka kata orang: Tengoklah, seorang gelojoh dan peminum anggur, sahabat orang pemungut cukai dan orang berdosa. Maka hikmat itu dibenarkan oleh perbuatannya."

Tetapi jikalau hamba yang jahat itu berpikir di dalam hatinya: Tuanku lambat lagi datang; lalu dimulainya memukul teman-temannya, serta makan minum dengan orang pemabuk, maka tuan hamba itu akan tiba pada suatu hari yang tiada disangkakannya, dan pada saat yang tiada diketahuinya, lalu menyesah dia teramat sangat, sambil menetapkan bahagiannya bersama-sama dengan orang munafik; maka di sanalah kelak tangisan dan kertak gigi."

Karena ia akan menjadi besar kepada pemandangan Tuhan, dan tiada ia akan minum air anggur atau minuman yang keras; dan ia akan penuh dengan Rohulkudus daripada rahim ibunya.

Karena Yahya Pembaptis sudah datang, tiada makan roti atau minum air anggur, maka katamu ia bersetan. Maka Anak manusia datang makan serta minum, maka katamu: Tengoklah seorang gelojoh dan peminum anggur sahabat orang pemungut cukai dan orang berdosa.

Tetapi jikalau hamba itu akan berkata di dalam hatinya: Tuanku lambat lagi datang; lalu mulai memukul hamba laki-laki dan perempuan, serta makan dan minum sampai mabuk, maka tuan hamba itu akan tiba pada suatu hari yang tiada disangkakannya, dan pada saat yang tiada diketahuinya, lalu menyesah dia teramat sangat, sambil menetapkan bahagiannya bersama-sama dengan orang kafir.

Jagalah dirimu, supaya hatimu jangan ditakluk oleh gelojoh dan mabuk dan percintaan kehidupan ini, sehingga dengan tiada disangka-sangka hari itu terentang ke atasmu seperti jerat.

Setelah dikecap oleh kepala perjamuan akan air yang sudah jadi anggur itu (tiada diketahuinya, dari mana datangnya, tetapi ketahuanlah pada segala pelayan, yang mencedokkan air itu), maka kepala perjamuan itu pun memanggil mempelai laki-laki, lalu katanya kepadanya, "Biasanya tiap-tiap orang menjamukan dahulu air anggur yang baik, dan setelah puas orang minum, baharu dijamukannya yang kurang baik; tetapi Tuan menyimpan air anggur yang baik sampai sekarang."

Tetapi orang lain mengolok-olokkan, katanya, "Orang ini penuh dengan air anggur manis." Tetapi Petrus pun berdirilah beserta dengan kesebelas rasul itu, lalu mengangkat suaranya sambil berkata kepada mereka itu, "Hai orang Yahudi dan kamu sekalian yang diam di Yeruzalem, ketahuilah olehmu hal ini, dan perhatikanlah perkataanku! Karena sekaliannya ini bukannya mabuk seperti sangkamu, sebab baharu pukul sembilan pagi; melainkan inilah hal yang disabdakan oleh Nabi Yoel:

Hendaklah kita berjalan dengan kelakuan yang senonoh, seperti yang patut pada siang hari; jangan dengan lazat dan mabuk, dan jangan dengan persundalan dan percabulan, dan jangan dengan perkelahian dan cemburuan. Melainkan hendaklah kamu bersalut dengan Yesus Kristus Tuhan itu, dan jangan melazatkan tabiat tubuhmu sehingga menguatkan hawa nafsu.

Baiklah jangan makan daging, atau minum air anggur, atau sebarang apa pun, yang saudaramu itu menaruh syak.

Tiadakah kamu ketahui bahwa kamu rumah Allah, dan Roh Allah diam di dalam kamu? Jikalau barang seorang membinasakan rumah Allah, maka ia akan dibinasakan Allah; karena rumah Allah itu kudus, yaitu kamulah.

Tetapi sekarang aku menyuratkan kepadamu, jangan bercampur dengan orang yang dikatakan saudara, jikalau ia orang yang berzinah atau tamak, atau penyembah berhala, atau penghamun, atau pemabuk, atau pendaya; maka jangan kamu makan sehidang dengan orang sedemikian itu.

Tiadakah kamu mengetahui bahwa orang lalim tiada akan menjadi waris kerajaan Allah? Janganlah kamu tersesat. Orang berzinah, dan penyembah berhala, dan orang bermukah, dan orang semburit, dan orang yang berburit, dan pencuri, dan orang tamak, dan pemabuk, dan pencerca, dan pendaya, semuanya itu tiada akan menjadi waris kerajaan Allah. Dan semacam itulah ada setengah dari antara kamu dahulu, tetapi kamu sudah dibasuh, dan kamu telah dikuduskan, dan kamu telah dibenarkan dengan nama Tuhan Yesus Kristus dan dengan Roh Allah Tuhan kita.

Atau tiadakah kamu mengetahui bahwa tubuhmu itulah rumah Rohulkudus yang diam di dalammu itu, yang telah kamu peroleh daripada Allah, dan bukan kamu milikmu sendiri? Karena kamu sudah dibeli dengan harga tunai. Sebab itu hendaklah kamu memuliakan Allah dengan tubuhmu.

Karena hanya pencobaan yang lazim kepada manusia sudah berlaku atas kamu. Tetapi Allah itu setiawan, yang tiada membiarkan kamu dicobai lebih daripada kekuatanmu, melainkan dengan pencobaan itu Ia akan mengadakan suatu jalan kelepasan, supaya cakap kamu menahannya.

Jikalau dengan peri manusia sudahlah aku berlaga dengan binatang buas di Epesus, apakah faedahnya kepadaku? Jikalau orang mati tiada dibangkitkan, marilah kita makan dan minum, karena besok kita mati. Janganlah tersesat: Pergaulan yang jahat merusakkan kelakuan yang baik. Hendaklah kamu sadar dengan sepatutnya dan jangan berbuat dosa; karena ada beberapa orang yang tiada mengenal Allah. Aku mengatakan ini, supaya kamu berasa malu.

Maka perbuatan menurut hawa nafsu itu telah nyata, yaitu zinah, kecemaran, percabulan, menyembah berhala, hobatan, perseteruan, perkelahian, cemburuan, kemarahan, perlawanan, perceraian, bidat, dengki, mabuk, berlazat-lazat dan sebagainya. Maka akan hal segala perkara itu lagi aku berkata kepadamu, seperti yang dahulu sudah kukatakan kepadamu, bahwa orang yang mengamalkan segala perkara yang demikian itu tiada akan mewarisi kerajaan Allah.

Jangan kamu mabuk anggur, hal itu mendatangkan percabulan, melainkan hendaklah kamu penuh dengan Roh, serta berkata-kata di antara sama sendirimu dengan mazmur dan puji-pujian dan nyanyian rohani sambil menyanyi dan bunyikan puji-pujian dengan hatimu kepada Tuhan;

Sebab itu, biarlah jangan kita tidur seperti orang-orang lain, melainkan biarlah kita jaga dan siuman. Karena orang yang tidur, tidur pada malam, dan orang yang mabuk, mabuk pada malam. Tetapi kita ini yang terhisab kepada siang, biarlah kita siuman, dan memakai baju zirah iman dan kasih, dan berketopongkan pengharapan selamat. Karena Allah menguntukkan kita bukannya akan ditimpa murka, melainkan akan beroleh selamat oleh Tuhan kita Yesus Kristus,

Sebab itu hendaklah gembala sidang itu tiada bercela, yaitu menjadi suami seorang isteri sahaja, menahan diri, siuman, berkelakuan sopan, suka memberi tumpangan, tahu mengajar orang; bukannya pemabuk atau orang perkelahian, melainkan orang yang lembut hati, bukannya orang yang berbantah-bantah, dan bukannya orang ingin akan uang;

Demikian juga hendaklah segala pembela sidang itu menaruh sopan, jangan lidah bercabang, jangan ditawan oleh anggur, jangan mencari laba yang keji;

Sebab Allah sudah mengaruniai kita bukannya suatu roh penakut, melainkan roh kuasa dan kasih dan memerintahkan diri.

Tetapi hendaklah engkau ini beringat di dalam segala perkara, tanggunglah kesukaran, kerjakanlah pekerjaan guru Injil, lakukanlah kewajibanmu dengan secukupnya. Karena aku telah sedia dipersembahkan, dan masa ajalku sudah sampai.

Karena seorang gembala sidang itu sebagaimana wakil Allah tiada harus bercela; jangan ia beraja di hati, jangan lekas marah, jangan menjadi pemabuk atau orang perkelahian, jangan mencari laba yang keji; melainkan suka memberi tumpangan, suka akan yang baik, memerintahkan dirinya, adil, suci, menahan diri,

Segala orang tua wajiblah menahan diri, dan sopan, memerintahkan dirinya, dan menjadi sempurna di dalam iman dan kasih dan sabar; demikianlah juga segala perempuan tua wajiblah berkelakuan seperti yang patut bagi orang yang saleh, jangan menfitnahkan orang, jangan menjadi hamba kepada air anggur, melainkan menjadi guru perkara kebajikan,

Demikian juga nasehatkanlah segala orang laki-laki yang muda-muda memerintahkan dirinya;

dan yang mengajar kita supaya kita menolakkan keadaan yang fasik dan segala hawa nafsu dunia ini, lalu melakukan diri kita di dalam dunia ini dengan sopan, dan dengan adil, dan dengan ibadat,

Sebab itu hendaklah ingatanmu tajam, dan hendaklah kamu beringat, dan menaruh sepenuh-penuh harap akan anugerah yang akan disampaikan kepadamu pada masa Yesus Kristus kelihatan kelak. Sebagaimana anak-anak yang taat, janganlah kamu merupakan kehidupanmu menurut hawa nafsumu yang dahulu itu, tatkala kamu di dalam masa jahiliat, melainkan, sebagaimana Tuhan yang sudah memanggil kamu itu ada kudus, demikian juga kamu pun hendaklah kudus di dalam segenap perkara kehidupanmu; sebab sudah tersurat: Hendaklah kamu kudus, karena Aku kudus.

Karena cukuplah sudah kamu berbuat seperti kehendak orang kafir pada masa yang telah lalu itu dengan melakukan dirimu di dalam percabulan, hawa nafsu, mabuk, lazat, minum tiada berhingga, menjadi penyembah berhala yang diharamkan itu.

Hendaklah kamu beringat, hendaklah kamu berjaga-jaga; adapun Iblis, seterumu itu, seperti singa yang mengaum berjalan-jalan mencari siapa yang dapat dilulurnya. Lawanlah dia dengan imanmu yang teguh, sebab mengetahui bahwa segala sengsara yang semacam itu juga ada berlaku di atas segala saudaramu yang di dalam seluruh dunia ini.

Jikalau kita mengaku segala dosa kita, maka Allah itu setia dan adil, sehingga Ia mengampuni segala dosa kita, dan menyucikan kita daripada segala kejahatan.

Maka ada yang lain lagi, yaitu malaekat yang kedua mengikut dia, serta berkata, "Sudahlah roboh, sudahlah roboh negeri Babil yang besar, yang memberi segala bangsa minum air anggur yang menaikkan hawa nafsu zinahnya."

dengan dialah segala raja di bumi telah bersundal, dan segala isi dunia pun mabuk dengan air anggur persundalannya itu."

Karena segala bangsa sudah mabuk dengan air anggur sundal itu yang menaikkan nafsu zinahnya, dan segala raja di bumi pun berzinahlah dengan dia, dan segala saudagar di bumi ini pun makin kaya dari sebab tersangat limpah kemewahannya."

Indonesian - Indonesian - ID

ID'BSS - Bahasa Terjemahan Lama - 1958

This Bible is in the Public Domain.
https://www.biblesupersearch.com/bible-downloads/
Languages are made available to you by www.ipedge.net