02 – Tuhan

Ini adalah firman suci Tuhan Yang Maha Esa.
Kita tidak tertarik dengan kata-kata manusia.
Bagi siapa pun yang mengasihi Tuhan... inilah yang Tuhan katakan tentang: Tuhan.

3 Ayat Paling Signifikan

"Aku inilah Alif dan Ya," demikianlah firman Allah Tuhan itu, Yang ada, dan Yang sudah sedia ada, dan Yang akan datang kelak, yaitu Yang Mahakuasa.

Maka Allah, yang menjadikan dunia dengan segala isinya, Ialah, yang menjadi Tuhan langit dan bumi, tiada mendiami rumah-rumah berhala yang diperbuat dengan tangan,

Maka tiada suatu makhluk pun yang tersamar kepada-Nya, melainkan nyata dan terbuka segala sesuatu kepada pemandangan Allah, yang harus kita memberi jawab kepada-Nya.

Setiap Ayat Dalam Urutan Kanonik – 187 bagian

Bahwa pada mula pertama dijadikan Allah akan langit dan bumi.

Sebermula, setelah sampai sembilan puluh sembilan tahun umur Abram, maka kelihatanlah Tuhan kepadanya, lalu firman-Nya: Akulah Allah yang Mahakuasa; hendaklah engkau berjalan di hadapan hadirat-Ku dan hendaklah tulus hatimu,

Maka sembah Musa kepada Allah: Bahwa sesungguhnya apabila hamba datang mendapatkan bani Israel serta kata hamba kepada mereka itu: Bahwa Allah nenek moyang kamu telah menyuruhkan daku mendapatkan kamu, maka bertanyalah mereka itu: Siapakah namanya? maka apa gerangan hamba sahut kepadanya? Maka firman Allah kepada Musa: AKU AKAN ADA, YANG AKU ADA. Dan lagi firman-Nya: Demikian hendaklah kaukatakan kepada bani Israel: Bahwa AKU ADA telah menyuruhkan daku mendapatkan kamu. Lalu firman Allah kepada Musa: Demikian hendaklah kaukatakan kepada bani Israel: Bahwa Tuhan, Allah nenek moyang kamu, yaitu Allah Ibrahim dan Allah Ishak dan Allah Yakub, telah menyuruhkan daku mendapatkan kamu; maka inilah nama-Ku selama-lamanya dan nama peringatan akan Daku turun temurun.

Bahwa Tuhan juga kuatku dan kepujianku, karena Ia telah mengadakan selamatku, Ia inilah Allahku, sebab itu aku hendak memuji Dia, maka Ialah Allah bapaku, sebab itu aku hendak membesarkan Dia! Bahwa Tuhanlah panglima perang, Yehuwa itulah namanya!

Ya Tuhan, tangan-Mu kanan telah dipermuliakan dengan kodrat; ya Tuhan! tangan-Mu kanan telah menghancurluluhkan musuh!

Maka Tuhanpun berjalan lalu dari pada matanya sambil Ia berseru: Hua, Hua, Allah, arrahmani arrahimi, yang panjang sabar lagi besar kemurahan-Nya dan kebenaran-Nya! Yang memeliharakan kemurahan-Nya bagi orang beribu-ribu dan yang mengampuni segala durhaka dan kesalahan dan dosa; yang sekali-kali tiada mengirakan suci dari pada salah segala orang jahat, melainkan yang membalas durhaka segala bapa kepada anak cucu cicitnya sampai kepada gilir yang ketiga dan yang keempat!

- - -

Tetapi, sesungguh-sungguhnya Aku ini hidup, seluruh bumi akan dipenuhi dengan kemuliaan Tuhan.

Bahwa Allah itu bukan manusia yang berdusta; bukannya Ia anak manusia yang bersesalan adanya! Masakan Ia berfirman lalu tiada disampaikannya, atau berfirman lalu tiada diadakannya!

Karena Tuhan, Allahmu, itu suatu api yang membinasakan, yaitu suatu Allah yang cemburuan adanya.

Maka kepadamulah ia itu ditunjuk, supaya diketahui olehmu bahwa Tuhan itulah Allah, dan kecuali Tuhan yang esa tiadalah yang lain lagi. Maka telah diberinya kamu mendengar suaranya dari langit hendak mengajar kamu, serta diberinya kamu melihat apinya yang besar itu di atas bumi, dan firman-Nya telah kamu dengar dari tengah-tengah api itu.

Dengarlah olehmu, hai Israel! sesungguhnya Hua, Allah kita, Hua itu esa adanya.

Maka sebab itu ketahuilah olehmu, bahwa Tuhan, Allahmu, itu Allah yang benar dan Allah yang setiawan adanya, yang menentukan perjanjiannya dan kemurahannya kepada segala orang yang mengasihi akan Dia dan yang memeliharakan hukum-Nya, maka ia itu sampai kepada beribu-ribu anak cucunya. Dan Ia membalas termata-mata segala jahat orang yang benci akan Dia, dibinasakannya masing-masing mereka itu, maka tiada dipertangguhkannya membalas termata-mata segala jahat orang yang benci akan Dia.

Karena Tuhan, Allahmu, itulah Allah atas segala dewata dan Tuhan atas segala tuan, Allah yang mahabesar dan mahakuasa, yang patut dihormati dan yang tiada memandang akan muka orang dan yang tiada menerima hadiah,

Bahwa Ialah bagaikan gunung batu dan perbuatan-Nya tiada berkecelaan, karena benarlah segala jalan-Nya. Bahwa Ialah Allah kebenaran, tiadalah lalim dalamnya; adil dan benarlah adanya.

Dari dahulu-dahulu Allah itu perlindungan bagi kamu, dengan lengan yang kekal! Apabila dihalaukan-Nya musuh dari hadapanmu, maka katanya sahaja: Binasakanlah dia!

Seorangpun tiada yang suci seperti Tuhan, seorangpun tiada melainkan Engkau, dan tiadalah gunung batu seperti Allah kami.

Tetapi dengan sebenarnya bolehkah Allah duduk di atas bumi? Bahwasanya segala langit, bahkan, jikalau langit yang di atas segala langit sekalipun tiada dapat meliputi Engkau, jangankan rumah yang telah kubangunkan ini!

tetapi dikasihani Tuhan akan mereka itu dan disayangkan-Nya mereka itu, lalu berpalinglah Ia diri-Nya kepadanya, yaitu oleh karena perjanjian-Nya dengan Ibrahim, Ishak dan Yakub, tiada Ia mau membinasakan atau membuang mereka itu dari hadapan-Nya, sampai sekarang.

Pujilah kamu akan Tuhan, karena baiklah Ia, dan kemurahan-Nyapun kekal sampai selama-lamanya.

Maka engkau, hai anakku Sulaiman, hendaklah engkau mengenal akan Allah bapamu dan beribadatlah kepadanya dengan hati yang tulus dan dengan batin yang benar, karena diselidik Tuhan akan segala batin dan diketahuinya akan segala angan-angan hati; jikalau engkau mencahari akan Dia, niscaya terdapatlah Ia olehmu, tetapi jikalau kiranya engkau meninggalkan Dia, niscaya dibuang-Nya akan dikau sampai selama-lamanya.

Bagimu, ya Tuhan, adalah segala kebesaran dan segala kuasa dan segala kemuliaan dan segala kesempurnaan dan segala subuhat, bahkan, segala sesuatu yang di dalam langit dan di atas bumi, Engkau juga, ya Tuhan! mempunyai kerajaan dan kebesaran atas segala sesuatu yang bergelar kepala. Maka segala kekayaan dan kemuliaan dari padamu juga datangnya dan Engkaupun memerintahkan semesta sekalian, dan di dalam tanganmu adalah kuasa akan membesarkan dan akan menguatkan segala seuatu.

maka sembahnya: Ya Tuhan, Allah nenek moyang kami! bukankah Engkau Allah yang benar di dalam sorga? bahkan, Engkau juga memerintahkan segala kerajaan orang kafir dan kuat kuasa adalah dalam tanganmu, sehingga seorangpun tiada yang dapat melawan akan Dikau.

Ya Tuhan, Allah orang Israel! Engkaulah mahaadil; maka kami diberi tinggal lagi akan luput, seperti pada hari ini adanya. Bahwa sesungguhnya di hadapan hadirat-Mu kami sekalian dalam hal kesalahan, karena seorang juapun tiada yang dapat berdiri di hadapan hadirat-Mu oleh sebab yang demikian ini.

Ya Tuhan, Engkau juga yang benar! Engkau juga yang sudah menjadikan langit, bahkan, langit di atas segala langit serta dengan segala tentaranya dan bumi dengan segala sesuatu yang di atasnya dan lautan dengan segala isinya, dan Engkau juga menghidupkan sekaliannya dan tentara segala langitpun menyembah sujud kepadamu.

Pada sangkamukah engkau boleh menduga akan takdir Allah? engkau boleh mendapati kesempurnaan Allah yang Mahakuasa?

Kuketahuilah, bahwa Engkau juga berkuasa atas semesta alam sekalian, dan dari pada segala maksudmu satupun tiada yang dapat dibatalkan.

Bahwa yang duduk di sorga itu akan tertawa dan Tuhan akan mengolok-olokkan mereka itu!

Bahwa Allah itulah perisaiku, yang memeliharakan orang yang tulus hatinya.

Mazmur Daud bagi biduan besar. Maka Tuhan menilik dari dalam sorga akan segala anak Adam, hendak melihat kalau ada orang yang berbudi, yang mencahari Allah. Telah sesatlah mereka itu sekalian, sama sekali mereka itu tiada berguna, seorang juapun tiada yang berbuat baik, sesungguhnya seorangpun tiada.

Jadikanlah segala kemurahanmu suatu keheranan, hai Engkau yang melepaskan segala orang yang percaya akan Dikau dari pada orang yang berani berbangkit akan melawan tangan-Mu kanan!

Mazmur Daud bagi biduan besar.

Mazmur Daud.

Maka suara Tuhan itu dengan kuat; suara Tuhan itu dengan hebat.

Bahwa Tuhan melihat dari dalam sorga serta memandang kepada segala anak Adam. Dari pada arasy yang diduduki-Nya Iapun menilik akan segala orang yang mendiami bumi.

Bahwa orang fasik itu mencahari daya upaya akan melawan orang yang benar serta dikernyutkannya giginya akan dia. Tetapi Tuhan tertawakan dia, karena dilihat-Nya harinya akan datang kelak.

Bermazmurlah kamu bagi Allah! bermazmurlah! bermazmurlah bagi Raja kami! bermazmurlah! Karena Allah itulah Raja segenap bumi; bermazmurlah kamu dengan pengertian!

Palingkanlah wajah-Mu dari pada dosaku dan hapuskan apalah segala kesalahanku.

Jangan air bah itu meliputi aku, dan jangan tubir itu menelan aku, dan janganlah keleburan itu menutup mulutnya di atasku.

Dan terpujilah nama kemuliaan-Nya pada selama-lamanya; maka segenap bumi dipenuhilah kiranya dengan kemuliaan-Nya. Amin! tsumma Amin!

Karena Engkau, ya Tuhan! baik dan Engkau suka mengampuni, lagi besarlah kemurahan-Mu akan segala orang yang berseru kepada-Mu.

Di antara segala dewa-dewa tiadalah yang seperti Engkau, ya Tuhan! dan sesuatupun tiada yang dapat disamakan dengan perbuatan-Mu. Maka segala bangsa, yang telah Kaujadikan, ya Tuhan! akan datang kelak menundukkan dirinya di hadapan hadirat-Mu dan memberi hormat akan nama-Mu. Karena besarlah ada-Mu; dan Engkau yang berbuat ajaib; Engkau sendiri jua Allah.

Tetapi Engkau, ya Tuhan! Engkaulah Allah yang amat rahmani dan rahimi; Engkaulah panjang sabar dan besarlah kemurahan-Mu dan kebenaran-Mu.

Pada-Mu adalah lengan yang berkuasa, dan tangan-Mu itu kuatlah adanya; tangan kanan-Mu itu tinggi.

Maka dahulu dari pada segala gunung dijadikan, dahulu dari pada bumi dan dunia menerbitkan barang sesuatu, bahkan, dari pada kekal datang kepada kekal Engkau juga Allah.

Karena Engkaulah, ya Tuhan, mahabesar di atas segala isi bumi; Engkaulah amat tinggi dari pada segala dewata.

Bahwa Tuhan adalah memegang perintah; hendaklah gemetar segala bangsa; maka Iapun duduk di antara kerubiun, dan bumi ini bergempalah.

Besarkanlah Tuhan, Allah kami, dan tunduklah dirimu kepada bukit kesuciannya, karena Tuhan, Allah kami, itu sucilah adanya.

Karena Tuhan itu baiklah dan kemurahan-Nya kekal selama-lamanya dan setia-Nya pun teguh kepada orang turun-temurun.

Maka sembahku: Ya Allahku! jangan apalah Engkau menyingkapkan daku pada pertengahan umur hidupku; maka segala tahun-Mu itu dari pada zaman datang kepada zaman. Maka pada purbakala Engkau telah mengalaskan bumi ini dan segala langitpun perbuatan tangan-Mu adanya; sekalian itu akan hilang, tetapi Engkaulah kekal selama-lamanya, sekalian itu akan menjadi buruk seperti kain tua, seperti sehelai selimut Engkau akan menanggalkan dia dan sekaliannya itu akan berubah;

Bahwa Tuhan rahmani dan rahimi; Ialah panjang sabar dan besarlah kemurahan-Nya!

Karena seberapa banyak tinggi langit itu dari atas bumi, demikianpun besar kemurahan-Nya atas segala orang yang takut akan Dia. Maka sejauh timur dari barat, begitu jauhpun dibuang-Nya segala salah dari pada kita.

Tetapi kemurahan Tuhan itu dari selama-lamanya sampai selama-lamanya atas segala orang yang takut akan Dia, dan setianyapun adalah dengan anak cucu cicit mereka itu. Yaitu dengan segala orang yang memeliharakan perjanjian-Nya dan yang ingat akan hukum-hukum-Nya, supaya dilakukannya. Bahwa Tuhan telah menegakkan arasy-Nya di dalam sorga dan kerajan-Nyapun di atas semesta alam sekalian.

Pujilah akan Tuhan, hai jiwaku! Ya Tuhan, Allahku! Engkaulah amat besar; Engkaulah berpakaikan kehormatan dan kemuliaan. Maka diselubungkan-Nya diri-Nya dengan terang seperti dengan selimut dan dibentangkan-Nya langitpun seperti kelambu.

Pujilah akan Tuhan, karena baiklah Ia, dan kemurahan-Nya kekal selama-lamanya.

Bahwa tinggilah Tuhan di atas segala bangsa, dan kemuliaan-Nyapun di atas segala langit.

Bahwasanya Allah kami adalah dalam sorga, maka Iapun berbuat segala sesuatu yang dikehendaki-Nya.

Maka diperbuat Tuhan akan segala sesuatu yang di kehendaki-Nya, baik dalam langit baik di atas bumi baik di dalam segala laut dan di dalam segala tubir.

Pujilah akan Tuhan, karena baiklah Ia, karena kemurahan-Nya itu kekal selama-lamanya.

Pujilah akan Tuhan, yang di atas segala tuan, karena kemurahan-Nya itu kekal selama-lamanya.

Akan Dia, yang telah menjadikan segala petala langit itu oleh hikmat-Nya, karena kemurahan-Nya itu kekal selama-lamanya.

Pujilah akan Allah yang di sorga, karena kemurahan-Nya itu kekal selama-lamanya.

Ke mana gerangan aku dapat lari dari pada Roh-Mu dan ke mana gerangan dapat aku lari dari hadirat-Mu? Jikalau kiranya aku naik ke langit, maka Engkau adalah di sana; jikalau kiranya aku berbuat hamparan dalam alam barzakh, bahwasanya di sanapun adalah Engkau.

Bahwa besarlah Tuhan dan amat kepujian adanya, dan kebesaran-Nyapun tiada terkira-kira.

Bahwa aku akan menyebut kemuliaan kebesaran-Mu dan segala perbuatan-Mu yang ajaib.

Bahwa Tuhan rahmani dan rahimi, Ialah panjang sabar dan besarlah kemurahan-Nya.

Bahwa adillah Tuhan pada segala jalan-Nya dan berkemurahan dalam segala perbuatan-Nya. Tuhanpun adalah hampir kepada segala orang yang berseru kepadanya, yaitu segala orang yang berseru kepadanya dengan sebenarnya.

yang telah menjadikan langit dan bumi, dan laut serta dengan segala isinya; dan yang menaruh setia sampai selama-lamanya. Yang membenarkan hal orang yang teraniaya serta memberi makan akan orang yang berlapar; bahwa Tuhan menguraikan rantai orang tawanan.

Maka dibilang-Nya banyak segala bintang dan dipanggil-Nya akan nama tiap-tiapnya. Bahwa besarlah Tuhan kita dan banyaklah kuatnya, dan pada hikmat-Nyapun tiada barang bilangan.

Aku kasih akan orang yang mengasihi aku, dan barangsiapa yang mencahari aku dengan rajin, ia itu kelak akan mendapat aku.

Mata Tuhan adalah atas segala tempat sambil memandang akan orang jahat dan akan orang baik.

Siapa gerangan telah naik ke sorga atau telah turun dari sana? Siapakah telah menggenggam angin dengan tangannya? Siapakah telah membungkus air itu dengan sehelai kain? Siapakah telah menetapkan segala pihak bumi? Siapa gerangan namanya dan siapa gerangan nama anaknya? Katakanlah jikalau kiranya engkau mengetahuinya.

Pergilah kamu masuk ke dalam bukit batu, sembunyikanlah dirimu dalam abu, dari karena hebat Tuhan dan dari karena kemuliaan kebesaran-Nya.

Maka berserulah seorang kepada seorang, katanya: Suci, suci, sucilah Tuhan serwa sekalian alam, maka segenap bumi penuhlah dengan kemuliaan-Nya!

Hanya Tuhan serwa sekalian alam jua yang suci bagimu! hendaklah kamu takut akan Dia dan kamu gentar akan Dia.

Maka kebesaran pemerintahannya dan selamatnya akan tiada berkesudahan; maka takhta Daud serta kerajaannya akan ditetapkannya dan diteguhkannya dengan kebenaran dan keadilan dari pada sekarang sampai selama-lamanya! Maka gairah Tuhan serwa sekalian alam akan melakukan perkara itu.

Maka di atasnya akan berhenti Roh Tuhan, yaitu Roh hikmat dan akal, Roh bicara dan kuat, Roh pengetahuan dan takut akan Tuhan.

Kendatilah demikian, Tuhan juga bernanti-nanti hendak mengasihankan kamu dan Iapun akan bangkit juga, supaya disayangi-Nya akan kamu, karena Tuhan itulah Allah yang berbuat insaf; berbahagialah segala orang yang menantikan Dia!

Karena Tuhan juga Hakim kami, Tuhan juga Pemberi hukum kami, Tuhan juga Raja kami, Ia juga yang memeliharakan kami.

Bagi-Nya segala bangsa seperti satupun tiada, dibilang-Nya akan sekalian itu kurang lagi dari pada ketidaan dan sia-sia adanya. Maka dengan siapa gerangan hendak kamu menyamakan Allah? atau dengan peta apa hendak kamu merupakan Dia!

Bahwa Ia juga yang bersemayam di atas bulat bumi dan segala orang isinya seperti belalang jua adanya; bahwa Ia juga yang membentangkan segala langit seperti sehelai kain, dihamparkan-Nya seperti kemah tempat kedudukan!

Tiadakah engkau mengetahuinya? Belumkah engkau mendengarnya, bahwa Tuhan itulah Allah yang kekal, Khalik segala ujung bumi, yang tiada tahu penat atau lemah, dan lagi tiada terduga hikmat-Nya.

Bahwa Aku ini Hua, ia itulah nama-Ku! kehormatan-Ku tiada Kuberikan kepada yang lain, atau kepujian-Ku kepada berhala.

Bahwa kamulah saksi-Ku, demikianlah firman Tuhan, dan hamba-Ku yang telah Kupilih, supaya kamu mengetahuinya dan percaya akan Daku serta mengerti, bahwa Aku inilah Dia! Dahulu dari padaku tiada ilah diadakan dan kemudian dari pada-Kupun tiada akan ada yang lain! Bahwa Aku ini, bahkan, Akulah Tuhan, lain dari pada-Ku tiadalah Juruselamat.

Demikian inilah firman Tuhan, Raja orang Israel dan Penebusnya, yaitu Tuhan serwa sekalian alam: Aku ini yang pertama dan Aku ini yang terkemudian, kecuali Aku tiadalah ilah adanya.

Demikianlah firman Tuhan, yaitu Penebusmu, yang sudah merupakan dikau dari pada rahim ibumu: Bahwa Akulah Tuhan, yang membuat sekalian ini, Aku sendiri yang membentang akan segala langit, Aku sendiri juga yang menghamparkan bumi.

Supaya dari pada masyrik sampai kepada magrib diketahui orang, bahwa kecuali Aku tiada ilah lagi, bahwa Akulah Tuhan dan tiadalah lain, yang mengadakan terang dan menjadikan gelap, yang mengadakan selamat dan menjadikan jahat, bahwa Aku ini Tuhan, yang membuat segala perkara ini.

Karena demikianlah firman Tuhan, yang telah menjadikan segala langit, yaitu Allah yang sudah merupakan bumi dan yang menjadikan dia; ditetapkannya dan dijadikannya akan dia, bukan supaya ia itu tinggal sunyi senyap, melainkan dirupakannya akan diduduki. Bahwa Akulah Tuhan dan tiadalah yang lain.

Marilah kamu, maklumkanlah dia, bicarakanlah dia bersama-sama: Siapakah gerangan sudah memperdengarkan dia dari pada awal zaman serta memaklumkan dia dari dahulukala? Bukankah Aku ini Tuhan? tiadalah Allah lain dari pada-Ku; kecuali Aku tiadalah Allah yang benar dan Juruselamat adanya. Berpalinglah dirimu kepada-Ku, supaya terpeliharalah kamu, hai segala ujung bumi! Karena Akulah Allah, tiadalah lain lagi.

Ingatlah akan segala perkara yang dahulu dari pada awal zaman, bahwa Aku ini Allah; tiada lagi Allah yang lain atau sesuatu yang setara dengan Aku. Yang dari pada mulanya memberitahu barang yang datang kemudian, dan dari pada awal zaman barang yang belum jadi, serta firman-Ku: Bahwa takdir-Ku akan jadi dan Akupun akan berbuat segala kehendak-Ku.

Karena Khalikmu itulah suamimu, Tuhan serwa sekalian alam itulah nama-Nya, dan Yang Mahasuci orang Israel itulah Penebusmu; maka disebut akan Dia kelak Allah semesta alam sekalian.

Karena kepikiran-Ku itu bukan kepikiranmu, dan jalanmu itu bukan jalan-Ku, demikianlah firman Tuhan. Melainkan seperti tinggi langit dari pada bumi, demikianpun tinggi jalan-Ku dari pada jalanmu dan kepikiran-Ku dari pada kepikiranmu.

Karena demikianlah firman Yang Mahatinggi dan Yang Mahamulia, yang mengediami tempat yang kekal, dan sucilah nama-Nya: Sungguhpun Aku mengediami tempat yang tinggi dan suci, tetapi Aku diam juga serta dengan orang yang hancur dan rendah hatinya, supaya Aku menghidupkan hati orang yang rendah dan supaya Aku menghidupkan hati orang yang hancur.

Maka firman Tuhan demikian: Bahwa langit itulah arasyku dan bumipun alas kaki-Ku; apa macam rumah hendak kamu perbuatkan Daku? atau tempat manakah akan perhentianku?

Tetapi Tuhan itulah Allah yang benar, Ialah Allah yang hidup dan Raja pada selama-lamanya! Oleh kehangatan murka-Nya bergempalah bumi dan barang suatu bangsapun tiada dapat menderita murka-Nya.

Tuhan yang sudah menjadikan bumi oleh kuasa-Nya, dan yang sudah melengkap semesta alam sekalian oleh hikmat-Nya dan yang sudah membentangkan langit oleh pengetahuan-Nya.

Bahwasanya sebab itu Aku memberitahu kepada mereka itu sekali ini. Aku memberitahu kepada mereka itu bekas tangan-Ku dan kuasa-Ku, maka akan diketahuinya bahwa Hua itulah nama-Ku!

Dapatkah barang seorang menyembunyikan dirinya pada tempat yang samar, sehingga tiada Aku melihat dia? demikianlah firman Tuhan. Bukankah Aku ini adalah memenuhi langit dan bumi? demikianlah firman Tuhan.

Bahwa Tuhan sudah kelihatan kepada-Ku dari jauh; tegal Aku mengasihi akan dikau dengan kasih yang kekal, sebab itu Aku membujuk engkau dengan kemurahan-Ku.

Dan tiada lagi mereka itu akan mengajar seorang akan seorang dan saudara akan saudara, katanya: Hendaklah engkau mengenal akan Tuhan! karena mereka itu sekalian akan mengenal Aku dari pada besar dan kecil, demikianlah firman Tuhan, karena Aku akan mengampuni segala kejahatannya dan tiada Aku ingat lagi akan segala dosanya.

Ya Tuhan Hua! bahwasanya Engkau juga sudah menjadikan langit dan bumi oleh mahakuasa-Mu dan oleh lengan-Mu yang terkedang, sesuatupun tiada yang mustahil kepada-Mu. Engkau yang berbuat kebajikan kepada orang beribu-ribu, dan membalas kejahatan bapa-bapa ke dalam ribaan anak-anaknya kemudian dari padanya; ya Allah, yang Mahabesar dan Mahakuasa, Tuhan semesta alam sekalian itulah nama-Mu!

Bahwa sesungguhnya Akulah Tuhan, Allah segala manusia; masakan ada perkara yang mustahil kepada-Ku!

Maka jawab Daniel, katanya: Segala puji bagi nama Allah dari selama-lamanya sampai selama-lamanya, karena Ia juga yang empunya segala hikmat dan segala kuasa. Ia mengubahkan segala masa dan hal, Ia juga yang memecatkan raja dan Iapun mengangkat akan raja, Ia juga yang memberi hikmat kepada orang alim dan pengetahuan kepada orang yang berakal. Ia juga yang menyatakan perkara yang dalam-dalam dan yang tersembunyi, Ia juga amat mengetahui barang yang di dalam gelap dan serta-Nyapun adalah duduk terang.

Dan Aku akan bertunangan dengan dikau dengan setia yang benar, dan engkaupun akan mengetahui akan Tuhan.

Bahkan, berlakulah ia dengan Malaekat itu seperti seorang hulubalang, sehingga ia menang, serta menangislah ia dan dipintanya doa; maka di Bait-el juga didapatinya akan Dia dan Iapun berfirmanlah kepada kami.

Bahwa sesungguhnya Tuhan yang merupakan segala gunung dan yang menjadikan angin, dan yang memberitahu kepada manusia segala kepikiran hatinya, dan yang mengadakan bahwa fajarpun menjadi gelap dan yang menjejak segala tempat tinggi di atas bumi; maka Tuhan, Allah semesta alam sekalian, itulah nama-Nya.

Bahwa Tuhan itu Allah yang cemburuan dan pembalas; Tuhan itu pembalas, yang hebat dengan kehangatan murka-Nya! Tuhan itu pembalas bagi segala musuh-Nya dan dikekalkan-Nya murka-Nya akan segala seteru-Nya. Bahwa Tuhan itu panjang sabar, jikalau besar kuasa-Nya sekalipun, dan sekali-kali tiada dibilang-Nya orang yang bersalah itu suci dari pada salah. Bahwa jalan Tuhan adalah dalam puting beliung dan dalam ribut, dan segala awan itulah duli kaki-Nya.

Karena bumi itu akan dipenuhi dengan pengetahuan akan kemuliaan Tuhan seperti air menudungi tubir laut.

Bahwa Tuhan, Allahmu, adalah di tengah-tengahmu, suatu Pahlawan yang akan menang; dengan sepenuh-penuh kesukaan-Nya Iapun akan bergemar akan dikau; dengan kasih-Nya Iapun akan berdiam dirinya dan dengan tempik sorak Iapun bersukacita akan dikau.

Tetapi Aku ini berkata kepadamu: Janganlah sekali-kali kamu bersumpah, baik demi langit, karena ia itu arasy Allah, atau demi bumi, karena ia itu alas kaki-Nya, ataupun demi Yeruzalem, karena ia itu negeri Raja yang Mahamulia;

Sebab itu hendaklah kamu ini sempurna, sama seperti Bapamu yang di surga sempurna adanya."

Sebab itu, hendaklah kamu berdoa demikian: Ya Bapa kami yang di surga, dipermuliakanlah kiranya nama-Mu.

Dan janganlah membawa kami kepada pencobaan, melainkan lepaskanlah kami daripada yang jahat. Karena Engkaulah yang empunya kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya.

Pada waktu itu berkatalah Yesus demikian, "Ya Bapa, Tuhan langit dan bumi! Aku memuji Engkau sebab Engkau melindungkan perkara ini daripada orang budiman dan berpengetahuan, dan menyatakan dia kepada kanak-kanak.

Maka sambil memandang mereka itu berkatalah Ia, "Kepada manusia perkara ini mustahil, tetapi kepada Allah tiada ada perkara yang mustahil."

Aku inilah Tuhan Ibrahim, dan Tuhan Ishak, dan Tuhan Yakub? Karena Allah itu bukannya Tuhan orang mati, melainkan Tuhan orang hidup."

"Apabila Anak manusia datang kelak dengan kemuliaan-Nya, dan segala malaekat-Nya pun serta-Nya, lalu Ia akan duduk di atas takhta kemuliaan-Nya; maka sekalian bangsa manusia pun akan dihimpunkan di hadapan-Nya, dan Ia akan mengasingkan mereka itu seorang daripada seorang, sama seperti gembala mengasingkan domba daripada kambing.

Maka Yesus menghampiri mereka itu, lalu bertutur kepada mereka itu, sabda-Nya, "Bahwa segala kuasa dikaruniakan kepada-Ku. Baik di surga baik di atas bumi ini. Sebab itu pergilah kamu, jadikanlah sekalian bangsa itu murid-Ku, serta membaptiskan dia dengan nama Bapa, dan Anak dan Rohulkudus;

Lalu Yesus memandang mereka itu serta kata-Nya, "Kepada manusia perkara itu mustahil, tetapi bukannya kepada Allah; karena kepada Allah segala sesuatu ada di dalam kuasa-Nya."

Maka jawab Yesus kepadanya, "Hukum yang terutama inilah: Dengarlah olehmu, hai Israel, adapun Allah Tuhan kita, Ialah Tuhan yang Esa;

Maka jawab Yesus, "Akulah Dia; maka kamu akan memandang Anak manusia duduk di sebelah kanan Yang Mahakuasa, serta datang dengan awan dari langit."

Maka Yesus pun, penuhlah dengan Rohulkudus, balik dari Yarden, lalu Roh itu membawa Dia ke padang belantara

Hendaklah kamu berpengasihan sama seperti Bapamu juga berpengasihan.

Pada ketika itu juga bergemarlah Yesus di dalam Rohulkudus serta kata-Nya, "Ya Bapa, Tuhan langit dan bumi, Aku memuji Engkau, sebab Engkau melindungkan perkara ini daripada orang budiman dan berpengetahuan dan menyatakan dia kepada anak-anak; ya Bapa, karena yang sedemikian itulah berkenan pada pemandangan-Mu.

Maka kata-Nya kepada mereka itu, "Apabila kamu berdoa, katakanlah: Ya Bapa, dipermuliakanlah kiranya nama-Mu; datanglah kerajaan-Mu;

Maka pada awal pertama adalah Firman, dan Firman itu bersama-sama dengan Allah, dan Firman itulah juga Allah. Adalah Ia pada mulanya beserta dengan Allah. Segala sesuatu dijadikan oleh-Nya, maka jikalau tidak ada Ia, tiadalah juga barang sesuatu yang telah jadi.

Karena demikianlah Allah mengasihi isi dunia ini, sehingga dikaruniakan-Nya Anak-Nya yang tunggal itu, supaya barangsiapa yang percaya akan Dia jangan binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

Maka Bapa mengasihi Anak itu, dan segala sesuatu diserahkan-Nya ke tangan-Nya.

Allah itu Roh adanya; maka orang yang menyembah Dia, wajiblah menyembah dengan roh dan kebenaran."

Maka kata Yesus kepada mereka itu, "Aku inilah Roti Hidup itu. Siapa yang datang kepada-Ku, tiadalah ia akan lapar lagi, dan siapa yang percaya akan Daku, tiadalah ia akan dahaga lagi.

Aku inilah Roti Hidup itu.

Aku inilah Roti yang hidup, yang turun dari surga; jikalau barang seorang pun makan daripada Roti ini, ia akan hidup selama-lamanya, dan roti yang Aku akan berikan itu, ia itu tubuh-Ku, karena kehidupan isi dunia ini."

Maka bertuturlah Yesus pula kepada mereka itu sambil berkata, "Aku inilah terang dunia. Siapa yang mengikut Aku, tiada akan berjalan di dalam gelap, melainkan akan beroleh terang hidup itu."

Aku inilah yang menyaksi akan diri-Ku sendiri, dan lagi Bapa, yang menyuruhkan Aku, Ia pun menyaksi akan Daku."

Maka kata Yesus kepada mereka itu, "Kamu ini dari bawah, Aku ini dari atas; kamu ini dari dunia ini, Aku ini bukan dari dunia ini.

Maka kata Yesus kepada mereka itu, "Sesungguh-sungguhnya Aku berkata kepadamu, sebelum Ibrahim ada, Aku ini sudah ada."

Akulah Gembala yang baik; maka gembala yang baik itu menyerahkan nyawa-Nya ganti segala domba itu.

Maka kata Yesus kepadanya, "Aku inilah Kebangkitan dan Hidup; siapa yang percaya akan Daku, walaupun sudah mati, ia akan hidup;

Maka kata Yesus kepadanya, "Aku inilah Jalan dan Kebenaran dan Hidup; seorang pun tiada sampai kepada Bapa, kecuali dengan Aku. Jikalau kamu sudah kenal Aku, niscaya kamu kenal Bapa-Ku pun; maka daripada waktu ini kamu kenal Dia dan sudahlah kamu nampak Dia."

Tetapi Penolong itu, yaitu Rohulkudus, yang akan disuruhkan oleh Bapa atas nama-Ku, ialah akan mengajarkan kepadamu segala perkara itu, dan akan mengingatkan kamu segala sesuatu yang Aku sudah katakan kepadamu.

Pada seorang pun tiada kasih yang lebih daripada ini, yaitu sehingga ia menyerahkan nyawanya karena segala sahabatnya.

Apabila dikatakan oleh Yesus, "Akulah Dia," Maka undurlah mereka itu serta rebah ke tanah.

Maka mereka itu pun berdoa, katanya, "Ya Tuhan, Engkaulah yang mengetahui akan hati sekalian orang tunjukkanlah kiranya daripada kedua orang ini yang mana Engkau pilih,

Akan tetapi Allah Yang Mahatinggi itu tiada mendiami rumah yang diperbuat dengan tangan manusia, seperti sabda nabi: Bahwa surga itulah arasy-Ku, dan bumi itulah alas kaki-Ku. Apakah jenis rumah hendak kamu bangunkan bagi-Ku? firman Tuhan, atau apakah tempat perhentian-Ku?

Maka Allah, yang menjadikan dunia dengan segala isinya, Ialah, yang menjadi Tuhan langit dan bumi, tiada mendiami rumah-rumah berhala yang diperbuat dengan tangan,

Karena murka Allah dinyatakan dari surga atas segala keadaan fasik dan kelaliman orang, yang menimbuskan kebenaran dengan kelaliman, sebab barang yang dapat diketahui dari hal Allah telah termaklum kepada mereka itu, karena Allah sudah menyatakan kepada mereka itu. Karena semenjak awal kejadian alam segala sifat-Nya yang tiada kelihatan, yaitu kodrat dan zat ilahiat-Nya yang kekal itu, dapat dipandang terang dengan akal di dalam yang dijadikan, supaya mereka itu tiada dapat mendalihkan dirinya;

Tetapi Allah sudah menyatakan kasih-Nya kepada kita di dalam hal Kristus telah mati karena kita, tatkala kita ditaklukkan oleh dosa.

Karena aku yakin, bahwa baik maut atau hidup, baik malaekat atau penguasa, baik hal yang ada sekarang ini atau yang akan datang, atau sesuatu kuat kuasa, baik tinggi atau dalam, atau barang makhluk yang lain pun, tiada dapat menceraikan kita daripada kasih Allah, yang di dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.

Alangkah dalamnya kekayaan dan hikmat dan pengetahuan Allah, sehingga tiada terselidik segala hukum-Nya dan tiada terduga segala jalan-Nya! Karena siapakah yang mengetahui maksud Tuhan? Atau siapakah yang menjadi pembicara-Nya? Atau siapakah yang terlebih dahulu sudah memberi Dia apa-apa, supaya dibalas-Nya pula? Karena dari pada-Nya dan oleh-Nya dan kepada-Nya ada segala sesuatu. Kepada-Nyalah kemuliaan itu selama-lamanya! Amin.

supaya imanmu jangan bergantung kepada akal manusia, melainkan kepada kuasa Allah.

Karena kerajaan Allah itu bukannya berwujud atas perkataan, melainkan atas kuasa.

tetapi kepada kita ada Satu sahaja, yaitu Allah Bapa, maka segala sesuatu daripada Dialah asalnya, dan kita menuju Dia, dan Tuhan pun Satu juga, yaitu Yesus Kristus, oleh sebab-Nyalah ada segala sesuatu, dan kita pun ada oleh sebab-Nya.

yang dikerjakan-Nya di dalam Kristus, pada masa Ia membangkitkan Dia dari antara orang mati, dan mendudukkan Dia di sebelah kanan-Nya di surga, jauh lebih tinggi daripada segala pemerintah dan penguasa dan kekuatan dan perintah dan tiap-tiap orang yang ternama, bukannya di dalam dunia ini sahaja, melainkan yang di akhirat pun. Dan segala sesuatu ditaklukkan Allah di bawah kaki-Nya, serta dijadikan-Nya Dia kepala atas segala sesuatu hal sidang jemaat, sedang sidang itu menjadi tubuh-Nya, yaitu kegenapan Dia, yang menggenapi semuanya di dalam sekalian.

Tetapi Allah yang kaya dengan rahmat-Nya, maka sebab besar kasih-Nya yang dilimpahkan-Nya kepada kita,

karena oleh sebab Dia kita kedua pihak itu dapat menghampiri Bapa dengan Roh yang satu itu.

satu Allah dan Bapa kepada sekalian, Ia itu di atas sekalian, dan oleh sekalian, dan di dalam sekalian.

Dan jangan kamu mendukakan Roh Allah yang kudus, yang di dalamnya itu kamu sudah dimeteraikan sehingga hari penebusan.

Sebab itulah juga Allah sangat meninggikan Dia dan menganugerahkan Dia suatu nama yang di atas segala nama, supaya dengan nama Yesus itu akan bertelut segala lutut, daripada yang di surga dan yang di atas bumi dan yang di bawah bumi, dan segala lidah mengaku bahwa Yesus Kristus itu Tuhan, kepada kemuliaan Allah, yaitu Bapa.

dan Ialah yang menjadi bayang Allah yang tiada kelihatan itu, yaitu Anak sulung yang terlebih dahulu daripada segala makhluk, karena di dalam Dia itu sudah dijadikan segala sesuatu yang di langit dan yang di bumi, yang kelihatan dan yang tiada kelihatan, baik singgasana, baik perintah, baik penguasa, baik kuasa; maka segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan bagi Dia; dan Ialah, yang terlebih dahulu daripada sekaliannya, dan segala sesuatu wujudnya ada di dalam Dia; dan Ialah yang menjadi kepala tubuh, yaitu sidang jemaat; Ialah yang menjadi Awal dan menjadi Sulung dari antara orang mati, supaya di dalam segala sesuatu Ialah yang terutama. Karena adalah kegemaran Allah, bahwa segala kesempurnaan itu terhimpun di dalam Dia,

karena di dalam Dialah terhimpun segala kelimpahan wujud Allah berlembaga, dan kamu pun disempurnakan di dalam Dia itu, yang menjadi kepala segala perintah dan kuasa.

Maka segala kehormatan dan kemuliaan bagi Raja yang kekal, yang tiada berkebinasaan dan tiada kelihatan, yaitu Allah yang Esa, selama-lamanya. Amin.

Yang hanya mempunyai zat yang tiada mati, dan mendiami terang yang tiada terhampiri; Yang tiada pernah dilihat atau dapat dilihat orang, maka bagi-Nyalah kemuliaan dan kuasa yang kekal. Amin.

Setelah sudah Allah berfirman pada zaman dahulu kala kepada segala nenek moyang kita dengan lidah nabi-nabi beberapa kali dan atas berbagai-bagai peri, maka berfirmanlah Ia pula pada akhirnya kepada kita di dalam Anak-Nya, yang ditetapkan-Nya menjadi waris segala sesuatu, oleh-Nya juga dijadikan-Nya sekalian alam. Maka Ialah menjadi cahaya kemuliaan Allah dan zat Allah yang kelihatan, serta Ia menanggung segala sesuatu dengan firman kuasa-Nya; dan setelah Ia membuat persucian segala dosa, maka duduklah Ia di sebelah kanan Yang Mahabesar di dalam ketinggian;

tetapi akan hal Anak itu firman-Nya: Arasy-Mu, ya Allah, ada selama-lamanya; dan tongkat keadilan yaitulah tongkat kerajaan-Mu.

Maka tiada suatu makhluk pun yang tersamar kepada-Nya, melainkan nyata dan terbuka segala sesuatu kepada pemandangan Allah, yang harus kita memberi jawab kepada-Nya.

karena Tuhan kita itu seumpama api yang menghanguskan.

Adapun Yesus Kristus itu tiada berubah, baik kelemarin, baik hari ini, dan selama-lamanya.

Adapun tiap-tiap anugerah yang baik dan tiap-tiap karunia yang sempurna itu dari atas, turun daripada Bapa, pohon segala penerang dari langit, maka Ialah yang tiada berubah dan tiada berbayang perubahan-Nya.

Engkau ini percaya bahwa Allah Satu sahaja adanya. Benar, segala setan pun percaya juga, dan menggeletar.

yang sudah naik ke surga, serta duduk di sebelah kanan Allah, lalu segala malaekat dan kuasa dan perintah pun takluk kepada-Nya.

Karena Ia sudah beroleh kehormatan dan kemuliaan daripada Allah Bapa tatkala kedengaran kepadanya suatu suara daripada kemuliaan yang Mahabesar demikian, "Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, Ialah yang berkenan kepada-Ku."

Maka inilah beritanya yang sudah kami dengar daripada-Nya, lalu beritakan kepada kamu, bahwa Allah itu Ialah terang adanya, dan sekali-kali tiada gelap di dalam-Nya.

maka orang yang tiada menaruh kasih itu tiada mengenal Allah; karena Allah itu kasih adanya.

Dan kita ini sudah mengetahui dan sudah percaya akan kasih Allah kepada kita. Maka Allah itu kasih, dan orang yang tinggal di dalam kasih tinggal di dalam Allah, dan Allah tinggal di dalam dia.

Karena tiga yang menjadi saksi di surga, yaitu Bapa dan Firman dan Rohulkudus, maka ketiga-Nya itu menjadi Satu; dan ada tiga menjadi saksi di bumi, yaitu Roh dan air dan darah, maka ketiganya itu menjadi satu tujuan.

Tetapi kita mengetahui bahwa Anak Allah sudah tiba, lalu mengaruniakan kita akal supaya kita mengenal akan yang Benar; maka kita ini ada di dalam Yang Benar, yaitu di dalam Anak-Nya, Yesus Kristus. Maka inilah Tuhan yang sebenarnya, yaitu Allah, dan hidup yang kekal.

yaitu bagi Allah yang Esa lagi Juruselamat kita dengan jalan Yesus Kristus Tuhan kita, adalah kiranya kemuliaan dan kebenaran dan kodrat dan kuasa yang sedia ada lebih dahulu daripada segala masa, dan sekarang ini hingga selama-lamanya. Amin.

"Aku inilah Alif dan Ya," demikianlah firman Allah Tuhan itu, Yang ada, dan Yang sudah sedia ada, dan Yang akan datang kelak, yaitu Yang Mahakuasa.

"Suratkanlah kepada malaekat sidang jemaat yang di Sardis itu seperti yang demikian: Inilah sabda daripada Dia yang mempunyai ketujuh Roh Allah, dan ketujuh bintang itu: Aku tahu segala perbuatanmu, bahwa engkau sudah disangka hidup, tetapi yang sebenarnya engkau mati.

Langsunglah aku digerakkan oleh Roh, maka kelihatanlah arasy terdiri di surga, dan Yang duduk di atas arasy itu. Maka Ia yang duduk itu rupanya seperti permata yasib dan akik; dan ada suatu pelangi melengkung arasy itu, seperti zamrud rupanya. Dan keliling arasy itu ada dua puluh empat takhta dan di atas segala takhta itu ada duduk dua puluh empat ketua-ketua, yang berpakaian putih dan di atas kepalanya bermakota emas. Maka keluarlah dari dalam arasy itu kilat dan beberapa suara dan guruh; dan ada tujuh buah pelita berpasang di hadapan arasy itu; yaitu ketujuh Roh Allah. Dan di hadapan arasy itu seolah-olah laut kaca, seperti hablur rupanya dan di tengah arasy serta berkeliling arasy itu ada empat zat yang hidup, penuh dengan mata di hadapan dan di belakang. Adapun zat yang hidup yang pertama itu seperti rupa singa, dan zat yang hidup yang kedua seperti anak lembu, dan zat yang hidup yang ketiga seperti muka manusia, dan zat yang hidup yang keempat seperti burung nasar yang terbang. Maka keempat zat yang hidup itu masing-masing ada bersayap enam, penuh dengan mata sekeliling di luar dan di dalam; maka keempatnya dengan tiada berhenti siang malam menyebut, "Kudus, kudus, kudus Allah, Tuhan Yang Mahakuasa, Yang sudah sedia ada, dan Yang ada, dan Yang akan datang kelak." Dan tiap-tiap kali apabila zat yang hidup itu memuliakan dan menghormatkan serta mengucapkan syukur kepada Dia yang duduk di atas arasy itu dan yang hidup selama-lamanya, maka sujudlah kedua puluh empat ketua-ketua itu di hadirat Dia yang duduk di atas arasy itu, lalu menyembah Dia yang hidup selama-lamanya, sambil mereka itu menanggalkan makotanya di hadapan arasy itu, katanya, "Ya Allah, Tuhan kami, berlayaklah Engkau memegang kemuliaan dan kehormatan dan kuasa; karena Engkaulah yang menjadikan segala sesuatu, dan dengan kehendak-Mu juga sekaliannya itu ada dan sudah dijadikan."

Maka aku tampak di tengah-tengah arasy, di antara keempat zat yang hidup, dan di tengah segala ketua-ketua itu terdirilah seekor anak domba seperti sudah tersembelih rupanya, yang bertanduk tujuh, dan bermata tujuh, yaitu ketujuh Roh Allah, yang sudah disuruhkan ke seluruh bumi ini.

Maka aku dengar pula tiap-tiap makhluk yang di surga, dan yang di atas bumi, dan yang di bawah bumi, dan yang di laut, dan segala yang di dalamnya itu mengatakan, "Bagi Dia yang duduk di atas arasy, dan bagi Anak domba itu adalah puji dan kehormatan dan kemuliaan dan kuasa selama-lamanya."

sambil katanya dengan suara besar, "Takutlah akan Allah dan hormatilah Dia, karena ketika hukuman-Nya sudah sampai, dan sembahlah Dia yang menjadikan langit dan bumi serta laut dan segala mata air."

Maka aku dengar seperti bunyi suara orang ramai, dan seperti bunyi banyak air menderu, dan seperti bunyi guruh yang besar berkata, "Halleluyah! Karena Tuhan kita, Allah Yang Mahakuasa, sungguh memerintah.

Pada jubah-Nya dan paha-Nya ada tertulis suatu nama, yaitu, "Raja atas segala raja, dan Tuan sekalian tuan."

Maka aku tampak tiada Rumah Allah di dalamnya, karena Allah, Tuhan Yang Mahakuasa, dan Anak domba itulah rumah-Nya. Maka negeri itu tiada berhajat akan matahari atau bulan bercahaya ke atasnya, karena kemuliaan Allah menerangi dia, dan Anak domba itulah pelitanya.

Maka Aku inilah Alif dan Ya, Yang terdahulu dan Yang terkemudian, Yang awal dan Yang akhir.

Indonesian - Indonesian - ID

ID'BSS - Bahasa Terjemahan Lama - 1958

This Bible is in the Public Domain.
https://www.biblesupersearch.com/bible-downloads/
Languages are made available to you by www.ipedge.net